Kondisi 4 WN Malaysia Korban Longsor Air Terjun Tiu Kelep Membaik

Kompas.com - 20/03/2019, 15:47 WIB
Sejumlah tim SAR gabungan mengangkat jenazah wisatawan yang tertimpa longsoran batu saat terjadi gempa di air terjun Tiu Kelep, Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Lombok Utara, NTB, Senin (18/3/2019). Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polisi dan ACT berhasil mengevakuasi jenazah wisatawan asal Malaysia yang tertimpa longsoran batu saat terjadi gempa bumi pada Minggu (17/3/2019). ANTARA FOTO/HUMAS BASARNASSejumlah tim SAR gabungan mengangkat jenazah wisatawan yang tertimpa longsoran batu saat terjadi gempa di air terjun Tiu Kelep, Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Lombok Utara, NTB, Senin (18/3/2019). Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polisi dan ACT berhasil mengevakuasi jenazah wisatawan asal Malaysia yang tertimpa longsoran batu saat terjadi gempa bumi pada Minggu (17/3/2019).

MATARAM, KOMPAS.com - Empat orang warga negara asing asal Malaysia, korban longsor air terjun Tiu Kelep, Senaru, Lombok Utara, yang dirawat di RSUP NTB, berangsur membaik. 

Keempat WN Malaysia menjalani operasi patah tulang dan syaraf karena pendarahan di bagian kepala. Keempatnya diprediksi bisa kembali ke Kuala Lumpur, Malaysia dalam waktu dekat ini.

Hingga Rabu (20/3/2019), empat orang WN Malaysia yang dirawat di ruang VIP Pantai Kuta, masih menjalani proses pemulihan paskaoperasi patah tulang di bagian sendi engkel, betis serta pendarahan di bawah tulang kepala. 

Mereka mengalami luka serius akibat tertimpa bebatuan tajam di kawasan wisata air terjun Tiu Kelep, Senaru, Lombok Utara.

Baca juga: Kesaksian Warga Malaysia, saat Longsor di Tiu Kelep Terjadi 3 Kali Getaran dalam 5 Menit

Dua orang kerabat WNA Malaysia yang ditugaskan menjaga mereka di empat ruang perawatan yang berbeda terlihat sibuk, termasuk memanggil perawat saat pasien membutuhkan bantuan.

"Mereka memang kita rawat di ruang VIP Pantai Kute, aga merasa lebih nyaman dan tidak terganggu selama menjalani perawatan " kata Sholikin, Kepala Humas RSUP NTB, Rabu (20/3)

Dokter Dyah Purnaning SpOT yang menangani keempat pasien korban longsor tersebut, menyebutkan semua luka serius telah berhasil diatasi dan dalam proses penyembuhan dan pemulihan.

"Semua sudah kita lakukan tindakan emergensi dan sekarang semua sudah dalam kondisi stabil," terang Dr Dyah.

Baca juga: 2 Jenazah WNA Malaysia Korban Longsoran Air Terjun di Lombok Dipulangkan

Dr Dyah juga membenarkan sebagian besar mereka, korban longsor itu trauma juga karena ketakutan, pada luka utama selain tindakan outopedi ada tindakan bedah syaraf juga,

"Secara psikis pasien memang mereka sempat merasa trauma. Jika semua sudah mulai membaik sehingga dalam waktu dekat bisa disegerakan untuk kembali ke negaranya di Kula Lumpur Malaysia," kata Dr Dyah.

Selaian dipantau oleh tim dokter RSUD NTB, sejauh ini keempat pasien tetap dipantau pihak kedutaan Malaysia yang akan menemani mereka hingga kembali ke  Malaysia.

Sementara itu 23 warga Malaysia lainnya termasuk dua jenazah korban longsor, masing masing Tai Siew Kim dan Lim Sai, keduanya perempuan berusia 56 tahun, telah dipulangkan, Selasa (19/3/2019) kemarin.

Semua tindakan medis dan tindakan menangani trauma mereka telah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi NTB, bekerja sama dengan Kementerian sosial RI, keluarga korban meninggal juga telah diberikan santunan masing masing Rp 15 juta rupiah.

Baca juga: Dua Jenazah Warga Malaysia Dipulangkan, Keluarga Disantuni Rp 15 Juta

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE: 77 Kasus Positif Covid-19 di Jatim, Pasien di Surabaya Bertambah, 3 Daerah Masih Hijau

UPDATE: 77 Kasus Positif Covid-19 di Jatim, Pasien di Surabaya Bertambah, 3 Daerah Masih Hijau

Regional
Pemkab Tangerang Bangun Ruang Isolasi Khusus Pasien Positif Corona di Griya Anabatic

Pemkab Tangerang Bangun Ruang Isolasi Khusus Pasien Positif Corona di Griya Anabatic

Regional
Cerita Perjuangan Christina Sembuh dari Covid-19, Jalani Hari Berat di Ruang Isolasi

Cerita Perjuangan Christina Sembuh dari Covid-19, Jalani Hari Berat di Ruang Isolasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Tasikmalaya Terapkan Local Lockdown | Isolasi Wilayah, Warga Dusun Diberi Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

[POPULER NUSANTARA] Tasikmalaya Terapkan Local Lockdown | Isolasi Wilayah, Warga Dusun Diberi Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

Regional
Surabaya Zona Merah Covid-19, Belajar di Rumah Kembali Diperpanjang

Surabaya Zona Merah Covid-19, Belajar di Rumah Kembali Diperpanjang

Regional
Ini Cerita Dukungan Warga Untuk Tenaga Medis di Indonesia, Kirim Kopi hingga Buatkan APD Gratis

Ini Cerita Dukungan Warga Untuk Tenaga Medis di Indonesia, Kirim Kopi hingga Buatkan APD Gratis

Regional
Klaim Warga Belanda Positif Terinfeksi Virus Corona di Jatim, Dibantah Pihak Rumah Sakit

Klaim Warga Belanda Positif Terinfeksi Virus Corona di Jatim, Dibantah Pihak Rumah Sakit

Regional
90 Warga Dikarantina Usai Tengok Pasien yang Ternyata Positif Corona, Dusun Ini Langsung 'Local Lockdown'

90 Warga Dikarantina Usai Tengok Pasien yang Ternyata Positif Corona, Dusun Ini Langsung 'Local Lockdown'

Regional
Kisah Para Tenaga Medis di Tanah Air Gunakan Jas Hujan Saat Tugas di Tengah Wabah Corona

Kisah Para Tenaga Medis di Tanah Air Gunakan Jas Hujan Saat Tugas di Tengah Wabah Corona

Regional
Cerita Unik Warga Perangi Corona, Lockdown di Kampung hingga Penyemprot Disinfektan Otomatis

Cerita Unik Warga Perangi Corona, Lockdown di Kampung hingga Penyemprot Disinfektan Otomatis

Regional
Warga Desa di Purbalingga Geger Setelah Mengetahui Pasien yang Dibesuk Positif Corona

Warga Desa di Purbalingga Geger Setelah Mengetahui Pasien yang Dibesuk Positif Corona

Regional
Fenomena Waterspout di Aceh, Suara Bergemuruh dan Berlangsung 25 Menit

Fenomena Waterspout di Aceh, Suara Bergemuruh dan Berlangsung 25 Menit

Regional
Tak Terima Diputus, Pemuda Ini Sebarkan Video Mesum Mantan Pacar

Tak Terima Diputus, Pemuda Ini Sebarkan Video Mesum Mantan Pacar

Regional
Gelar Pelatihan Petugas Haji di Tengah Wabah Corona, 4 Peserta Dinyatakan Positif dan 14 PDP

Gelar Pelatihan Petugas Haji di Tengah Wabah Corona, 4 Peserta Dinyatakan Positif dan 14 PDP

Regional
Semua Pasien Positif Corona di Malang Sembuh, Pemkot: Memang Bisa Disembuhkan, tapi…

Semua Pasien Positif Corona di Malang Sembuh, Pemkot: Memang Bisa Disembuhkan, tapi…

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X