5 Fakta Penyelundupan Bayi Orangutan oleh WN Rusia di Bali, Dimasukan ke Dalam Koper hingga Dibius dengan CTM

Kompas.com - 25/03/2019, 17:26 WIB
Bayi orangutan bernama Langkis digendong petugas rehabilitasi Nyaru, Menteng, Palangka Raya. Dok Yayasan BOSBayi orangutan bernama Langkis digendong petugas rehabilitasi Nyaru, Menteng, Palangka Raya.

"Pemeriksaan akan konsen di perut karena tidak sinkron antara perut dengan besar badan. Akan diperiksa lebih lanjut apakah ada akumulasi gas karena obat bius," ucap Novita.

Baca Juga: Penyelundupan Anak Orangutan Digagalkan di Bandara Ngurah Rai Bali

3. Dititipkan di Bali Safari untuk perawatan

Anak orangutan yang berhasil diselamatkan dari upaya penyelundupan dititipkan di Bali Safari untuk sementara waktu mulai Sabtu (23/3/2019) siang.

Penitipan ini dilakukan karena Bali Safari memiliki fasilitas dan tenaga medis yang cukup memadai untuk mengurus anak orangutan tersebut.

"Serah terima ini semata-mata untuk memastikan kesehatan. Karena kami bukan ahlinya merawat orangutan, jadi titip rawat orangutan sambil menunggu keputusan kapan dikembalikan ke habitat aslinya di Kalimantan," kata I Ketut Catur Marbawa.

Menurutnya, orangutan tersebut tetap menjadi milik BKSDA, karena itu proses serah terima dilengkapi dengan sejumlah dokumen.

Baca Juga: Orangutan Sitaan di Bandara Ngurah Rai Dititipkan di Bali Safari

4. Zhestkov ditetapkan menjadi tersangka

Ilustrasi penangkapan terduga teroris.KOMPAS/LUCKY PRANSISKA Ilustrasi penangkapan terduga teroris.

Kapolresta Denpasar Kombes Pol Rudi Setiawan, megatakan, Zhestkov Andrei, telah ditetapkan menjadi tersangka.

"Tersangka atas nama Zhestkov Andrei diduga menyimpan, membawa dan mengeluarkan satwa yang dilidungi dalam keadaan hidup dari Indonesia sebagaimana yang diatur dalam Pasal 21 ayat 2 huruf a dan c UU Nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi dan Sumber Daya Hayati. Ancaman hukuman 5 tahun penjara dan denda Rp 100 juta," kata Rudi, Senin (25/3/2019).

WN Rusia tersebut ditetapkan sebagai tersangka setelah menjalani 24 jam pemeriksaan.

Selain orangutan, polisi juga mengamankan tokek dan bunglon dari tangan tersangka.

Menurut Rudi, orangutan tersebut diperoleh tersangka di Pulau Jawa untuk diselundupkan ke negaranya di Rusia.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X