Kompas.com - 24/03/2019, 12:31 WIB


MAUMERE, KOMPAS.com - Kepala Desa Runut, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka, Flores, NTT, Kanisius, divonis 3 tahun penjara oleh Mahkamah Agung RI karena terbukti melakukan korupsi dana desa pada tahun 2017 lalu.

"Kanisius divonis karena secara sah dan terbukti melakukan tindakan korupsi atas dana desa tahun 2017. Di mana Kanisius tidak membayar tunjangan aparat desa, masalah pengadaan meubeler dan berbagai kegiatan fiktif lainnya selama masa kepemimpinannya di Desa Runut," kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Maumere, Azman Tanjung didampingi Kasi Pidsus Kejari Maumere, Jermias Pena dan Kasi Intel Kejari Maumere, Cornelis Oematan, dalam konferensi pers di Kantor Kejari Maumere, Sabtu (22/3/2019) sore.

Baca juga: Polemik TPA Burangkeng, Pemkab Bekasi Tawarkan Opsi Kompensasi Lewat Dana Desa

Sebelumnya, lanjut dia, Pengadilan Negeri telah memvonis hukuman penjara terhadap Kanisius selama 2 tahun 6 bulan. Namun, yang dipakai adalah putusan yang lebih tinggi yakni putusan dari Mahkamah Agung RI.

Ia mengatakan, Kanisius baru menjalani hukuman selama satu tahun, maka pada Jumat (22/3/2019), jaksa kembali menjemputnya untuk menjalani sisa putusan sebagaimana yang diputuskan oleh Mahkamah Agung selama 3 tahun.

Atas perbuatannya itu juga, lanjut dia, Kanisius wajib mengembalikan kerugian negara atau uang pengganti sebesar Rp 379.295.376.

Azman menyebut, apabila dalam kurun waktu 1 bulan usai keputusan dari Mahkamah Agung ini Kanisius tidak mengembalikan kerugian negara itu, maka harta benda yang dimiliki yang bersangkutan akan disita dan dilelang oleh pihak kejaksaan, untuk menutupi kerugian negara.

Baca juga: Polda Sumsel Usut 9 Kasus Dugaan Kades Selewengkan Dana Desa

“Dalam hal terdakwa tidak mempunyai harta benda mencukupi untuk membayar uang pengganti tersebut maka dipidana dengan penjara selama 1 tahun,” tambah dia.

Azman mengungkapkan, Kanisius selama kurang lebih 4 bulan belakangan berada di rumahnya sebelum ada putusan kasasi.

Namun, pihak Kejari Maumere kembali menjemput Kanisius, Jumat (22/3/2019), guna menjalani sisa masa hukumannya di Rutan Maumere. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Regional
Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Regional
Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Regional
Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Regional
Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.