Baru 10 Hari Tempati Rumah Bantuan Jokowi, Rumida Kembali Mengungsi

Kompas.com - 22/03/2019, 14:06 WIB
Kompas TV Gempa terakhir yang mengguncang Nusa Tenggara Barat menyebabkan lebih dari 4.000 rumah mengalami kerusakan cukup parah. Kerusakan terparah di Kecamatan Montong Gading, Lombok Timur. Kamis (21/3/2019) warga pun mulai kembali dan mendata kerusakan rumah masing-masing. Di Dusun Kokok Dago, Desa Pringge Jurang, Kecamatan Montong Gading sekitar 30 rumah rusak parah karena guncangan gempa pekan lalu. Parahnya kerusakan membuat warga kembali mengungsi. Meski demikian warga mulai membersihkan puing-puing rumah mereka yang hancur. #GempaLombokTimur #NusaTenggaraBarat

Selain kebutuhan makanan, Rumida menyebutkan, kebutuhan yang tak kalah penting yaitu terpal. Apalagi,  saat ini tengah memasuki musim hujan.

Ia menceritakan, kalau hujan, tendanya sering bocor membasahi tempat tidurnya. 

"Yang kami butuhkan sekarang itu khusus terpal, karena hujan kan, dingin kalau malam dan bocor juga kalau hujan," cerita Rumida di bawah tenda pengungsian berwarna hitam.

Selain itu, Rumida menyebutkan, kebutuhan yang diperlukan seperti kamar mandi.

"Kalau mau mandi, kami ke sungai, lumayan jauh, jadi kamar mandi, WC kami sudah rusak, tidak ada tempat mandi lagi selain ke sungai," tuturnya lagi.

Rumida yang sehari-harinya bekerja sebagai pembuat bata, kini hanya pasrah dengan kondisi tersebut. Ia berharap Presiden Joko Widodo mau membantu untuk mendirikan rumahnya kembali.

"Harapan kami sama Presiden, ya sekiranya bisa dibantu lagi," pinta Rumida.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Talaud Terpilih Tunggu Keputusan Kemendagri: Hasil Pertemuan Harus Dilantik

Bupati Talaud Terpilih Tunggu Keputusan Kemendagri: Hasil Pertemuan Harus Dilantik

Regional
Cerita Pasutri Yanto dan Riska Bayar Persalinan Pakai Koin: Hasil Nabung Selama 9 Bulan

Cerita Pasutri Yanto dan Riska Bayar Persalinan Pakai Koin: Hasil Nabung Selama 9 Bulan

Regional
Partai Golkar Sumut Gelar Fit and Proper Test Calon Kepala Daerah

Partai Golkar Sumut Gelar Fit and Proper Test Calon Kepala Daerah

Regional
Dosen UGM Ciptakan Lidah Elektronik untuk Deteksi Makanan Halal

Dosen UGM Ciptakan Lidah Elektronik untuk Deteksi Makanan Halal

Regional
Rawan Bencana, BPBD Cianjur Siagakan 1.800 Retana di 32 Kecamatan

Rawan Bencana, BPBD Cianjur Siagakan 1.800 Retana di 32 Kecamatan

Regional
Cerita Buruh Tani yang Rela Keluarkan Rp 2 Juta untuk Ikut Kirab Keraton Agung Sejagat

Cerita Buruh Tani yang Rela Keluarkan Rp 2 Juta untuk Ikut Kirab Keraton Agung Sejagat

Regional
Cerita Riska Nekat Bayar Biaya Persalinan Rp 1 Juta Pakai Koin: Saya Sempat Was-was...

Cerita Riska Nekat Bayar Biaya Persalinan Rp 1 Juta Pakai Koin: Saya Sempat Was-was...

Regional
Puskesmas Kembalikan Uang Koin Biaya Persalinan Pasutri Riska dan Yanto, Ini Alasannya

Puskesmas Kembalikan Uang Koin Biaya Persalinan Pasutri Riska dan Yanto, Ini Alasannya

Regional
Bakar Lahan untuk Usir Monyet, Seorang Kakek di Pekanbaru Ditangkap

Bakar Lahan untuk Usir Monyet, Seorang Kakek di Pekanbaru Ditangkap

Regional
Resmikan Masjid, Gubernur Edy: Kita Namakan Masjid Gubsu Biar Adil...

Resmikan Masjid, Gubernur Edy: Kita Namakan Masjid Gubsu Biar Adil...

Regional
Soal Sunda Empire, Dedi Mulyadi: Penyakit Sosial Lama dan Akut

Soal Sunda Empire, Dedi Mulyadi: Penyakit Sosial Lama dan Akut

Regional
Kronologi Penemuan 3 Hektar Lahan Ganja di Lereng Gunung Dempo: Polisi Jalan Kaki 4 Jam

Kronologi Penemuan 3 Hektar Lahan Ganja di Lereng Gunung Dempo: Polisi Jalan Kaki 4 Jam

Regional
103 Rumah di Pulau Ambo, Sulawesi Barat, Terancam Tenggelam akibat Abrasi

103 Rumah di Pulau Ambo, Sulawesi Barat, Terancam Tenggelam akibat Abrasi

Regional
Ternak Babi di Sumut Tidak Akan Dimusnahkan Sebab ASF Beda dengan Flu Burung

Ternak Babi di Sumut Tidak Akan Dimusnahkan Sebab ASF Beda dengan Flu Burung

Regional
Muncul Gerakan 'Save Babi', Pemprov Sumut: Ternak Babi Tak Akan Dimusnahkan Walau Ada Virus ASF

Muncul Gerakan "Save Babi", Pemprov Sumut: Ternak Babi Tak Akan Dimusnahkan Walau Ada Virus ASF

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X