Pembunuh Wanita dengan Leher Terlilit "Seat Belt" adalah Dosen UNM

Kompas.com - 23/03/2019, 11:17 WIB
Pembunuhan.Thinkstock Pembunuhan.

MAKASSAR, KOMPAS.com – Setelah menyelidiki kasus tewasnya seorang wanita, Siti Sulaeha Djafar (40), yang tercekik dengan sabuk pengaman (seat belt) di dalam mobil, aparat kepolisian Polda Sulsel akhirnya berhasil mengungkap pelakunya.

Pelaku adalah seorang dosen di Universitas Negeri Makassar (UNM). 

“Saat polisi sedang melakukan penyelidikan, tersangka mengarah ke Dr Wahyu Jayadi (44) yang merupakan tetangga korban di BTN Sabrina, Kelurahan Paccinongang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa. Korban dan tersangka merupakan rekan kerja di UNM. Tersangka pun diamankan saat datang ke RS Bhayangkara Makassar untuk melihat jenazah korban, Jumat siang sekitar pukul 14.05 Wita,” kata Kabid Humas Polda Sulsel, Dicky Sondani, Sabtu (223/3/2019).

Baca juga: Mayat Wanita dengan Leher Terlilit Sabuk Pengaman Mobil Gegerkan Warga


Dicky mengatakan, tersangka Wahyu kemudian dibawa ke Posko Resmob Polda Sulsel untuk menjalani pemeriksaan.

“Dari interogasi dan pemeriksaan itu, akhirnya tersangka Wahyu mengakui telah membunuh korban. Tersangka merasa tidak terima dengan perlakuan korban yang selama ini sudah dianggap sebagai keluarga dan sudah terlalu jauh ikut campur terhadap masalah pekerjaan dan masalah pribadi,” katanya.

Dicky menjelaskan, tersangka membunuh Siti Sulaeha dengan mencekik leher korban menggunakan tangan kanan. Namun korban memberontak dengan mencakar tangan tersangka.

Mendapat perlawanan dari korban, tersangka pun kemudian memukul pipi kiri korban satu kali, lalu mencekik leher korban dengan manggunakan kedua tangan. Korban pun tewas.

“Selanjutnya tersangka mencoba menutupi perbuatannya dengan membuat korban tersebut seolah-olah adalah korban perampokan dengan cara pelaku mengunci mobil yang dikendarainya dari dalam. Tersangka kemudian mengambil barang-barang milik korban yang ada di dalam tas dan memecahkan kaca mobil dengan menggunakan batu kali,” tuturnya.

Dari kasus itu, lanjut Dicky, polisi menyita barang bukti berupa sebuah batu kali, sebuah mobil Terios beserta kuncinya, pakaian korban, tiga unit telepon seluler, cincin emas dan jam tangan, uang tunai sebanyak Rp 440.000, sampel darah korban, dan tisu bekas pakai.

“Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal 338 KUHPidana Subsider Pasal 351 (3) KUHPindana tentang pembunuhan berencana. Tersangka kini telah mendekam di sel Polres Gowa untuk menjalani proses hukum,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, warga BTN Zarindah, Desa Sunggumanai, Kecamatan Pattalassang, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, digegerkan dengan penemuan mayat seorang wanita di dalam mobil.

Belakangan diketahui jasad tersebut bernama Siti Sulaeha. Korban ditemukan dengan penuh luka dan leher terlilit sabuk pengaman mobil.

Baca juga: 2 Remaja Wanita Makassar yang Loncat dari Lantai 3 Sedang Mabuk Narkoba

 Jasad korban pertama kali ditemukan Jumat (22/3/2019), pukul 10.00 Wita oleh seorang warga bernama Rusdi (31).

Saat itu, Rusdi hendak membuka gudang. Ia melihat sebuah mobil berwarna biru dengan nomor polisi DD 1572 AM dengan kondisi kaca pintu kiri pecah. Lantaran penasaran, Rusdi kemudian mendatangi mobil tersebut dan melihat mayat korban.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

5 Hektare Ladang Ganja Ditemukan di Tengah Hutan Aceh

5 Hektare Ladang Ganja Ditemukan di Tengah Hutan Aceh

Regional
Gempa Maluku Utara Rusak Jaringan Listrik di Halmahera Selatan

Gempa Maluku Utara Rusak Jaringan Listrik di Halmahera Selatan

Regional
Sebelum Ditangkap, Ayah yang Aniaya Anak Gizi Buruk Ancam Polisi

Sebelum Ditangkap, Ayah yang Aniaya Anak Gizi Buruk Ancam Polisi

Regional
Terekam CCTV, Pengendara BMW Curi Tong Sampah Seharga Rp 70.000

Terekam CCTV, Pengendara BMW Curi Tong Sampah Seharga Rp 70.000

Regional
Kasus 'Bupati Biadab', Bupati Aceh Tengah Siap Bersumpah di Bawah Al Quran

Kasus "Bupati Biadab", Bupati Aceh Tengah Siap Bersumpah di Bawah Al Quran

Regional
Momen Polisi Misterius Gendong Calon Haji Tertua Saat Rekan Se-Kloter Berdesakan Masuk Bus

Momen Polisi Misterius Gendong Calon Haji Tertua Saat Rekan Se-Kloter Berdesakan Masuk Bus

Regional
Jalur Pendakian Gunung Slamet via Bambangan Ditutup Mulai 22 Juli 2019

Jalur Pendakian Gunung Slamet via Bambangan Ditutup Mulai 22 Juli 2019

Regional
Cerita Adilta, Merintis Usaha di Balik Musik Cadas Kota Medan

Cerita Adilta, Merintis Usaha di Balik Musik Cadas Kota Medan

Regional
Seorang Kuli Panggul Ditemukan Meninggal di Roda Bakso Pasar Tasik

Seorang Kuli Panggul Ditemukan Meninggal di Roda Bakso Pasar Tasik

Regional
Di Anambas, Menteri Susi Minta Warga Tidak Buang Sampah di Kolong Rumah

Di Anambas, Menteri Susi Minta Warga Tidak Buang Sampah di Kolong Rumah

Regional
Menteri Susi Larang Tangkap Ikan Napoleon Seberat 4 Kg, Ini Alasannya...

Menteri Susi Larang Tangkap Ikan Napoleon Seberat 4 Kg, Ini Alasannya...

Regional
BNN Cari Mobil Ferrari Milik Petani yang Jadi Bandar Narkoba

BNN Cari Mobil Ferrari Milik Petani yang Jadi Bandar Narkoba

Regional
Berbahaya, Sumur Bor yang Semburkan Lumpur dan Gas di Cilacap Ditutup

Berbahaya, Sumur Bor yang Semburkan Lumpur dan Gas di Cilacap Ditutup

Regional
Menteri Susi: Berada di Perbatasan, Anambas Punya Peran Penting Bagi NKRI

Menteri Susi: Berada di Perbatasan, Anambas Punya Peran Penting Bagi NKRI

Regional
Pelempar Molotov di Rumah Dinas Tertangkap, Ini Kata Ketua DPRD Kota Magelang

Pelempar Molotov di Rumah Dinas Tertangkap, Ini Kata Ketua DPRD Kota Magelang

Regional
Close Ads X