7 Fakta Deklarasi Alumni di Yogyakarta, Jokowi Lawan Fitnah hingga Deklarasi Dilarang Bawaslu

Kompas.com - 25/03/2019, 08:37 WIB
Capres nomor urut 1 Joko Widodo saat menghampiri untuk menyapa peserta  deklarasi “Alumni Jogja SATUkan Indonesia” yang hadir dj Stadion Kridosono, Kota Yogyakarta KOMPAS.com / WIJAYA KUSUMACapres nomor urut 1 Joko Widodo saat menghampiri untuk menyapa peserta deklarasi “Alumni Jogja SATUkan Indonesia” yang hadir dj Stadion Kridosono, Kota Yogyakarta

"Tetapi hari ini di Yogyakarta, saya sampaikan, saya akan lawan," ucap Jokowi dengan suara lantang.

"Ingat-ingat sekali lagi, akan saya lawan," katanya lagi.

Baca Juga: Pasangan Jokowi-Ma'ruf Dinilai Moderat dan Memiliki Komitmen Kebangsaan

3. Kedekatan Jokowi dengan Kota Pelajar Yogyakarta

Di hadapan para pendukungnya yang hadir di Stadion Kridosono, Jokowi menyampaikan jika dirinya ditempa dan dididik di kota pelajar itu.

"Yogyakarta adalah tempat saya dididik dan tempat saya ditempa," kata alumnus Universitas Gadjah Mada Yogyakarta itu disambut riuh tepuk tangan peserta deklarasi yang hadir.

Jokowi juga mengungkapkan bahwa dirinya tahu tempat-tempat di Yogyakarta. Ia pun menyebut sering menonton Pasar Malam Sekaten.

"Kalau ada yang bertanya kepada saya, Sagan, saya tahu. Kalau ada yang bertanya mengenai Jalan Kaliurang, saya tahu. Kalau ada yang bertanya mengenai Pogung, saya tahu. Kalau ada yang bertanya nonton Sekaten, saya sering," kata Jokowi.

Baca Juga: Jokowi: Saya Dididik dan Ditempa di Yogyakarta

4. Jokowi ajak pendukunganya perangi hoaks 

Ilustrasi media sosial cyber bullyOcusFocus Ilustrasi media sosial cyber bully

Jokowi mengigatkan agar berhati-hati dengan kabar hoaks. Jokowi juga mengajak untuk berani melawan hoaks.

"Hati-hati waktu tinggal 24 hari, Saya mengajak kepada kita semuanya untuk berani dan melawan yang namanya hoaks, berani dan melawan kabar fitnah dan kabar bohong," tegasnya.

Hoaks dan fitnah tidak hanya disebarkan lewat media sosial. Namun, saat ini hoaks disebarkan langsung ke rumah-rumah.

"Sekarang tidak hanya di media sosial, tetapi dari pintu ke pintu sudah mulai merusak dan ingin memecah belah negara ini," ujarnya.

Jokowi mencontohkan, ada yang menyebarkan informasi hoaks, kalau nanti Jokowi-Ma'ruf Amin menang, pendidikan agama akan dihapuskan.

Baca Juga: Jokowi: Hari Ini di Yogyakarta Saya Sampaikan, Saya Akan Lawan

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wujudkan Tanah Bumbu Maju, Paslon Zairullah Azhar-Muhammad Rusli Siapkan 4 Program Pokok

Wujudkan Tanah Bumbu Maju, Paslon Zairullah Azhar-Muhammad Rusli Siapkan 4 Program Pokok

Regional
Sah, Siswa SMA/SMK di Jabar Dapat Bantuan Rp 700.000 hingga Rp 1,2 Juta

Sah, Siswa SMA/SMK di Jabar Dapat Bantuan Rp 700.000 hingga Rp 1,2 Juta

Regional
Kelola Bank Sampah, DLH Kabupaten Semarang Perkenalkan Silopah

Kelola Bank Sampah, DLH Kabupaten Semarang Perkenalkan Silopah

Regional
Kirim Berkas Pemakzulan Bupati Faida ke MA, DPRD Jember Sertakan 33 Alat Bukti

Kirim Berkas Pemakzulan Bupati Faida ke MA, DPRD Jember Sertakan 33 Alat Bukti

Regional
Cerita Aprilia, Guru Inspiratif yang Dapat Penghargaan dari Ganjar

Cerita Aprilia, Guru Inspiratif yang Dapat Penghargaan dari Ganjar

Regional
Ketua DPRD Aceh Utara: di Kampung Saya Ada Guru 'Lillahitaala', 13 Tahun Tak Digaji

Ketua DPRD Aceh Utara: di Kampung Saya Ada Guru "Lillahitaala", 13 Tahun Tak Digaji

Regional
Kisah Pilu Sri, Meninggal Saat Ditandu Menuju Puskesmas, Jalanan Rusak dan Tak Bisa Dilewati Kendaraan

Kisah Pilu Sri, Meninggal Saat Ditandu Menuju Puskesmas, Jalanan Rusak dan Tak Bisa Dilewati Kendaraan

Regional
Semua Guru Honorer di Riau Diusulkan Jadi PPPK

Semua Guru Honorer di Riau Diusulkan Jadi PPPK

Regional
Bukan Kleptomania, Bocah 8 Tahun Berkali-kali Tertangkap Mencuri Alami Juvenile Delinquency

Bukan Kleptomania, Bocah 8 Tahun Berkali-kali Tertangkap Mencuri Alami Juvenile Delinquency

Regional
Kesal Emasnya Dicuri Anak untuk Belikan Pacar Hape, Ibu Ini Lapor Polisi

Kesal Emasnya Dicuri Anak untuk Belikan Pacar Hape, Ibu Ini Lapor Polisi

Regional
Dua Pengedar Tertangkap Jual Pil Ekstasi, Ternyata Didapat dari Oknum Polisi

Dua Pengedar Tertangkap Jual Pil Ekstasi, Ternyata Didapat dari Oknum Polisi

Regional
10 Pria Perkosa Siswi SMP Selama Setahun, 1 Pelaku Kabur, 9 Lainnya Belum Ditahan

10 Pria Perkosa Siswi SMP Selama Setahun, 1 Pelaku Kabur, 9 Lainnya Belum Ditahan

Regional
Kerap Berseragam Polisi Saat Live di Medsos, Pria Paru Baya di Makassar Ditangkap

Kerap Berseragam Polisi Saat Live di Medsos, Pria Paru Baya di Makassar Ditangkap

Regional
Foto Ganjar dan Anggota DPRD Purbalingga Disalahgunakan untuk Kampanye Rival PDI-P, Ini Faktanya

Foto Ganjar dan Anggota DPRD Purbalingga Disalahgunakan untuk Kampanye Rival PDI-P, Ini Faktanya

Regional
Dampak Libur Panjang, Pasien Covid-19 di Rumah Sakit Lapangan Surabaya Naik 400 Persen

Dampak Libur Panjang, Pasien Covid-19 di Rumah Sakit Lapangan Surabaya Naik 400 Persen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X