6 Parpol Batal Ikut Pemilu di NTT gara-gara Tak Laporkan Dana Kampanye

Kompas.com - 25/03/2019, 11:11 WIB
Logo KPU Logo KPU

KUPANG, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum ( KPU) membatalkan keikutsertaan enam partai politik dalam pemilu 2019 ini di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Ketua KPU NTT, Thomas Dohu mengatakan, pembatalan enam parpol itu berlaku di sejumlah kabupaten di NTT.

"Pembatalan ini berdasarkan keputusan KPU RI Nomor 744/PL.01.6-Kpt/KPU/III/2019 tertanggal 21 Maret 2019," ungkap Thomas, kepada Kompas.com, di Kupang, Senin (25/3/2019) pagi.

Baca juga: Dari 10 Provinsi, Penegak Hukum di Sulsel dan NTT Dinilai Paling Kurang Tertib Administrasi

Enam partai politik itu, kata Thomas, yakni Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Garuda), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) dan Partai Berkarya.

Thomas merinci, untuk PPP yang dibatalkan keikutsertaannya yakni di Kabupaten Sabu Raijua, Sumba Barat, dan Ngada. Kemudian, Partai Garuda di Kabupaten Sabu Raijua, Partai Berkarya di Kabupaten Ngada dan Manggarai.

Selanjutnya, PBB di Ngada, Nagekeo, Malaka, Rote Ndao, Sabu Raijua dan Sumba Timur. Kemudian PKPI di kabupaten Ngada serta PKS di Kabupaten Sumba Timur dan Sabu Raijua.

Menurut Thomas, enam partai tersebut dicoret karena tidak menyampaikan laporan awal dana kampanye sampai batas waktu yang ditetapkan oleh KPU.

Baca juga: Jonan Sebut Rasio Elektifikasi NTT Paling Rendah di Indonesia

Kemudian, enam partai itu tidak memiliki kepengurusan dan tidak mengajukan calon anggota DPRD provinsi dan DPRD kabupaten serta kota.

"Selanjutnya, enam parpol ini tidak diikutkan dalam perhitungan perolehan kursi di seluruh daerah pemilihan (Dapil) yang bersangkutan untuk perolehan suara di tingkat kabupaten," kata dia.

Sedangkan, untuk perolehan suara DPRD Provinsi NTT, dan DPR RI, tetap dihitung karena penentuan kursinya ada di provinsi dan pusat.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Korban Tewas Capai 207 Orang, Ini 4 Hal Soal Teror di Sri Lanka

Korban Tewas Capai 207 Orang, Ini 4 Hal Soal Teror di Sri Lanka

Internasional
Alasan Pengunduran Diri Tak Lazim. Mendagri Akan Panggil Bupati Mandailing Natal

Alasan Pengunduran Diri Tak Lazim. Mendagri Akan Panggil Bupati Mandailing Natal

Regional
KPU Putuskan 9 TPS di Jatim Pemungutan Suara Ulang

KPU Putuskan 9 TPS di Jatim Pemungutan Suara Ulang

Regional
PMII Sebut Politik Uang Marak di Tasikmalaya, Bawaslu Diminta Bertindak

PMII Sebut Politik Uang Marak di Tasikmalaya, Bawaslu Diminta Bertindak

Regional
Penasihat Hukum Sebut Surat Pengunduran Diri Bupati Mandailing Natal Tak Penuhi Syarat untuk Ditindaklanjuti

Penasihat Hukum Sebut Surat Pengunduran Diri Bupati Mandailing Natal Tak Penuhi Syarat untuk Ditindaklanjuti

Regional
200 Pasukan Brimob Polda Maluku Akan Dikirim ke Jakarta, Ada Apa?

200 Pasukan Brimob Polda Maluku Akan Dikirim ke Jakarta, Ada Apa?

Regional
Majelis Dzikir Hubbul Wathon Kecam Ledakan Bom Sri Lanka

Majelis Dzikir Hubbul Wathon Kecam Ledakan Bom Sri Lanka

Regional
Tangga yang Dilewati Yesus saat Menghadap Pilatus Kini Dibuka untuk Umum

Tangga yang Dilewati Yesus saat Menghadap Pilatus Kini Dibuka untuk Umum

Internasional
Untuk Pertama Kali, Seluruh SMP di Landak Kalbar Gelar UNBK

Untuk Pertama Kali, Seluruh SMP di Landak Kalbar Gelar UNBK

Nasional
Seorang Pemuda Tewas Dibacok Puluhan Orang Tidak Dikenal di Ciputat

Seorang Pemuda Tewas Dibacok Puluhan Orang Tidak Dikenal di Ciputat

Megapolitan
Bupati Mandailing Natal Ajukan Pengunduran Diri karena Kecewa Warganya Tak Pilih Jokowi

Bupati Mandailing Natal Ajukan Pengunduran Diri karena Kecewa Warganya Tak Pilih Jokowi

Regional
Meninggal, Bayi yang Dikubur Hidup-hidup oleh Ibunya di Purwakarta

Meninggal, Bayi yang Dikubur Hidup-hidup oleh Ibunya di Purwakarta

Regional
Sandiaga Mengaku Sudah Sehat, Lari Sore 5 Kilometer

Sandiaga Mengaku Sudah Sehat, Lari Sore 5 Kilometer

Nasional
Bupati Mandailing Natal Akui Mundur karena Kecewa Hasil Pemilu

Bupati Mandailing Natal Akui Mundur karena Kecewa Hasil Pemilu

Regional
Saat Tidur, Pemimpin Ku Klux Klan di AS Ditembak Mati Sang Istri

Saat Tidur, Pemimpin Ku Klux Klan di AS Ditembak Mati Sang Istri

Internasional

Close Ads X