Kompas.com - 25/03/2019, 12:03 WIB
Ilustrasi gelombang tinggi KOMPAS.com/ JUNAEDIIlustrasi gelombang tinggi

CILACAP, KOMPAS.com - Cuaca buruk yang melanda wilayah perairan selatan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta berdampak terhadap aktivitas nelayan di Kabupaten Cilacap.

Gelombang tinggi menyebabkan nelayan berhenti melaut beberapa hari belakangan.

"Sudah beberapa hari ini nelayan libur karena tinggi gelombang di perairan selatan Jateng-DIY mencapai 4 meter. Selain itu, angin baratan yang bertiup di wilayah perairan selatan cukup kencang dan sering turun hujan," kata Ketua Kelompok Nelayan 'Pandanarang', Tarmuji, di Pantai Teluk Penyu, Cilacap, Jawa Tengah, seperti dilansir dari Antara, Senin (25/3/2019).

Kendati demikian, dia mengakui ada beberapa nelayan yang nekat melaut secara "jolokan" atau pergi pada pagi hari dan pulang menjelang siang sebelum terjadi gelombang tinggi.

Baca juga: Gelombang Tinggi hingga 6 Meter Berpeluang Terjadi di Selatan Bali-NTT

Akan tetapi, kata dia, hasil tangkapan yang diperoleh nelayan tidak sebesar yang diharapkan, bahkan sering kali pulang tanpa membawa ikan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Mereka kadang hanya membawa pulang udang jerbung berkisar 1-2 kilogram, kalau sedang beruntung bisa dapat sebanyak 3 kilogram. Kalau ikan memang sedang enggak ada," kata dia.

Oleh karena hasil tangkapannya sangat sedikit, kata dia, udang-udang jerbung tersebut langsung dijual oleh nelayan kepada pedagang atau tengkulak sehingga aktivitas di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pandanarang pun menjadi sepi.

Menurut dia, harga jual udang jerbung tersebut berkisar Rp 210.000 - Rp215.000 per kilogram untuk ukuran besar dan Rp 160.000-Rp 170.000 per kilogram untuk ukuran kecil.

"Selama tidak melaut, nelayan menambatkan perahunya di daratan agar tidak terseret gelombang tinggi. Mereka juga mengisi waktu liburnya dengan memperbaiki jala yang rusak agar siap digunakan saat cuaca kembali bersahabat," kata dia.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Kelompok Teknisi Stasiun Meteorologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Cilacap Teguh Wardoyo mengatakan, berdasarkan pantauan citra satelit cuaca, gelombang tinggi masih berpeluang terjadi di perairan selatan Jateng-DIY.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.