[BERITA POPULER] Guru Dipecat karena Salam Dua Jari | Syahrini Laporkan Pedangdut

Kompas.com - 22/03/2019, 07:21 WIB
Foto enam orang yang diduga ASN di Provinsi Banten memegang stiker Prabowo viral di media sosial, Senin (18/3/2019).Facebook about Tangerang Foto enam orang yang diduga ASN di Provinsi Banten memegang stiker Prabowo viral di media sosial, Senin (18/3/2019).

KOMPAS.com - Berita apa saja yang paling mendapat perhatian pembaca Kompas.com sepanjang Kamis (21/3/2019) kemarin?

Berikut ini rangkuman sejumlah berita terpopuler Kompas.com kemarin yang sayang untuk dilewatkan.

1. Hasil survei capres-cawapres

Hasi survei Indo Barometer pada 6-12 Februari 2019 memperlihatkan bahwa elektabilitas pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin meraih suara 50,2 persen responden.

Jumlah itu mengungguli pilihan responden kepada pasangan calon Subianto-Sandiaga Uno sebesar 28,9 persen. Adapun responden yang tidak memilih sebanyak 20,9 persen.

Survei itu juga menyimpulkan bahwa berdasarkan simulasi surat suara bergambar cawapres, responden yang memilih Ma'ruf Amin sebanyak 44,5 persen dan Sandiaga Uno sebesar 32,1 persen. Responden yang tidak menjawab sebesar 23,4 persen.

Baca juga: Survei Indo Barometer: Elektabilitas Jokowi-Maruf 50,2 Persen, Prabowo-Sandiaga 28,9 Persen

2. Guru dipecat karena pose dua jari

Enam orang guru honorer di SMAN 9 Kabupaten Tangerang, Banten, dipecat karena foto mereka sambil mengacungkan dua jari dan memegang stiker bergambar pasangan calon presiden dan wakil presiden.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Banten Komarudin mengatakan, foto tersebut diambil secara sengaja, karena diarahkan. Juga dilakukan di lingkungan sekolah.

Keenamnya juga disebut melanggar aturan lantaran menggunakan atribut seperti seragam dan juga terdapat logo Provinsi Banten di bagian lengannya.

Baca juga: 6 Guru Honorer di Tangerang Dipecat karena Foto Pose Dua Jari Sambil Pegang Stiker Prabowo-Sandi

3. Syahrini laporkan pedangdut

Penyanyi Syahrini (36) melaporkan pedangdut Lia Ladysta ke Polda Metro Jaya, Selasa (19/3/2019). Ini gara-gara komentar Lia terkait pernikahan Syahrini dan Reino Barack beberapa waktu lalu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menyebutkan, Syahrini melaporkan Lia dengan tuduhan pencemaran nama baik. Laporan itu berawal dari kehadiran Lia dalam program Pagi Pagi Pasti Happy edisi 14 Maret 2019 pukul 07.30 WIB.

"Di mana dalam tayangan acara tersebut Iis Dahlia selaku host acara menanyakan terlapor, 'Kamu timnya korban atau tim Incess'. Dan, terlapor menjawab, 'Saya timnya Pak Haji'," kata Argo.

Baca juga: Syahrini Laporkan Lia Ladysta Eks Trio Macan ke Polisi

Selain berita-berita di atas, simak juga artikel menarik lain beriku ini:
- Survei Litbang Kompas, Ini Pilihan Capres-Cawapres Berdasarkan Wilayah
- Diterpa Skandal Seks, Saham 5 Perusahaan Hiburan Korea Ini Anjlok
- 5 Fakta Nur, Pengemis Asal Bogor yang Diduga Punya Mobil: Mengaku Sewa dari Tetangga hingga Sehari Dapat Rp 150.000
- Cerita Pak Ndul, Petani Asal Madiun yang Viral di YouTube Berkat Ahlinya Ahli
- Ezra Walian Terancam Tak Bisa Memperkuat Timnas U-23


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Fakta Caleg PDIP Bakar Kotak Suara di Jambi, Sembunyi di Rumah Warga hingga Terancam Dipecat

Fakta Caleg PDIP Bakar Kotak Suara di Jambi, Sembunyi di Rumah Warga hingga Terancam Dipecat

Regional
KKP Tegaskan Pemanfaatan Potensi Pulau-pulau Kecil Belum Maksimal

KKP Tegaskan Pemanfaatan Potensi Pulau-pulau Kecil Belum Maksimal

Regional
Menanti Pertemuan Dua Kubu Pasca-Pilpres 2019...

Menanti Pertemuan Dua Kubu Pasca-Pilpres 2019...

Nasional
Ratna Sarumpaet: Tompi yang Sadarkan Saya untuk Berhenti Berbohong...

Ratna Sarumpaet: Tompi yang Sadarkan Saya untuk Berhenti Berbohong...

Megapolitan
Mencegah Polarisasi Politik Pasca-Pilpres 2019 Semakin Tajam

Mencegah Polarisasi Politik Pasca-Pilpres 2019 Semakin Tajam

Nasional
Sempat Ditunda, Tuntutan Kasus 'Vlog Idiot'  Ahmad Dhani Dibacakan Hari Ini

Sempat Ditunda, Tuntutan Kasus "Vlog Idiot" Ahmad Dhani Dibacakan Hari Ini

Regional
Harga Jengkol di Bekasi Tembus Rp 50.000

Harga Jengkol di Bekasi Tembus Rp 50.000

Megapolitan
KPU Rekomendasikan Pemilu Serentak Dipecah Dua, Ini Penjelasannya

KPU Rekomendasikan Pemilu Serentak Dipecah Dua, Ini Penjelasannya

Nasional
Petugas KPPS Meninggal Dunia di DIY Bertambah Jadi Lima Orang

Petugas KPPS Meninggal Dunia di DIY Bertambah Jadi Lima Orang

Regional
Ini 4 Komedian yang Sukses Melangkah dari Panggung Komedi ke Politik

Ini 4 Komedian yang Sukses Melangkah dari Panggung Komedi ke Politik

Internasional
Dalam Putusan, Hakim Ikut Pertimbangkan Jabatan Idrus Sebagai Menteri Sosial

Dalam Putusan, Hakim Ikut Pertimbangkan Jabatan Idrus Sebagai Menteri Sosial

Nasional
5 Fakta Tragedi Petugas KPPS di Pemilu 2019, Korban Meninggal 91 Orang hingga Demo Tagih Honor

5 Fakta Tragedi Petugas KPPS di Pemilu 2019, Korban Meninggal 91 Orang hingga Demo Tagih Honor

Regional
Farhat Abbas Klarifikasi Pelaporan 17 Orang Terkait Kasus Ratna Sarumpaet di Polda Metro

Farhat Abbas Klarifikasi Pelaporan 17 Orang Terkait Kasus Ratna Sarumpaet di Polda Metro

Megapolitan
Jumlah Petugas KPPS Meninggal di Sumsel Bertambah Jadi 6 Orang

Jumlah Petugas KPPS Meninggal di Sumsel Bertambah Jadi 6 Orang

Regional
Bupati Mandailing Natal Sebut Jokowi Tolak Pengunduran Dirinya

Bupati Mandailing Natal Sebut Jokowi Tolak Pengunduran Dirinya

Regional

Close Ads X