Ada 2.605 Surat Suara Rusak di Bogor, Sebagian Sobek dan Berlubang

Kompas.com - 26/03/2019, 13:07 WIB
Ilustrasi surat suara Pilkada 2018 KOMPAS.com/JUNAEDIIlustrasi surat suara Pilkada 2018

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Ketua KPU Kabupaten Bogor Ummi Wahyuni mengatakan KPU menemukan ribuan lembar surat suara pileg dan pilpres rusak saat disortir dan dilipat.

"Iya totalnya hingga saat ini 2.605 temuan surat suara rusak," katanya kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Selasa (26/3/2019).

Adapun surat suara yang ditemukan rusak di antaranya 1.610 untuk surat suara pemilihan calon presiden dan calon wakil presiden, kemudian 392 untuk pemilihan DPD.

Lalu untuk surat suara pemilihan anggota DPR RI Dapil Jawa Barat 5 sebanyak 182 dan DPRD Provinsi Dapil Jawa Barat 6 sebanyak 237.

Sementara itu surat suara rusak untuk pemilihan anggota DPRD Kabupaten Bogor berjumlah 184.

Baca juga: Tujuh Kontainer Surat Suara Pemilu 2019 Tiba di Ternate

Menurutnya, ada beberapa faktor penyebab kertas surat suara rusak, yaitu bernoda, kusut, berlubang, sobek, potongan tidak rapi hingga cetakan warna tidak sesuai.

"Temuan kertas yang rusak macam-macam, ada berlubang lah, sobek dan warna yang kurang sempurna," ungkapnya.

Sejauh ini, kata dia, KPU Kabupaten Bogor telah mengajukan surat suara rusak tersebut ke KPU RI.

Bahkan pihaknya juga akan menyiapkan Tempat Pemungutan Suara (TPS) tambahan yang akan tersebar di 40 kecamatan.

"Itu kewenangan KPU RI kami hanya bisa mengajukan dan terus berkomunikasi sambil menunggu," terangnya.

Pengajuan ini dilakukan berdasarkan permohonan tambahan seiring dengan bertambahnya jumlah masyarakat yang masuk ke daftar pemilih tambahan di Kabupaten Bogor.

Secara terpisah, Ketua Divisi Bidang Pengawasan Bawaslu Kabupaten Bogor, Burhanudin meminta, KPU Kabupaten Bogor untuk memperhatikan dan melaksanakan amanat Pasal 35 ayat 3 Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum yang mengatur jumlah surat suara yang tersedia di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Baca juga: Libatkan 200 Orang, KPU Surakarta Mulai Sortir dan Lipat Surat Suara DPD

Burhan menyebut bahwa potensi kekurangan surat suara itu dialami hampir di semua jenis pemilihan dengan kekurangan berkisar masing-masing di angka 8.853 surat suara, di luar surat suara yang rusak.

"Angka ini didapat dari kebutuhan surat suara di TPS yaitu sejumlah DPT ditambah 2 persen berjumlah 3.545.809 sementara KPU hanya menerima 3.536.956, oleh karena itu kami meminta KPU Kabupaten Bogor harus segera mengantisipasi potensi kekurangan surat suara di TPS nanti," tegasnya.

Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Cadas Pangeran, Jalan Legendaris yang Menelan Korban Ribuan Jiwa

Kisah Cadas Pangeran, Jalan Legendaris yang Menelan Korban Ribuan Jiwa

Regional
Ikan-ikan Mati di Sungai Citarum, Ini Dugaan Penyebabnya

Ikan-ikan Mati di Sungai Citarum, Ini Dugaan Penyebabnya

Regional
Tenaga Medis RSUD Wonogiri Positif Covid-19 Bertambah 9, Total 60 Orang

Tenaga Medis RSUD Wonogiri Positif Covid-19 Bertambah 9, Total 60 Orang

Regional
Guru SMP di Jatim Meninggal Positif Covid-19, 67 Pegawai Rapid Test, Ini Hasilnya

Guru SMP di Jatim Meninggal Positif Covid-19, 67 Pegawai Rapid Test, Ini Hasilnya

Regional
RSUD AWS Samarinda Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19

RSUD AWS Samarinda Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19

Regional
[POPULER NUSANTARA] 12 Tahun Jadi Tentara Gadungan | Viral Prank Daging Isi Sampah

[POPULER NUSANTARA] 12 Tahun Jadi Tentara Gadungan | Viral Prank Daging Isi Sampah

Regional
Kisah Agus Berdayakan Korban PHK Saat Pandemi Lewat Wastafel Portabel

Kisah Agus Berdayakan Korban PHK Saat Pandemi Lewat Wastafel Portabel

Regional
Positif Corona, Gubernur Kepri Isdianto Minta Maaf

Positif Corona, Gubernur Kepri Isdianto Minta Maaf

Regional
Menghilang, Bos Arisan yang Tipu Ratusan Anggotanya Diminta Kooperatif

Menghilang, Bos Arisan yang Tipu Ratusan Anggotanya Diminta Kooperatif

Regional
15 Tahun Aisyah Terbaring di Kasur, Ibu: Saya Ingin Anak Saya Bisa Bicara dan Berjalan Seperti Lainnya

15 Tahun Aisyah Terbaring di Kasur, Ibu: Saya Ingin Anak Saya Bisa Bicara dan Berjalan Seperti Lainnya

Regional
Kasus Covid-19 di Yogya Melonjak, Sultan HB X Soroti Perilaku Masyarakat

Kasus Covid-19 di Yogya Melonjak, Sultan HB X Soroti Perilaku Masyarakat

Regional
'Tracing' Alumni Asal Kamboja, UGM Temukan 3 Orang Positif Covid-19

"Tracing" Alumni Asal Kamboja, UGM Temukan 3 Orang Positif Covid-19

Regional
Kronologi Dua Bocah Perempuan Hilang di Hutan, Pamit Cari Sagu, Sudah Sepekan Belum Ditemukan

Kronologi Dua Bocah Perempuan Hilang di Hutan, Pamit Cari Sagu, Sudah Sepekan Belum Ditemukan

Regional
10 Pegawai Kantor di Sukabumi Positif Covid-19

10 Pegawai Kantor di Sukabumi Positif Covid-19

Regional
4 Bulan Zona Hijau, Rokan Hilir Masuk Zona Merah Covid-19

4 Bulan Zona Hijau, Rokan Hilir Masuk Zona Merah Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X