Didakwa Terima Suap Rp 4,8 Miliar, Taufik Kurniawan Irit Komentar

Kompas.com - 20/03/2019, 19:28 WIB
Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan saat keluar dari Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (3/1/2019). KOMPAS.com/Devina HalimWakil Ketua DPR Taufik Kurniawan saat keluar dari Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (3/1/2019).


SEMARANG, KOMPAS.com - Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan irit komentar dalam kasus suap kepengurusan dana alokasi khusus (DAK) dari Kabupaten Kebumen dan Purbalingga.

Dalam dakwaan, Taufik didakwa menerima uang Rp 4,8 miliar dalam kepengurusan di dua kabupaten tersebut.

"Ikuti saja di persidangan. Cukup ya," kata Taufik, sambil berjalan menuju pintu keluar ruang sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (20/3/2019).

Baca juga: Khawatir Pengaruhi Saksi, KPK Tolak Pemindahan Penahanan Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan

Taufik memilih irit bicara terkait kasus yang menjeratnya. Berkali-kali ditanya wartawan, Taufik tetap memilih diam.

Begitu pula ketika dimintai tanggapan soal dugaan teror ke salah satu saksi untuk mengubah keterangan tertentu di berita acara pemeriksaan (BAP).

"Besok ditanyakan ke persidangan, saya tidak tahu malahan," kata dia.

Sementara ketika ditanya soal penerimaan uang suap Rp 4,8 miliar, kemudian dihubungkan dengan uang yang sudah dikembalikan Rp 3,65 miliar, Taufik tetap tak mau berkomentar banyak.

"Itu sudah materi persidangan, kita ikuti saja ya," ujar dia.

Jaksa KPK Eva Yustisiana mendakwa Taufik menerima suap hingga Rp 4,8 miliar ketika membantu mengurus dana alokasi khusus (DAK) di Kabupaten Kebumen dan Purbalingga.

Uang suap Rp 4,8 miliar bersumber dari dua bupati. Rinciannya, dari Bupati Kebumen sebesar Rp 3,6 miliar dan Bupati Purbalingga Rp 1,2 miliar.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saat Anak Muda Kenalkan Satra Kuno La Galigo: Ceritanya Seperti The Lord of The Rings

Saat Anak Muda Kenalkan Satra Kuno La Galigo: Ceritanya Seperti The Lord of The Rings

Regional
Libur Panjang, hanya 9 Rest Area yang Dibuka di Tol Trans Lampung

Libur Panjang, hanya 9 Rest Area yang Dibuka di Tol Trans Lampung

Regional
Dokter yang Telah Ambil Swab 6.000 Pasien di Padang Positif Covid-19

Dokter yang Telah Ambil Swab 6.000 Pasien di Padang Positif Covid-19

Regional
Perangkat Desa yang Tertular Corona Saat Rapat Sembuh Setelah Dirawat 2 Minggu, Ini Kisahnya

Perangkat Desa yang Tertular Corona Saat Rapat Sembuh Setelah Dirawat 2 Minggu, Ini Kisahnya

Regional
Gempa Guncang Pangandaran, 13 Rumah di Ciamis Rusak

Gempa Guncang Pangandaran, 13 Rumah di Ciamis Rusak

Regional
Kampanye Protokol Kesehatan, Khofifah Gowes Bersarung di Situbondo

Kampanye Protokol Kesehatan, Khofifah Gowes Bersarung di Situbondo

Regional
Fakta Terkini Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, 1 Rumah di Ciamis Rusak, Getaran Terasa hingga Banyumas

Fakta Terkini Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, 1 Rumah di Ciamis Rusak, Getaran Terasa hingga Banyumas

Regional
Bacok Istri dan Mertua karena Digugat Cerai, Residivis Pembunuhan Tewas Ditembak Polisi

Bacok Istri dan Mertua karena Digugat Cerai, Residivis Pembunuhan Tewas Ditembak Polisi

Regional
Tiga Perumahan di Kabupaten Bogor Terendam Banjir, 1.100 Jiwa Mengungsi

Tiga Perumahan di Kabupaten Bogor Terendam Banjir, 1.100 Jiwa Mengungsi

Regional
Akhir Perjalanan Perwira Polisi yang Jadi Kurir Sabu 16 Kilogram

Akhir Perjalanan Perwira Polisi yang Jadi Kurir Sabu 16 Kilogram

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Satu Rumah Warga di Ciamis Rusak

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Satu Rumah Warga di Ciamis Rusak

Regional
Wali Kota Tasikmalaya: Biarlah Saya Ditahan KPK, tapi...

Wali Kota Tasikmalaya: Biarlah Saya Ditahan KPK, tapi...

Regional
Diharapkan Ungguli Thailand, Sirkuit MotoGP Mandalika Incar 2 Hal Ini

Diharapkan Ungguli Thailand, Sirkuit MotoGP Mandalika Incar 2 Hal Ini

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Ini Penjelasan PVMBG

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Ini Penjelasan PVMBG

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Getaran Terasa hingga Banyumas

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Getaran Terasa hingga Banyumas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X