Siswi SMA di Sumsel Buang Bayinya karena Malu Hamil di Luar Nikah

Kompas.com - 25/03/2019, 16:55 WIB
Ilustrasi bayi baru lahirPixelistanbul Ilustrasi bayi baru lahir

PAGARALAM, KOMPAS.com- Seorang siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Pagaralam, Sumatera Selatan (Sumsel) berinisial BSB (17) diamankan pihak kepolisian setempat lantaran membuang bayinya sendiri.

Kasus ini terbongkar setelah sebelumnya warga yang berada di pinggir kali Desa Gunung Agung Pauh, Kecamatan Dempo Utara, Kota Pagaralam menemukan seorang bayi laki-laki dibungkus kantong keresek, Selasa (19/3/2019) pekan lalu.

Kondisi bayi malang itu ketika ditemukan dalam keadaan hidup, sehingga warga sekitar pun akhirnya melaporkan penemuan itu ke Polres Pagaralam.


Dari hasil penyelidikan, petugas, diketahui bahawa bayi itu dibuang oleh BSB yang merupakan ibu dari bayi tersebut. BSB diamankan ketika sedang berada di rumahnya, Minggu (24/3/2019).

Baca juga: Bayi 5 Bulan Tewas Saat Disunat Orangtuanya di Rumah

Kasat Reskrim Polres Pagaralam Iptu Acep Yuli Sahara mengatakan, BSB tega membuang bayinya setelah hamil di luar nikah hasil hubungan bersama pacarnya yakni JM yang merupakan seorang mahasiswa.

Karena tak sanggup menahan malu, BSB nekat melahirkan sendiri di kamar mandi rumahnya. BSB menggunakan pisau dapur untuk memotong ari-ari.

"Pelaku malu karena hubungan di luar nikah. Sementara pacarnya menolak untuk tanggung jawab, sehingga pelaku melahirkan sendiri dengan memakai pisau dapur untuk memotong ari-ari," kata Acep saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Senin (25/3/2019),

Setelah BSB ditangkap, JM yang merupakan kekasihnya juga ikut diamankan petugas ketika berada di kediamannya tak jauh dari tempat tinggal BSB.

Baca juga: Bayi Prabowo Lebih Agresif Saat Menyusui daripada Bayi Sandiaga (2)

JM kini masih diperiksa penyidik dan diancam dikenakan pasal  81 dan 82 Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman pidana minimal lima tahun dan maksimal 15 tahun penjara.

"Untuk BSB Pasal 308 KUHP dengan ancaman pidana lima tahun penjara. Sementara, JM dikenakan UU perlindungan anak karena persetubuhan di bawah umur," ujarnya.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Kasus Tewasnya 2 Siswa SMA Taruna, Polisi Segera Tetapkan Tersangka Baru

Kasus Tewasnya 2 Siswa SMA Taruna, Polisi Segera Tetapkan Tersangka Baru

Regional
Rabu, Arya Mantan Bocah Obesitas Akan Jalani Operasi Gelambir

Rabu, Arya Mantan Bocah Obesitas Akan Jalani Operasi Gelambir

Regional
Peringati Hari Anak, Ganjar Ajak Anak dengan HIV/AIDS Bermain Bola

Peringati Hari Anak, Ganjar Ajak Anak dengan HIV/AIDS Bermain Bola

Regional
Bukannya Pidato, Ganjar Pilih Bermain Engklek

Bukannya Pidato, Ganjar Pilih Bermain Engklek

Regional
Pembatalan PNS Dokter Gigi Romi Telah Dikonsultasikan dengan Kemenpan RB dan Kemenkes

Pembatalan PNS Dokter Gigi Romi Telah Dikonsultasikan dengan Kemenpan RB dan Kemenkes

Regional
201 Perguruan Tinggi Swasta di Jabar dan Banten Belum Terakreditasi

201 Perguruan Tinggi Swasta di Jabar dan Banten Belum Terakreditasi

Regional
Cerita Warga Australia Traveling dengan Land Rover, Keliling Sejumlah Negara hingga Jatuh di Underpass Kentungan

Cerita Warga Australia Traveling dengan Land Rover, Keliling Sejumlah Negara hingga Jatuh di Underpass Kentungan

Regional
Wagub Uu Bagikan 300 Sertifikat Halal untuk Pelaku Usaha Kecil

Wagub Uu Bagikan 300 Sertifikat Halal untuk Pelaku Usaha Kecil

Regional
Video Detik-detik Land Rover dan Truk Terguling ke Lubang Proyek Underpass Kentungan

Video Detik-detik Land Rover dan Truk Terguling ke Lubang Proyek Underpass Kentungan

Regional
Sekolah Disegel, Ratusan Siswa SD di Bengkulu Belajar di Jalan

Sekolah Disegel, Ratusan Siswa SD di Bengkulu Belajar di Jalan

Regional
Soal Mediasi Antara Lisa Marlina dan Ni Luh Djelantik, Ini Kata Polisi

Soal Mediasi Antara Lisa Marlina dan Ni Luh Djelantik, Ini Kata Polisi

Regional
Mengingat Nazar Amien Rais Saat Pilpres 2014

Mengingat Nazar Amien Rais Saat Pilpres 2014

Regional
Lewat Anak Muda, Wali Kota Hendi Berhasil Tingkatkan IPM Kota Semarang

Lewat Anak Muda, Wali Kota Hendi Berhasil Tingkatkan IPM Kota Semarang

Regional
KPK Geledah Rumah Staf Gubernur Kepri Nonaktif di Batam

KPK Geledah Rumah Staf Gubernur Kepri Nonaktif di Batam

Regional
Akun Lisa Marlina Disebut Hina Warga Bali, Ni Luh Djelantik Resmi Lapor Polisi

Akun Lisa Marlina Disebut Hina Warga Bali, Ni Luh Djelantik Resmi Lapor Polisi

Regional
Close Ads X