Kompas.com - 21/03/2019, 20:57 WIB
Dua orang tersangka kasus penipuan berkedok pinjaman online berhasil diamankan polres Luwu Utara, Kamis (21/03/2019) KOMPAS.com/AMRAN AMIR Dua orang tersangka kasus penipuan berkedok pinjaman online berhasil diamankan polres Luwu Utara, Kamis (21/03/2019)

LUWU UTARA, KOMPAS.com – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Kamis (21/03/2019) sore, berhasil mengungkap penipuan berkedok pinjaman online yang merugikan korban, Andi Tenri, hingga Rp 10 juta.

Kedua tersangka yakni Jihad alias Bonet alias Hadi Sudarsono dan Ferdiansyah alias Gandi Syafaat Rahmat, keduanya adalah warga Kecamatan Malangke Barat, Kabupaten Luwu Utara.

Kapolres Luwu utara AKBP Boy FS Samola kepada Kompas.com mengatakan, tersangka Jihad dalam kasus tersebut berperan sebagai staf manajemen pencairan dana pinjaman bersama-sama dengan Ferdiansyah yang berperan sebagai admin marketing. Keduanya memasang iklan pada Instagram dengan nama akun KSP Sejahtera Bersama.

“Dengan iklan tersebut korban Andi Tenri tergiur dengan iming-iming tersangka sehingga korban melakukan chatting Messenger untuk meminta pinjaman sebesar Rp 100 juta dengan angsuran sebesar Rp 2.250.000 selama 4 tahun atau 48 bulan,” kata AKBP Boy F Samola, Kamis (21/03/2019).

Baca juga: Banyak Aduan Pinjaman Online, Ridwan Kamil Minta Kemendag dan OJK Cari Solusi

Lanjut Boy, tersangka Ferdiansyah mengarahkan korban untuk komunikasi melalui WhatsApp dan menggunakan telepon seluler. Kemudian korban diminta untuk mengirimkan sejumlah biaya administrasi.

“Korban dimintai biaya administrasi berupa biaya deposit sebesar Rp 1.500.000, selanjutnya biaya asuransi sebesar Rp 3.900.000, selanjutnya biaya aktivasi pencairan sebesar Rp 4.600.000 dengan total keseluruhan Rp 10 juta. Namun setelah dilakukan pengecekan pada rekening BRI milik orangtua korban, uang yang dijanjikan tersebut tidak ada, sehingga korban merasa tertipu dan melaporkan kejadian ini kepada Polres Luwu Utara pada Selasa (19/03/2019),” ucap Boy.

Unit Resmob dan Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Satreskrim Polres Luwu Utara kemudian memeriksa transaksi yang dilakukan korban Andi Tenri pada kepada rekening pemilik tersangka. Diperoleh informasi dari pihak bank bahwa uang yang ditransfer oleh korban pada tersangka tersebut sudah ditarik di bank BRI unit Pasar Sentral Palopo.

Selanjutnya tim langsung memeriksa ciri-ciri pelaku dan mengejarnya.

“Kami melakukan pengecekan rekening ke bank BRI yang terkait masalah tersebut dan ternyata benar korban melakukan transaksi ke rekening yang dimaksud, dan setelah dilakukan pencarian pelaku dan dilakukan penangkapan, polisi mengamankan barang bukti berupa uang tunai sebanyak Rp 5.185.000, 5 unit HP berbagai macam merek, 6 buah kartu Sim Telkomsel, 1 buah kartu Indosat , 2 buah kartu ATM BRI dan CIMB Niaga serta 2 buah dompet,” ujarnya.

Baca juga: Kominfo Minta Masyarakat Tak Mau Diteror Aplikasi Pinjaman Online

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat Undang-undang No 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI No 11 Tahun 2008 Tentang ITE dengan ancaman hukuman 6 Tahun penjara serta KUHP pasal 378 dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.