5 Fakta Sidang Mucikari ES, Artis VA Tawar Rp 35 Juta hingga Sosok Teman Kencan

Kompas.com - 26/03/2019, 18:16 WIB
Mucikari ES dalam sidang perdana di PN Surabaya, Senin (25/3/2019) KOMPAS.com/ACHMAD FAIZALMucikari ES dalam sidang perdana di PN Surabaya, Senin (25/3/2019)

KOMPAS.com - Dalam sidang mucikari artis VA di Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (25/3/2019), jaksa mengungkapkan VA sempat menawar Rp 35 juta kepada mucikari ES.

ES alias Siska saat itu memberi tawaran Rp 25 juta kepada VA untuk sekali kencan. Namun, VA beralasan karena lokasinya berada di luar kota, VA menaikkan harganya.

Selain itu, mucikari ES didakwa pasal berlapis oleh jaksa. Selain dijerat dengan pasal utama yakni Pasal 45 Ayat (1) jo Pasal 27 Ayat 1 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Jaksa juga mendakwa terdakwa dengan pasal subsider 296 KUHP juncto Pasal 55 Ayat (1) KUHP, tentang Perbuatan Mempermudah Pencabulan.

Baca fakta lengkapnya:

1. VA minta ES untuk naikkan harganya

Ilustrasi prostitusi online.THINKSTOCK Ilustrasi prostitusi online.

Artis VA meminta tambahan menjadi Rp 35 juta kepada ES. Alasan VA, lokasi kencan berada di luar Jakarta.

" Mucikari ES sebelumnya menawarkan harga Rp 25 juta, tapi artis VA minta Rp 35 juta karena lokasinya di luar kota," kata jaksa Sri Rahayu, saat membacakan materi dakwaan kepada mucikari ES, di Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (25/3/2019).

Setelah sepakat, artis VA diminta datang pada 7 Januari ke Surabaya. Namun, artis VA minta dimajukan pada 5 Januari karena di hari yang sama, dia juga ada pekerjaan di Surabaya.

"Dari tarif Rp 35 juta, oleh terdakwa mucikari ES dijual dengan tarif Rp 50 juta kepada mucikari F, lalu ditawarkan lagi kepada mucikari N sebesar Rp 60 juta," kata dia.

Baca Juga: Mucikari Tawar Rp 25 Juta, Artis VA Minta Rp 35 Juta

2. ES lebih dari sekali mencarikan "teman kencan" untuk VA

Ilustrasi.Shutterstock Ilustrasi.

Dalam dakwaan, jaksa juga mengungkapkan bahwa mucikari ES tidak hanya sekali memberikan job prostitusi online kepada artis VA.

Pada Desember 2017, mucikari ES pernah memberikan job artis VA dengan seorang pria bernama I di Singapura, dengan tarif Rp 20 juta.

"Sementara pada Maret 2018, mucikari ES juga pernah melibatkan artis VA dalam job prostitusi dengan tarif 30 juta," kata dia.

Dalam sidang dakwaan, jaksa mendakwa mucikari ES dengan pasal berlapis.

Baca Juga: Jenguk Artis VA di Polda Jatim, Febby Febiola Bawa Makanan dari Kediri

3. ES didakwa pasal berlapis

IlustrasiDaily Mail Ilustrasi

ES alias Siska, mucikari artis VA, menjalani sidang perdana atas perkara hukumnya di Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (25/3/2019).

Jaksa mendakwanya dengan pasal berlapis. Selain dijerat dengan pasal utama yakni Pasal 45 Ayat (1) jo Pasal 27 Ayat 1 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP, jaksa juga mendakwa terdakwa dengan pasal subsider 296 KUHP juncto Pasal 55 Ayat (1) KUHP, tentang Perbuatan Mempermudah Pencabulan.

"Perbuatan terdakwa juga diancam pidana dalam Pasal 296 KUHP juncto Pasal 55 Ayat (1) KUHP," kata Jaksa, Penuntut Umum Sri Rahayu.

Baca Juga: Polisi Perpanjang Masa Penahanan Artis VA

4. Tim kuasa hukum menolak tanggapi dakwaan jaksa

Mucikari TN dan ES usai sidang perdana di PN Surabaya, Senin (25/3/2019)KOMPAS.com/ACHMAD FAIZAL Mucikari TN dan ES usai sidang perdana di PN Surabaya, Senin (25/3/2019)

Hakim Anne Rusiana menawarkan kepada tim kuasa hukum ES untuk menanggapi dakwaan jaksa.

Namun, tim kuasa hukum meminta hakim meneruskan agenda sidang pada pemeriksaan saksi.

"Kami tidak ada menanggapi dakwaan, langsung pemeriksaan saksi saja Bu Hakim," kata Abdullah Zain, salah satu tim pengacara mucikari ES.

Dalam sidang tersebut, jaksa juga membacakan dakwaan yang sama untuk mucikari TN.

Dia adalah jaringan mucikari yang diamankan polisi dalam kasus prostitusi online yang melibatkan kalangan artis dan model.

Baca Juga: Kasus Prostitusi Online, Mucikari Artis VA Didakwa Pasal Berlapis

5. Jaksa ungkap sosok pria teman kencan VA

Artis VA mendatangi Mapolda Jatim untuk pemeriksaan tersangka, Rabu (30/1/2019)KOMPAS.com/ACHMAD FAIZAL Artis VA mendatangi Mapolda Jatim untuk pemeriksaan tersangka, Rabu (30/1/2019)

Dalam sidang tersebut, jaksa mengungkap nama pria pemesan artis VA. Dalam dakwaan yang dibacakan jaksa Sri Rahayu, pemesan artis VA disebut dengan nama RS, yang dalam perkara ini berstatus sebagai saksi.

"RS ditawari D (mucikari lain yang saat ini masih buron) untuk bisa berkencan dengan artis atau selebgram. Dari situ, D menghubungi mucikari ES dan dua mucikari lainnya untuk bisa mendatangkan artis VA dan model dan selebgram bernama AS," kata Sri Rahayu.

Pertemuan mucikari D dengan RS, sebagaimana yang dijelaskan dalam dakwaan, dilakukan di sebuah kafe di Lumajang pada Desember 2018 lalu.

Dalam dakwaan jaksa disebutkan, jika RS mengeluarkan uang sebesar Rp 60 juta untuk mendatangkan artis VA ke Surabaya. Sebelumnya, polisi menyebut tarif kencan artis VA Rp 80 juta.

Baca Juga: Jaksa Ungkap Pria Pemesan Artis VA di Sidang Perdana Mucikari 

Sumber: KOMPAS.com (Achmad Faizal)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan 1.000 Ekor Tukik di Pantai Trisik Kulon Progo

BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan 1.000 Ekor Tukik di Pantai Trisik Kulon Progo

Regional
Kasus Covid-19 Kota Tegal Capai 1.043, 49 di Antaranya Meninggal Dunia

Kasus Covid-19 Kota Tegal Capai 1.043, 49 di Antaranya Meninggal Dunia

Regional
Unggah Program Salah Satu Paslon di Twitter, KPU Sleman Dilaporkan Bawaslu ke DKPP

Unggah Program Salah Satu Paslon di Twitter, KPU Sleman Dilaporkan Bawaslu ke DKPP

Regional
Debat Pilkada Pandeglang, Thoni Ingin Buka Pendopo untuk Rakyat, Irna Ngantor di Desa

Debat Pilkada Pandeglang, Thoni Ingin Buka Pendopo untuk Rakyat, Irna Ngantor di Desa

Regional
Heboh Video Porno ABG di Medsos, Pelaku Raup Rp 8 Juta Setiap Beraksi

Heboh Video Porno ABG di Medsos, Pelaku Raup Rp 8 Juta Setiap Beraksi

Regional
Bocah SD Hanyut di Sungai Saat Mandi, Jasadnya Ditemukan hingga 4 Kilometer

Bocah SD Hanyut di Sungai Saat Mandi, Jasadnya Ditemukan hingga 4 Kilometer

Regional
Gelar Sekolah Tatap Muka, Pemkot Solo Tunggu Izin Orangtua

Gelar Sekolah Tatap Muka, Pemkot Solo Tunggu Izin Orangtua

Regional
2 Pegawai BPR Nganjuk Terpapar Corona, Ini Gejala Awalnya

2 Pegawai BPR Nganjuk Terpapar Corona, Ini Gejala Awalnya

Regional
Pegawainya Positif Covid-19, 2 Kantor Pemerintahan di Kulon Progo Ditutup

Pegawainya Positif Covid-19, 2 Kantor Pemerintahan di Kulon Progo Ditutup

Regional
Seorang Pelajar di Yogyakarta Tertular Covid-19 di Sekolah

Seorang Pelajar di Yogyakarta Tertular Covid-19 di Sekolah

Regional
Gus Ipul Terserang Covid-19, Istri dan 3 Anaknya Masuk Rumah Sakit

Gus Ipul Terserang Covid-19, Istri dan 3 Anaknya Masuk Rumah Sakit

Regional
Hujan Sejak Siang, Kota Padang Digenangi Banjir hingga 50 Cm

Hujan Sejak Siang, Kota Padang Digenangi Banjir hingga 50 Cm

Regional
Pemkot Mataram Tertibkan Baliho Rizieq Shihab, Satu Belum Dicopot karena Ada Penolakan

Pemkot Mataram Tertibkan Baliho Rizieq Shihab, Satu Belum Dicopot karena Ada Penolakan

Regional
Modus Kades Merangin Korupsi Dana Desa Rp 339 Juta, Cairkan Uang tapi Proyeknya Mangkrak

Modus Kades Merangin Korupsi Dana Desa Rp 339 Juta, Cairkan Uang tapi Proyeknya Mangkrak

Regional
Kisah Guru Honorer Rini, Rumah Terbakar dan Nyambi Mulung Sawit, Tetap Ikhlas Mengajar

Kisah Guru Honorer Rini, Rumah Terbakar dan Nyambi Mulung Sawit, Tetap Ikhlas Mengajar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X