Pemkot Bogor Jajaki Peluang Kerjasama Bidang Keamanan Siber hingga Industri Kreatif dengan Australia

Kompas.com - 25/03/2019, 17:46 WIB
Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto meninjau lokasi anjoknya KRL1722 jurusan Jatinegara menuju Bogor saat melintas di antara Stasiun Cilebut dan Bogor, Minggu (10/3/2019). Akibatnya, enam orang mengalami luka-luka dan sejumlah perjalanan KRL lintas Jakarta Kota-Bogor terganggu.KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto meninjau lokasi anjoknya KRL1722 jurusan Jatinegara menuju Bogor saat melintas di antara Stasiun Cilebut dan Bogor, Minggu (10/3/2019). Akibatnya, enam orang mengalami luka-luka dan sejumlah perjalanan KRL lintas Jakarta Kota-Bogor terganggu.

BOGOR, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Jawa Barat, membuka sejumlah peluang kerjasama dengan Pemerintah Australia meliputi sejumlah bidang seperti pendidikan, industri kreatif, hingga keamanan siber.

Hal itu diungkapkan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto usai melakukan kunjungan kerjanya ke Australia sejak Jumat (22/3/2019) hingga Minggu (24/3/2019).

Kehadiran Bima di negeri kangguru itu untuk menindaklanjuti kunjungan Duta Besar Australia untuk Indonesia Paul Grigson, ke Balai Kota Bogor pada 2 Juli 2015 lalu.

Selain itu, kunjungan Bima ke Australia juga untuk memenuhi beberapa agenda penting lainnya, salah satunya menjadi pembicara dalam forum Supermentor-24, di University of Sydney.

"Pak Dubes ketika itu menawarkan potensi kerjasama Kota Bogor dengan Adelaide dan Toowoomba. Kita cari persamaannya, seperti universitas dan taman kota. Kita jelaskan juga program prioritas Kota Bogor serta potensi yang bisa dikerjasamakan," ucap Bima, di Balai Kota Bogor, Senin (25/3/2019).

Baca juga: Jokowi Bagikan Sertifikat di Bogor, Bima Arya Janjikan Rumah Layak

Bima menjelaskan, dalam pertemuan tersebut, pendidikan merupakan salah satu potensi yang dapat dikerjasamakan dalam bentuk pertukaran pelajar, beasiswa dan pendidikan non-gelar.

Selain itu, sambung Bima, di sektor pertanian, pemotongan hewan, dan pengelolaan sampah juga menjadi pembahasan yang didiskusikan.

"Pemkot Bogor ingin bermitra dengan Konsulat Jenderal RI di Sydney dalam mewujudkan rencana kerjasama itu, baik dengan pemerintah maupun perusahaan di Australia, sekaligus meneruskan kerjasama yang sudah terjalin selama ini," sebut Bima.

Baca juga: KRL Anjlok di Bogor, Bima Arya Minta Proses Sterilisasi Secepatnya

Kata Bima, Pemkot Bogor juga terus melakukan penjajakan kerjasama dibidang IT dengan Pemerintah Australia.

Diharapkan, lewat kerjasama itu mampu mempercepat capaian program pembangunan di Kota Bogor.

Poin rencana kerjasama tersebut diantaranya, industri kreatif, keamanan siber, kesehatan digital, fintech dan startup serta smart government.

"Pemkot juga memohon dukungan terkait bantuan hibah berupa alat dan teknologi pengolahan sampah dan limbah, peralatan olahraga, teknologi urban farming, rumah sakit serta kendaraan spesifikasi khusus seperti damkar dan ambulans,” pungkas dia. K97-14



Close Ads X