Kebakaran Lahan di Indragiri Hulu Mengarah ke Kebun Sawit Milik Swasta

Kompas.com - 21/03/2019, 18:39 WIB
Lahan yang terbakar di Desa Sungai Guntung Hilir, Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, disegel oleh aparat kepolisian sebagai bentuk upaya penyelidikan penyebab kebakaran, Rabu (20/3/2019). KOMPAS.com/IDON TANJUNGLahan yang terbakar di Desa Sungai Guntung Hilir, Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, disegel oleh aparat kepolisian sebagai bentuk upaya penyelidikan penyebab kebakaran, Rabu (20/3/2019).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Kebakaran lahan di Desa Sungai Guntung Hilir, Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, terus meluas. Saat ini api mengarah ke perkebunan kelapa sawit milik perusahaan swasta, PT Teso Indah.

"Titik api mengarah ke PT Teso Indah, jaraknya sekarang sekitar 200 meter. Jika dari kawasan SM Kerumutan, titik api jaraknya lebih kurang dua kilometer," ujar Kepala Resort Pekan Heran SM Karumutan Selatan Bidang Wilayah I Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Zulkifli saat diwawancarai Kompas.com, Kamis (21/3/2019).

Baca juga: BPBD: Kebakaran Hutan di 2 Kabupaten di Riau Ditangani Lebih Serius

Zulkifli mengatakan, upaya pemadaman terus dilakukan oleh tim gabungan dari Manggala Agni, TNI/ Polri, BBKSDA Riau, BPBD dan masyarakat. Dilakukan juga penyekatan agar api tidak makin meluas.

"Besok semua tim gabungan akan fokus memadamkan kepala api yg mengarah ke kawasan SM Kerumutan dan PT Teso Indah," sebut Zulkifli.

Baca juga: Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Lahan di Indragiri Hulu Riau

Lahan yang terbakar dengan kawasan hutan SM Kerumutan dan sawit PT Teso Indah, dibatasi dengan kanal yang cukup besar berukuran sekitar empat meter.

Meski demikian, petugas khawatir dengan yang namanya 'api loncat', sehingga potensi itu harus diwaspadai.

Secara terpisah, Kepala Daops Rengat Ismail Hasibuan juga khawatir apabila api sudah masuk ke kawasan habitat harimau sumatera itu.

"Kita berharap api tidak sampai menjalar ke hutan. Karena kalau sudah masuk ke sana, kita bakalan susah memadamkannya," ujar Ismail.

Selain sulit memadamkan api, petugas juga harus berhati-hati, karena hutan tersebut merupakan sarang harimau sumatera.

Untuk diketahui, kebakaran lahan gambut di Desa Sungai Guntung Hilir sudah memasuki hari ketujuh. Api belum bisa dikendalikan dan kepulan asap makin parah.

Berdasarkan pengamatan petugas, luas lahan yang terbakar sekitar 50 hektar. Kasus kebakaran ini juga sedang diselidiki oleh Polres Inhu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kadus: Lokasi Penemuan Yoni di Situs Candi Bowo Pernah Jadi Permukiman, Ditinggal Warga Sejak 1952

Kadus: Lokasi Penemuan Yoni di Situs Candi Bowo Pernah Jadi Permukiman, Ditinggal Warga Sejak 1952

Regional
Proyek Penyulingan Air Laut Rp 14 M Tak Berfungsi, Warga Pulau Ende Minum Air Asin

Proyek Penyulingan Air Laut Rp 14 M Tak Berfungsi, Warga Pulau Ende Minum Air Asin

Regional
Wisuda di Usia 85 Tahun, Kakek La Oede Jadi Sarjana Sastra Indonesia...

Wisuda di Usia 85 Tahun, Kakek La Oede Jadi Sarjana Sastra Indonesia...

Regional
Truk Roda 10 Disinyalir Jadi Penyebab Kelangkaan Solar di Sumbar

Truk Roda 10 Disinyalir Jadi Penyebab Kelangkaan Solar di Sumbar

Regional
[POPULER NUSANTARA] Polisi Tangkap Pelaku Pelempar Sperma di Tasikmalaya | Kakek Diwisuda pada Usia 85 Tahun

[POPULER NUSANTARA] Polisi Tangkap Pelaku Pelempar Sperma di Tasikmalaya | Kakek Diwisuda pada Usia 85 Tahun

Regional
Teror Harimau Hantui Warga Sumsel, Apa Penyebabnya?

Teror Harimau Hantui Warga Sumsel, Apa Penyebabnya?

Regional
Aktivis Antikorupsi di Aceh Tengah Hilang 10 Hari, Motor Ditemukan di Warnet

Aktivis Antikorupsi di Aceh Tengah Hilang 10 Hari, Motor Ditemukan di Warnet

Regional
5 Fakta Pelemparan Sperma di Tasikmalaya, Viral di Media Sosial hingga Pelaku Melawan Saat Ditangkap

5 Fakta Pelemparan Sperma di Tasikmalaya, Viral di Media Sosial hingga Pelaku Melawan Saat Ditangkap

Regional
Fakta Lengkap Teror Pelemparan Sperma di Tasikmalaya, Viral di Medsos hingga Pelaku Ditangkap

Fakta Lengkap Teror Pelemparan Sperma di Tasikmalaya, Viral di Medsos hingga Pelaku Ditangkap

Regional
Ditjen Perkeretaapian: Longsor di Proyek Double Track Diduga Karena Faktor Alam, Pekerjaan Sementara Dihentikan

Ditjen Perkeretaapian: Longsor di Proyek Double Track Diduga Karena Faktor Alam, Pekerjaan Sementara Dihentikan

Regional
Sepekan Terakhir Selalu Diserang OTK, Perkuliahan di Kampus UMI Tetap Berjalan

Sepekan Terakhir Selalu Diserang OTK, Perkuliahan di Kampus UMI Tetap Berjalan

Regional
Tetangga Ungkap Kegiatan Ibu Remaja Keterbelakangan Mental yang Ditemukan Tewas Terkubur di Pekarangan,

Tetangga Ungkap Kegiatan Ibu Remaja Keterbelakangan Mental yang Ditemukan Tewas Terkubur di Pekarangan,

Regional
Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir Ajak Mendikbud Mencerdaskan Bangsa

Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir Ajak Mendikbud Mencerdaskan Bangsa

Regional
Cerita di Balik Kakek Selesaikan Wisuda pada Usia 85 Tahun, Pesan Almarhum Anak Jangan Hanya Sampai D3

Cerita di Balik Kakek Selesaikan Wisuda pada Usia 85 Tahun, Pesan Almarhum Anak Jangan Hanya Sampai D3

Regional
Tabrakan Maut Mobil Colt T Vs L300, Sopir Diduga Hilang Kendali, Satu Orang Tewas

Tabrakan Maut Mobil Colt T Vs L300, Sopir Diduga Hilang Kendali, Satu Orang Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X