Puting Beliung Rusak 117 Unit Bangunan di Bolaang Mongondow

Kompas.com - 23/03/2019, 22:36 WIB
Ilustrasi puting beliung KOMPAS.com/M WISMABRATA Ilustrasi puting beliung

 

MANADO, KOMPAS.com - Angin puting beliung merusak 117 unit bangunan di 4 Desa Kembang Merta Bersatu, Kecamatan Dumoga Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Provinsi Sulawesi Utara, Sabtu (23/3/2019).

Ke-117 unit bangunan ini, di antaranya rumah warga, tempat ibadah, balai desa, dan sekolah. Dari jumlah itu, ada yang rusak berat dan rusak ringan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bolaang Mongondow Haris Dilapanga mengatakan, pihaknya sudah turun ke tempat kejadian perkara (TKP).

"Angin puting beliung terjadi sekitar pukul 14.25 Wita, itu di Kecamatan Dumoga Timur, di 4 Desa Kembang Merta Bersatu. Tadinya itu satu desa, namun dimekarkan jadi empat desa. Karena memang desa besar. Komunitas orang Bali di empat desa itu," katanya saat dihubungi Kompas.com via telepon, Sabtu malam.

Baca juga: Atap Rumah Warga di Polewali Rusak Diterjang Puting Beliung

Menurut dia, dari hasil asesmen, sumber data dari empat kepala desa, korban ada dua orang.

"Satu korban luka ringan, dan yang satu syok. Tetapi sudah ditangani di puskesmas setempat," ujarnya.

Ia menambahkan, jumlah kerusakan bangunan, baik rumah warga maupun fasilitas umum berupa tempat ibadah, sekolah, dan balai desa, ada 117 unit.

"Itu rusak ringan dan berat. Minggu (24/3/2019), tim BPBD akan validasi lagi di TKP langsung untuk memetakan, rusak berat berapa dan ringan berapa. Yang jelas, sesuai amatan kami di lapangan, rusak berat itu kurang lebih 50 unit," tuturnya.

Ada 4 sampai 5 kepala keluarga atau 15 jiwa telah mengungsi ke rumah keluarganya.

"Karena memang rumah mereka rusak berat dan sudah tidak ada atap. Kalau memang perlu, besok kami siap pasang tenda pengungsian di TKP," ujar Haris.



Terkini Lainnya

Meski Banjir Setinggi 5 Meter, Sejumlah Manula Tetap Bertahan di Rumah

Meski Banjir Setinggi 5 Meter, Sejumlah Manula Tetap Bertahan di Rumah

Regional
Satu Lagi Jenazah Penumpang KM Nusa Kenari 02 Ditemukan

Satu Lagi Jenazah Penumpang KM Nusa Kenari 02 Ditemukan

Regional
SD di Maluku Kirim Surat, Orangtua Diminta Pahami Bakat dan Minat Anak

SD di Maluku Kirim Surat, Orangtua Diminta Pahami Bakat dan Minat Anak

Regional
Sengketa Tanah, Jurigan Durian Sewa Pembunuh Bayaran Habisi Pensiunan Polisi dan Keluarga

Sengketa Tanah, Jurigan Durian Sewa Pembunuh Bayaran Habisi Pensiunan Polisi dan Keluarga

Regional
Jembatan Penghubung Lampung-Sumsel Amblas, Evakuasi Truk Butuh 14 Hari

Jembatan Penghubung Lampung-Sumsel Amblas, Evakuasi Truk Butuh 14 Hari

Regional
4 Fakta di Balik Seserahan Xpander Rp 256 Juta, Jadi TKI 10 Tahun hingga Bantah Ingin Pamer

4 Fakta di Balik Seserahan Xpander Rp 256 Juta, Jadi TKI 10 Tahun hingga Bantah Ingin Pamer

Regional
Kondisi Penyerang Sopir Bus Safari di Tol Cipali Kritis dan Dirawat di ICU

Kondisi Penyerang Sopir Bus Safari di Tol Cipali Kritis dan Dirawat di ICU

Regional
Gunung Karangetang Luncurkan Guguran Lava

Gunung Karangetang Luncurkan Guguran Lava

Regional
Jemaah Ahmadiyah Akan Direlokasi ke Kecamatan Sembalun di Lombok Timur

Jemaah Ahmadiyah Akan Direlokasi ke Kecamatan Sembalun di Lombok Timur

Regional
Polisi Tangkap 4 Pelaku Pembuatan Uang Palsu di Gresik

Polisi Tangkap 4 Pelaku Pembuatan Uang Palsu di Gresik

Regional
Jaksa Belum Siap, Sidang Tuntutan Mafia Bola Kembali Ditunda

Jaksa Belum Siap, Sidang Tuntutan Mafia Bola Kembali Ditunda

Regional
Ada Tumpukan Pasir di Hutan Lindung, Monyet Ekor Panjang Menghilang

Ada Tumpukan Pasir di Hutan Lindung, Monyet Ekor Panjang Menghilang

Regional
'Rock Balancing Art', Seni Menata Batu Kali di Tengah Derasnya Aliran Sungai

"Rock Balancing Art", Seni Menata Batu Kali di Tengah Derasnya Aliran Sungai

Regional
'Calon Pimpinan KPK Jangan Nilai dari Jenggot dan Pakaiannya'

"Calon Pimpinan KPK Jangan Nilai dari Jenggot dan Pakaiannya"

Regional
KPK Soroti 49 Izin Usaha Pertambangan Timah Tanpa CNC di Bangka Belitung

KPK Soroti 49 Izin Usaha Pertambangan Timah Tanpa CNC di Bangka Belitung

Regional

Close Ads X