Seorang Buruh Temukan Mortir saat Gali Tanah di Lokasi Pembangunan Hotel

Kompas.com - 26/03/2019, 08:55 WIB
Sebuah mortir  ditemukan warga di lokasi pembangunan hotel di Kelurahan Honipopu, Kecamatan Sirimau, Ambon, Senin (25/3/2019)Foto dok Humas Polres Pulau Ambon Sebuah mortir ditemukan warga di lokasi pembangunan hotel di Kelurahan Honipopu, Kecamatan Sirimau, Ambon, Senin (25/3/2019)

AMBON, KOMPAS.com - Sebuah mortir ditemukan di lokasi pembangunan hotel di Kelurahan Honipopu, Kecamatan Sirimau, Ambon, Senin (25/3/2019).

Mortir dengan nomor seri MP 20 LB 23 itu ditemukan oleh seorang buruh harian lepas bernama Ahkmad Adnan (54), warga Air Mata Cina, Kecamatan Nusaniwe saat sedang mengali tanah di lokasi pembangunan hotel tersebut.

Kasubag Humas Polres Pulau Ambon, Ipda Julkisno Kaisupy mengatakan, dari keterangan yang didapat, Adnan saat itu menggali tanah untuk membuat tiang penyangga bangunan.

Saat memacul dia menemukan benda mencurigakan. Setelah diangkat ternyata sebuah mortir.

“Saksi melihat benda berbentuk bulat memanjang terbuat dari besi, dia lalu mangangkat benda tersebut dan membersikannya kemudian melihat nomor seri MP 20 LB 23 pada benda itu,” kata Julkisno kepada wartawan.

Baca juga: Ada 119 Mortir di Dago Bandung, Dandim Sebut Ini Temuan Terbanyak

Adnan kemudian memberitahukan penemuannya itu kepada pengawas proyek pembangunan hotel tersebut, yang selanjutnya dilaporkan kepada polisi.

Sekitar pukuk 16.35 WIT, Polres Ambon mendatangi lokasi kejadian dan memasang garis polisi di lokasi penemuan mortir tersebut.

Selanjutnya Kapolsek Sirimau bersama anggotanya tiba di TKP dan langsung mengamankan TKP. Petugas mengambil keterangan dari para saksi dan menghubungi tim Gegana Polda Maluku untuk mengamankan mortir tersebut.

“Pada pukul 18.35 WIT, Tim Gegana Polda Maluku bersama satu unit mobil gegana tiba di TKP kemudian mengamankan mortir tersebut dan membawanya menuju Mako Brimob Gegana Polda Maluku,” ungkapnya.

Baca juga: Penyisiran Ditutup, Mortir yang Ditemukan di Bandung Totalnya 119 Buah

Julkisne mengatakan, untuk memastikan apakah mortir yang ditemukan itu masih dalam keadaan aktif ataukah tidak, sementara ini masih dalam penyelidkkan tim gegana.

“Nanti setelah diperiksa secara detail baru bisa diketahui apakah mortir itu masih aktif atau tidak,” ujarnya. 



Terkini Lainnya


Close Ads X