Jual Togel Online, Oknum PNS Terancam 10 Tahun Penjara

Kompas.com - 25/03/2019, 13:56 WIB
Sejumlah tersangka kriminal umum digelandang di Mapolda Kepulauan Bangka Belitung, Senin (25/3/2019). KOMPAS.com/HERU DAHNURSejumlah tersangka kriminal umum digelandang di Mapolda Kepulauan Bangka Belitung, Senin (25/3/2019).

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com-PJ (35) hanya bisa tertunduk lesu saat digiring Unit Reserse Kriminal Umum Polda Kepulauan Bangka Belitung, Senin (25/3/2019).

Salah satu pegawai negeri sipil (PNS) Pemkab Bangka itu terjerat Pasal 303 KUHP tentang perjudian.

"Bersama pelaku diamankan uang Rp 2 juta yang diduga pembayaran untuk togel," kata Kasubdit Jatanras Polda Kepulauan Bangka Belitung AKBP Wahyudi saat gelar kasus, Senin siang.

Baca juga: Bandar Judi Togel yang Resahkan Warga Perumahan di Bekasi Ditangkap

Terlibat judi kupon putih alias togel, PJ terancam hukuman 10 tahun penjara. Dia telah berupaya meminta penangguhan penahanan, namun dimentahkan polisi.

"Sudah saya coba penangguhan (penahanan) tapi tidak bisa," kata PJ di Mapolda Bangka Belitung.

Ia mengaku melakoni penjualan togel karena permintaan dari sejumlah temannya. Togel dipesan via online dengan komisi 30 persen.

Polisi yang melakukan penggerebekan berhasil mengamankan barang bukti berupa uang dan rekapan.

PJ pun saat ini ditahan di Mapolda Kepulauan Bangka Belitung.

Selain tersangka togel, polisi juga mengamankan lima tersangka lainnya terkait kasus curanmor dan jambret.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Muncul Klaster Covid-19, Seluruh Ponpes di Banyumas Diminta Perketat Protokol Kesehatan

Muncul Klaster Covid-19, Seluruh Ponpes di Banyumas Diminta Perketat Protokol Kesehatan

Regional
8 Pasien dari 2 Klaster Keluarga Dinyatakan Sembuh, Salatiga Masih Zona Oranye

8 Pasien dari 2 Klaster Keluarga Dinyatakan Sembuh, Salatiga Masih Zona Oranye

Regional
Peraturan Wali Kota Bandung Akan Direvisi supaya Persib Bisa Bertanding

Peraturan Wali Kota Bandung Akan Direvisi supaya Persib Bisa Bertanding

Regional
Pemkab Karawang Tak Ingin Buat Tempat Isolasi Khusus, Ini Alasannya

Pemkab Karawang Tak Ingin Buat Tempat Isolasi Khusus, Ini Alasannya

Regional
Jalan Kaki dari Malaysia dan Hilang 8 Hari di Hutan, Syamsuddin Hanya Makan Garam dan Vetsin

Jalan Kaki dari Malaysia dan Hilang 8 Hari di Hutan, Syamsuddin Hanya Makan Garam dan Vetsin

Regional
Prasasti Soe Hok Gie Berdiri di Puncak Mahameru, Sempat Diturunkan karena Ada Pendaki Menaruh Plakat Nikah

Prasasti Soe Hok Gie Berdiri di Puncak Mahameru, Sempat Diturunkan karena Ada Pendaki Menaruh Plakat Nikah

Regional
Dikira Korban Laka, Ternyata Pria Ini Tewas Dibunuh, Polisi: Ada 12 Luka Tusukan

Dikira Korban Laka, Ternyata Pria Ini Tewas Dibunuh, Polisi: Ada 12 Luka Tusukan

Regional
31 Karyawan LG Tangerang Positif Corona

31 Karyawan LG Tangerang Positif Corona

Regional
Kronologi Munculnya Klaster Ponpes di Banyumas, Santri Mengeluh Batuk Pilek

Kronologi Munculnya Klaster Ponpes di Banyumas, Santri Mengeluh Batuk Pilek

Regional
Kasus Beras Bansos Campur Biji Plastik di Cianjur Dinilai Rawan Politisasi

Kasus Beras Bansos Campur Biji Plastik di Cianjur Dinilai Rawan Politisasi

Regional
'Saya Kaget, Tak Menyangka Tertular Covid, Muncul Ketakutan Akan Mati, Dikucilkan Masyarakat...'

"Saya Kaget, Tak Menyangka Tertular Covid, Muncul Ketakutan Akan Mati, Dikucilkan Masyarakat..."

Regional
Dinyatakan Bersalah, 12 Polisi yang Terlibat Penembakan Warga di Makassar Dihukum

Dinyatakan Bersalah, 12 Polisi yang Terlibat Penembakan Warga di Makassar Dihukum

Regional
Cerita Lengkap Ajudan Gubernur Maluku Pukul Petugas Bandara Pattimura

Cerita Lengkap Ajudan Gubernur Maluku Pukul Petugas Bandara Pattimura

Regional
Dapat Nomor Urut 1, Akhyar-Salman Disambut Tradisi Upah-upah

Dapat Nomor Urut 1, Akhyar-Salman Disambut Tradisi Upah-upah

Regional
Orangtua Darah Tinggi, TKI Parti Liyani Tak Pernah Beri Tahu Sedang Lawan Bos Bandara Changi

Orangtua Darah Tinggi, TKI Parti Liyani Tak Pernah Beri Tahu Sedang Lawan Bos Bandara Changi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X