Sudah Mendunia, Kerajinan Kayu Fosil Lebak Berpotensi Jadi Wisata Baru

Kompas.com - 20/03/2019, 16:50 WIB
Kerajinan kayu fosil milik H Bukhori di Kabupaten Lebak, Banten, dipasarkan hingga ke luar negeri. Foto diambil pada Rabu (20/3/2019). KOMPAS.com/ ACEP NAZMUDINKerajinan kayu fosil milik H Bukhori di Kabupaten Lebak, Banten, dipasarkan hingga ke luar negeri. Foto diambil pada Rabu (20/3/2019).

LEBAK, KOMPAS.com - Kabupaten Lebak, Banten, tidak hanya terkenal dengan wisata pantai Sawarna atau Desa Adat Baduy saja.

Kabupaten terluas di Banten ini juga memiliki sentra perajin kayu fosil yang bisa jadi alternatif wisata.

Lokasi perajin batu sempur atau kayu fosil bisa ditemukan di sejumlah kecamatan di Kabupaten Lebak. Tapi paling banyak berada di Desa Sajira Mekar, Kecamatan Sajira.

Di desa ini setidaknya terdapat belasan tempat produksi berbentuk CV, lokasinya tidak berjauhan lantaran pemiliknya sebagian besar masih berkerabat satu sama lain.

Salah satu pemilik tempat produk kerajinan kayu fosil adalah Haji Bukhori. Tempat produk kerajinannya merupakan salah satu yang tertua lantaran sudah ada sejak tahun 1972 atau sudah berdiri hampir 50 tahun.

"Dulu masih belum banyak perajin di sini, hanya kakek saya dan beberapa tetangga saja, itu pun kayu fosil hanya dijual dalam bentuk bongkahan saja untuk pajangan dinding," kata Bukhori saat ditemui Kompas.com di Sajira Mekar, Rabu (20/3/2019).

Baca juga: Presiden Jokowi Yakin Industri Mebel dan Kerajinan Tumbuh 2 Digit

Awal mula munculnya sentra kerajinan batu fosil di sini, kata Bukhori, adalah saat salah satu warga negara Perancis mengunjungi Sajira. Saat itu, menurut cerita yang didapat Bukhori dari kakeknya, warga Perancis tersebut meminta dibuatkan furnitur dari bahan fosil.

"Dulu alatnya belum secanggih sekarang, sebagaian besar masih dikirim ke Bandung dalam bentuk bongkahan, tapi pelan-pelan ternyata bisa bikin, mulailah dari sana," kata dia.

Hingga saat ini, banyak pesanan kayu fosil yang sudah diolah menjadi berbagai macam-macam bentuk, mulai dari kursi, meja, tempat buah, asbak, pajangan hingga cinderamata.

Sebagian besar pembelinya masih berasal dari Bali atas pesanan dari luar negeri.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.