Guru Olahraga di Muara Enim Cabuli 2 Siswinya, Orangtua Korban Marah

Kompas.com - 21/03/2019, 16:26 WIB
Mardiono menjalani pemeriksaan di Mapolsek Lembak Muara Enim usai ditangkap karena dilaporkan oleh orang tua siswa yang jadi korban kelakukan bejadnya. KOMPAS.com/AMRIZA NURSATRIA Mardiono menjalani pemeriksaan di Mapolsek Lembak Muara Enim usai ditangkap karena dilaporkan oleh orang tua siswa yang jadi korban kelakukan bejadnya.

MUARA ENIM, KOMPAS.com - Peristiwa pencabulan terhadap 2 orang siswa Sekolah Dasar Negeri 2 Lembak di Kecamatan Lembak, Kabupaten Muaraenim, Sumatera Selatan, oleh guru olahraga, Mardiono (27), warga Kelurahan Pangkul, Kecamatan Cambai, Prabumulih, membuat geram orangtua korban.

Orangtua korban menuntut pelaku dihukum seberat-beratnya dan dikenakan undang-undang perlindungan anak.

EN, salah satu orangtua korban yang ditemui di Mapolsek Lembak, Kamis (21/3/2019), masih terlihat geram. Ia berusaha menahan amarah.

“Saya tahu anak saya jadi korban pencabulan dari anak saya, saya sempat datang ke sekolah untuk menanyakan ke pelaku tetapi ia tidak mau mengaku, akhirnya setelah saya desak ia akhirnya mengaku dan langsung saya laporkan ke polisi,” katanya.

Baca juga: Guru Olah Raga Sebuah SD di Muara Enim Ditangkap karena Cabuli Siswi

EN sendiri meminta pelaku dihukum seberat-beratnya karena perbuatannya dapat mengganggu kejiwaan anaknya

“Saya minta pelaku dihukum seberat-beratnya dan dikenakan undang-undang perlindungan anak,” katanya geram.

Seperti diketahui seorang guru olahraga di Kecamatan Lembak Muara Enim bernama Mardiono ditangkap aparat Unit Reskrim Polsek Lembak, setelah dilaporkan orangtua siswa yang jadi korban aksi pencabulan.

Aksi tersangka Mardiono dilakukan di ruang belajar saat jam istirahat dan siswa hendak berganti pakaian. Meski diakui Mardiono korbannya cuma dua orang, namun dari informasi diterima, masih ada beberapa siswa lain yang menjadi korbannya.

Baca juga: Polisi Tangkap Salah Satu Pelaku Pembunuh dan Pemerkosa Mahasiswi di Muara Enim

Mardiono diancam Pasal 82 ayat 2 Undang-undang nomor 17 tahun 2019 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 8 hingga 15 tahun penjara.


Terkini Lainnya

Forum Rektor Minta Capres dan Parpol Pegang Komitmen Siap Menang Siap Kalah

Forum Rektor Minta Capres dan Parpol Pegang Komitmen Siap Menang Siap Kalah

Nasional
Gunung Agung Erupsi, Lontaran Abu Vulkanik hingga 3.000 Meter ke Segala Arah

Gunung Agung Erupsi, Lontaran Abu Vulkanik hingga 3.000 Meter ke Segala Arah

Regional
Jubir BPN Pastikan Prabowo Tak Agendakan Bertemu Luhut

Jubir BPN Pastikan Prabowo Tak Agendakan Bertemu Luhut

Nasional
Korban Tewas Capai 207 Orang, Ini 4 Hal Soal Teror di Sri Lanka

Korban Tewas Capai 207 Orang, Ini 4 Hal Soal Teror di Sri Lanka

Internasional
Alasan Pengunduran Diri Tak Lazim, Mendagri Akan Panggil Bupati Mandailing Natal

Alasan Pengunduran Diri Tak Lazim, Mendagri Akan Panggil Bupati Mandailing Natal

Regional
KPU Putuskan 9 TPS di Jatim Pemungutan Suara Ulang

KPU Putuskan 9 TPS di Jatim Pemungutan Suara Ulang

Regional
PMII Sebut Politik Uang Marak di Tasikmalaya, Bawaslu Diminta Bertindak

PMII Sebut Politik Uang Marak di Tasikmalaya, Bawaslu Diminta Bertindak

Regional
Penasihat Hukum Sebut Surat Pengunduran Diri Bupati Mandailing Natal Tak Penuhi Syarat untuk Ditindaklanjuti

Penasihat Hukum Sebut Surat Pengunduran Diri Bupati Mandailing Natal Tak Penuhi Syarat untuk Ditindaklanjuti

Regional
200 Pasukan Brimob Polda Maluku Akan Dikirim ke Jakarta, Ada Apa?

200 Pasukan Brimob Polda Maluku Akan Dikirim ke Jakarta, Ada Apa?

Regional
Majelis Dzikir Hubbul Wathon Kecam Ledakan Bom Sri Lanka

Majelis Dzikir Hubbul Wathon Kecam Ledakan Bom Sri Lanka

Regional
Tangga yang Dilewati Yesus saat Menghadap Pilatus Kini Dibuka untuk Umum

Tangga yang Dilewati Yesus saat Menghadap Pilatus Kini Dibuka untuk Umum

Internasional
Untuk Pertama Kali, Seluruh SMP di Landak Kalbar Gelar UNBK

Untuk Pertama Kali, Seluruh SMP di Landak Kalbar Gelar UNBK

Nasional
Seorang Pemuda Tewas Dibacok Puluhan Orang Tidak Dikenal di Ciputat

Seorang Pemuda Tewas Dibacok Puluhan Orang Tidak Dikenal di Ciputat

Megapolitan
Bupati Mandailing Natal Ajukan Pengunduran Diri karena Kecewa Warganya Tak Pilih Jokowi

Bupati Mandailing Natal Ajukan Pengunduran Diri karena Kecewa Warganya Tak Pilih Jokowi

Regional
Meninggal, Bayi yang Dikubur Hidup-hidup oleh Ibunya di Purwakarta

Meninggal, Bayi yang Dikubur Hidup-hidup oleh Ibunya di Purwakarta

Regional

Close Ads X