7 Fakta Deklarasi Alumni di Yogyakarta, Jokowi Lawan Fitnah hingga Deklarasi Dilarang Bawaslu

Kompas.com - 25/03/2019, 08:37 WIB
Presiden Joko Widodo didampingi pejabat terkait menekan tombol saat meresmikan MRT Jakarta, di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (24/3/2019). Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta Fase 1 dengan rute Bundaran HI - Lebak Bulus resmi beroperasi. ANTARA FOTO/APRILLIO AKBARPresiden Joko Widodo didampingi pejabat terkait menekan tombol saat meresmikan MRT Jakarta, di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (24/3/2019). Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta Fase 1 dengan rute Bundaran HI - Lebak Bulus resmi beroperasi.

5. Persatuan dan kesatuan bangsa adalah harga mati

Dalam acara “Alumni Jogja SATUkan Indonesia" yang hadir di Stadion Kridosono, Jokowi meminta agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan. Jangan hanya karena perbedaan lantas terpecah belah.

"Kita harus menyadari bahwa negara ini memang diberikan oleh Tuhan, dianugerahi oleh Allah SWT berbeda-beda. Jangan sampai karena urusan politik, pilihan bupati, walikota, gubernur dan pilpres kita merasa tidak seperti saudara lagi, jangan sampai kita seperti itu, jangan sampai," pesannya.

Baca Juga: Jokowi: Hati-hati Hoaks Mulai Datangi dari Pintu ke Pintu

6. Acara deklarasi dilarang Bawaslu DIY

Ilustrasi kampanye, juru bicara, juru kampanye.TOTO SIHONO Ilustrasi kampanye, juru bicara, juru kampanye.

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DIY mengeluarkan surat yang ditujukan untuk panitia deklarasi Alumni Jogja SATUKan Indonesia.

Surat ini perihal larangan pelaksanaan kegiatan deklarasi Alumni Jogja SATUKan Indonesia pada hari Sabtu (23/03/2019) di Stadion Kridosono.

Bawaslu DIY pada 22 Maret 2019 mengeluarkan surat dengan nomor S.0234/K. BAWASLU-DIY/III/2019. Tertulis di dalam surat perihal larangan pelaksanaan kampanye oleh pelaksana kampanye yang tidak terdaftar di KPU.

Surat ini ditujukan kepada ketua panitia pergelaran budaya dan deklarasi dukungan paslon capres-cawapres Joko Widodo-Ma'ruf Amin oleh Alumni Jogja SATUkan Indonesia. Saat dikonfirmasi, Ketua Bawaslu DIY Bagus Sarwono membenarkan pihaknya mengeluarkan surat tersebut.

"Iya benar, itu sudah kami plenokan," ujar Ketua Bawaslu DIY Bagus Sarwono saat dihubungi Kompas.com, Jumat (22/03/2019).

Baca Juga: Bawaslu DIY Larang Kegiatan Deklarasi Alumni Jogja SATUKan Indonesia

7. Tujuan deklarasi Almuni Jogja SATUkan Indonesia

Butet Butet Kertarajasa, Kuss Indarto (Direktur Komunikasi, Publikasi dan Dokumentasi), Ajar Budi Kuncoro (Ketua Panitia Alumni Jogja SATUkan Indonesia) dan Djaduk Ferianto dalam jumpa persKOMPAS.com / WIJAYA KUSUMA Butet Butet Kertarajasa, Kuss Indarto (Direktur Komunikasi, Publikasi dan Dokumentasi), Ajar Budi Kuncoro (Ketua Panitia Alumni Jogja SATUkan Indonesia) dan Djaduk Ferianto dalam jumpa pers

Deklarasi Alumni Jogja SATUkan Indonesia ini adalah momen yang bertujuan menggaungkan spirit pentingnya kehadiran figur yang dapat mempersatukan dan menyejahterakan rakyat dalam perspektif kebudayaan, memanusiakan manusia dalam visi pembangunannya.

"Acara deklarasi ini akan dikemas dalam kemasan yang sangat kental dengan nuansa Yogya, dengan seni dan budaya," kata Ajar Budi Kuncoro, ketua panitia alumni Jogja SATUkan Indonesia dalam jumpa pers, Selasa (12/03/2019).

Para pengisi acara deklarasi ini akan memadukan seni-budaya tradisonal dan seni-budaya modern sebagai potret keberagaman budaya yang ada di Yogyakarta.

Baca Juga: Alumni Jogja Gelar Deklarasi Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seluruh Pasien Positif Covid-19 di Cianjur Sembuh, Angka Kematian PDP Tinggi

Seluruh Pasien Positif Covid-19 di Cianjur Sembuh, Angka Kematian PDP Tinggi

Regional
Kapasitas Tempat Tidur Pasien Covid-19 di NTB Nyaris Terisi 100 Persen

Kapasitas Tempat Tidur Pasien Covid-19 di NTB Nyaris Terisi 100 Persen

Regional
Geger Temuan Ular Sanca 4 Meter, Dikira Bambu yang Melintang di Jalan

Geger Temuan Ular Sanca 4 Meter, Dikira Bambu yang Melintang di Jalan

Regional
Hitam dan Merah Kota Surabaya

Hitam dan Merah Kota Surabaya

Regional
PDP Dinyatakan Positif Corona usai Dimakamkan, 26 Anggota Keluarga Jadi ODP

PDP Dinyatakan Positif Corona usai Dimakamkan, 26 Anggota Keluarga Jadi ODP

Regional
Dalam 3 Hari 508 Pasien Covid-19 Sembuh, Khofifah: Terima Kasih Tenaga Medis

Dalam 3 Hari 508 Pasien Covid-19 Sembuh, Khofifah: Terima Kasih Tenaga Medis

Regional
Detik-detik Sofian Dicakar dan Diterkam Harimau, Berupaya Panjat Pohon Karet

Detik-detik Sofian Dicakar dan Diterkam Harimau, Berupaya Panjat Pohon Karet

Regional
Meski Gunakan Pesawat Canggih, Speedboat Bawa 10 Pesepak Bola Tak Juga Ditemukan

Meski Gunakan Pesawat Canggih, Speedboat Bawa 10 Pesepak Bola Tak Juga Ditemukan

Regional
Kakek Penjual Sabun Keliling Kena Hipnotis hingga Uangnya Raib, Kapolres Turun Tangan

Kakek Penjual Sabun Keliling Kena Hipnotis hingga Uangnya Raib, Kapolres Turun Tangan

Regional
'Kondisinya Mengerikan, Para Guru Tak Menghiraukan Jaga Jarak'

"Kondisinya Mengerikan, Para Guru Tak Menghiraukan Jaga Jarak"

Regional
Peti Jenazah PDP Covid-19 Terjungkal, Keluarga Amuk Petugas: Angkat Jenazahnya!

Peti Jenazah PDP Covid-19 Terjungkal, Keluarga Amuk Petugas: Angkat Jenazahnya!

Regional
Karyawati SPBU Ditampar Pengendara Motor yang Tak Mau Antre, Korban Lapor Polisi

Karyawati SPBU Ditampar Pengendara Motor yang Tak Mau Antre, Korban Lapor Polisi

Regional
Jadi Kawasan Tertinggi Penyebaran Covid-19, Jalan di Surabaya Ini Ditutup

Jadi Kawasan Tertinggi Penyebaran Covid-19, Jalan di Surabaya Ini Ditutup

Regional
Dinyatakan Bebas, Ferdian Paleka akan Kembali Dipanggil Polisi, Mengapa?

Dinyatakan Bebas, Ferdian Paleka akan Kembali Dipanggil Polisi, Mengapa?

Regional
Cabuli 10 Gadis, Pemuda Kediri Diamankan Polisi, 1 Korban Hamil dan Aborsi

Cabuli 10 Gadis, Pemuda Kediri Diamankan Polisi, 1 Korban Hamil dan Aborsi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X