PAN Isyaratkan Pengganti Taufik Kurniawan di DPR dari Kader Perempuan

Kompas.com - 22/03/2019, 14:22 WIB
Zulkifli Hasan Usai Mengjadiri Acara Diskusi Zaman Emak-Emak yang Diselenggarakan PAN di Hotel Sahid, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (21/3/2019). KOMPAS.com/HIMAWANZulkifli Hasan Usai Mengjadiri Acara Diskusi Zaman Emak-Emak yang Diselenggarakan PAN di Hotel Sahid, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (21/3/2019).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Amanat Nasional ( PAN) Zulkifli Hasan mengisyaratkan pengganti Taufik Kurniawan sebagai Wakil Ketua DPR RI dari kalangan kader perempuan.

Hal ini ia ungkapkan saat menghadiri acara diskusi PAN di Hotel Sahid, Makassar, Sulawesi Selatan.

"Kalau ditaruh, maka jadi satu-satunya pimpinan lembaga negara yang perempuan, dari PAN. Karena tidak ada perempuan di DPR," kata Ketum PAN Zulkifli Hasan, Kamis (21/3/2019).

Ketua MPR RI ini ingin menempatkan legislator perempuan pada jabatan pimpinan di DPR RI karena menurutnya partainya ingin memberi kesempatan kepada perempuan agar berperan lebih besar di lembaga negara.

Selain itu, ia mengatakan memiliki banyak kader dari kalangan perempuan.

Baca juga: Seputar Sidang Korupsi Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan: Libatkan 2 Bupati hingga Minta Pindah Tahanan

Namun, ia masih enggan membeberkan siapa sosok perempuan yang akan mengisi kursi Wakil Ketua DPR RI.

Ia mengaku ingin mematangkan konsep penggantian termasuk menunggu persetujuan Taufik untuk mundur. 

Hal ini ia lakukan agar penggantian bisa dilakukan sebelum Pemilihan Umum (Pemilu) yang jatuh pada 17 April 2019 mendatang.

"Saya mau ketemu (Taufik) nanti. Karena syarat penggantian harus setuju diganti. Karena kalau tidak setuju, bisa panjang prosesnya. Bisa tidak kelar sampai periode masa jabatan selesai," imbuhnya.

Baca juga: Didakwa Terima Suap Rp 4,8 Miliar, Taufik Kurniawan Irit Komentar

Sebelumnya diberitakan, Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan terlibat dalam kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus di dua daerah.

Jaksa Komisi Pemeberantasan Korupsi mendakwa Taufik telah menerima uang suap hingga Rp 4,8 miliar dalam membantu mengurus dana alokasi khusus (DAK) di Kabupaten Kebumen dan Purbalingga dengan rincian, dari Kebumen sebesar Rp 3,6 miliar dan Purbalingga Rp 1,2 miliar.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X