Kompas.com - 21/03/2019, 10:12 WIB
Kepala Perlindungan Anak UNICEF Indonesia Amanda Bissex berjabat tangan dengan Bupati Blora, Djoko Nugroho di kantornya , Selasa (19/3/2019).‎ Arsip Pemkab BloraKepala Perlindungan Anak UNICEF Indonesia Amanda Bissex berjabat tangan dengan Bupati Blora, Djoko Nugroho di kantornya , Selasa (19/3/2019).‎

BLORA, KOMPAS.com - The United Nations International Children's Emergency Fund (Unicef) mengapresiasi penerbitan akta kelahiran bagi anak-anak di Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Apresiasi itu disampaikan Kepala Perlindungan Anak Unicef Indonesia Amanda Bissex saat berkunjung ke Blora bersama rombongannya, Rabu (20/3/2019). 

 

Seperti diketahui, Unicef merupakan salah satu organisasi PBB yang memberikan bantuan kemanusiaan dan perkembangan kesejahteraan jangka panjang kepada anak-anak di dunia.

Bupati Djoko Nugroho menerima apresiasi Unicef, atas usahanya menggali data tentang upaya-upaya perlindungan anak di wilayah Blora.

Menurut Djoko, sejauh ini capaian penerbitan akta kelahiran memang sudah cukup bagus. Namun disisi lain, ada persoalan yang butuh penanganan serius. Yakni, angka pernikahan dini di Blora yang masih terbilang tinggi. 

Baca juga: Bawa Sabu, Seorang Oknum Polisi Berpangkat Bripka di Blora Diamankan

"Kami berharap Unicef sering ke Blora, mengedukasi masyarakat untuk tidak menikah dini. Kami sangat berharap Unicef memberikan kiat khusus kepada OPD terkait agar dapat melakukan pendampingan kepada anak-anak sehingga bisa semakin berkualitas," kata Djoko, Rabu (20/3/2018).

Djoko meminta kepada OPD terkait, seperti Dinsos P3A untuk segera mengaktifkan Unit Pelaksana Program Kesejahteraan Sosial Anak Integratif (UPPKSAI).

"Melalui Unicef, Dinsos P3A, Bappeda, Dinkes dan Disdukcapil bisa belajar tentang UPPKSAI. Perlindungan kepada anak-anak kita adalah urusan bersama. Kualitas masa depan anak-anak kita sangat bergantung pada pola asuh dan perlindungan sejak dini," tegasnya.

Kepala Perlindungan Anak Unicef Indonesia, Amanda Bissex mengatakan, pencapaian penerbitan akta kelahiran di Blora patut diapresiasi.

Baca juga: Kaleidoskop 2018: Tiga Kasus Pembunuhan Sadis yang Hebohkan Warga Blora

"Di Blora, penerbitan akta kelahiran bagi anak-anak usia 0 sampai 18 tahun sudah mencapai 98 persen. Angkanya diatas target nasional saat ini. Ini hal yang hebat," kata Amanda yang berasal dari Australia itu.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Regional
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

Regional
Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X