Kompas.com - 22/03/2019, 16:51 WIB
Anal Rojikun (memakai masker), tersangka perusakan masjid dan TPQ di Desa Buniayu,Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas, Jateng, diminta menunjulkan lokasi yang menjadi sasaran aksinya, Jumat (22/3/2019). KOMPAS.com/FADLAN MUKHTARAnal Rojikun (memakai masker), tersangka perusakan masjid dan TPQ di Desa Buniayu,Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas, Jateng, diminta menunjulkan lokasi yang menjadi sasaran aksinya, Jumat (22/3/2019).

BANYUMAS, KOMPAS.com - Polisi mengungkap kasus perusakan masjid, Tempat Pendidikan Quran (TPQ) dan kompleka Pondok Pesantren Miftahul Falah di Desa Buniayu, Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun mengatakan, aksi perusakan diduga dilakukan AR (31), warga Desa Bumiagung, Kecamatan Tambak, Kabupaten Kebumen, Jateng.

“Setelah kita selidiki, mengarah ke satu orang, begitu kita tanya semalam (Kamis malam), dia langsung mengakui melakukan perbuatan itu. Dia jalan kaki menuju ke sini, rumahnya di tetangga desa, tapi masuk Kabupaten Kebumen,” katanya, Jumat (22/3/2019) di lokasi kejadian.

Baca juga: Masjid hingga Kebun di Banyumas Dirusak Orang Tak Dikenal, Polisi Buru Pelaku

Dia menjelaskan tersangka melakukan perusakan karena sakit hati dengan Pengasuh Ponpes Mihtahul Falah, KH Daelami dan pengasuh TPQ Darussalam, Kiai Abdul Majid.

“Beberapa tahun lalu dia pernah menjadi santri di ponpes tersebut, tapi dikeluarkan. Kemudian minta diajar Kiai Abdul Majid, tapi karena melihat sesuatu yang tidak pas, akhirnya ditolak. Karena penolakan itu menimbulkan sakit hati, kemudian dia merencanakan aksi itu,” jelas dia.

Dia mengatakan, tersangka akan dijerat Pasal 406 KUHP junto Pasal 65 KUHP tentang perusakan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Kronologi Perusakan Mushala oleh Orang Tak Dikenal di Jatinegara

Sementara itu, Bupati Banyumas Achmad Husein mengapresiasi langkah yang dilakukan polisi. Pasalnya apabila tidak segera terungkap, dikhawatirkan aksi itu akan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.