Pria di Timika Ini Rela Jual Motor untuk Korban Banjir Bandang Jayapura

Kompas.com - 20/03/2019, 15:46 WIB
Muhammad Hasyriadi Syam tengah menggalang dana dan memajang motornya yang dijual untuk membantu korban bencana banjir bandang Jayapura, Rabu (20/3/2019)KOMPAS.com/IRSUL PANCA ADITRA Muhammad Hasyriadi Syam tengah menggalang dana dan memajang motornya yang dijual untuk membantu korban bencana banjir bandang Jayapura, Rabu (20/3/2019)

TIMIKA, KOMPAS.com - Muhammad Hasyriadi Syam, warga Kota Timika, Papua, rela menjual motor Kawasaki BX 250A miliknya untuk membantu korban banjir bandang Jayapura.

Pria yang biasa disapa Hasyriadi ini bukan kali pertama menjual motornya untuk membantu korban bencana alam.

Seperti pada musibah tsunami di Palu, Sulawesi Tengah. Dia juga menjual motor Yamaha RX King miliknya.

Bagi Hasyriadi, membantu sesama tidak perlu melihat atas suku, ras maupun agama, tetapi dari ketulusan hati. Meski dia sendiri kesehariannya hanya membuka kios untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga.

"Saya jual motor saya karena ingin membantu korban bencana di Jayapura," kata Hasyriadi kepada wartawan, Rabu (20/3/2019).

Baca juga: 40 Korban Meninggal akibat Banjir Bandang di Jayapura Akan Dimakamkan Massal

Motor Kawasaki berwarna merah hitam itu kini dipajangnya di median jalan, tepatnya di lampu lalu lintas Jalan Budi Utomo-Hasanuddin.

Motor itu akan dijual seharga Rp 43 juta. Bila laku terjual, maka uangnya akan disumbangkan sebagian untuk korban bencana banjir bandang Jayapura, dan sisanya untuk panti asuhan yang berada di Kilometer 8, Timika.

Menurutnya, ada kepuasan tersendiri bisa ikut berbagi kepada siapa pun yang mengalami musibah.

Hasyriadi sendiri merupakan warga Bone, Sulawesi Selatan, dan memiliki tiga orang anak. Dia mengaku sudah ada calon pembeli yang menghubunginya, namun dia sarankan untuk langsung datang ke sekretariat Rider's King Club Timika, di Jalan Hasanuddin.

Baca juga: Update Korban Banjir Bandang Jayapura: 104 Meninggal Dunia, 79 Hilang

Selain menjual motor, Hasyriadi bersama rekan-rekannya dari komunitas Rider's King Club Timika juga tengah mengumpulkan sumbangan untuk disalurkan kepada korban banjir bandang Jayapura. Mereka menggalang dana di Jalan Hasanuddin.

"BPKB motor saya bawa terus. Jadi kalau ada yang mau beli dengan harga Rp 43 juta saya langsung serahkan," pungkasnya.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Pasca-gempa Lombok, Pelaku Wisata Pendakian Gunung Rinjani Mulai Berbenah

Pasca-gempa Lombok, Pelaku Wisata Pendakian Gunung Rinjani Mulai Berbenah

Regional
Kecelakaan Maut di Tol Cipali, 12 Orang Tewas

Kecelakaan Maut di Tol Cipali, 12 Orang Tewas

Regional
Petani Ini Tanam Ganja di Ladangnya Untuk Obati Diabetes

Petani Ini Tanam Ganja di Ladangnya Untuk Obati Diabetes

Regional
8 Fakta Setya Novanto Lolos dari Pengawalan, Kepergok Pelesir Bersama Istri hingga Diingatkan Tidak Aneh-Aneh

8 Fakta Setya Novanto Lolos dari Pengawalan, Kepergok Pelesir Bersama Istri hingga Diingatkan Tidak Aneh-Aneh

Regional
Antar Pacar Pulang, Pria Ini Dipanah Orang Tak Dikenal

Antar Pacar Pulang, Pria Ini Dipanah Orang Tak Dikenal

Regional
Lelaki Ini Mengaku 19 Tahun Jalan Kaki dari Aceh hingga Papua

Lelaki Ini Mengaku 19 Tahun Jalan Kaki dari Aceh hingga Papua

Regional
KM Nusa Kenari yang Tenggelam Milik Pemda Alor dan Dikelola Kelompok Nelayan

KM Nusa Kenari yang Tenggelam Milik Pemda Alor dan Dikelola Kelompok Nelayan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Identitas Perempuan yang Pelesiran Bersama Setnov | Rutan di Lhoksukon Rusuh

[POPULER NUSANTARA] Identitas Perempuan yang Pelesiran Bersama Setnov | Rutan di Lhoksukon Rusuh

Regional
Sebelum Tenggelam, KM Nusa Kenari Sempat Mati Mesin

Sebelum Tenggelam, KM Nusa Kenari Sempat Mati Mesin

Regional
Razia di Timika, 7 Warga Ditangkap karena Bawa Alat Perang Tradisional

Razia di Timika, 7 Warga Ditangkap karena Bawa Alat Perang Tradisional

Regional
Mengenal Aplikasi Rapel, Solusi Milenial Mengelola dan Membuang Sampah

Mengenal Aplikasi Rapel, Solusi Milenial Mengelola dan Membuang Sampah

Regional
Melirik Pantai Pukan, Hasil Gotong Royong Warga dengan Biaya Masuk Sukarela

Melirik Pantai Pukan, Hasil Gotong Royong Warga dengan Biaya Masuk Sukarela

Regional
Identitas 5 Penumpang Kapal KM Nusa Kenari yang Hilang Tak Diketahui

Identitas 5 Penumpang Kapal KM Nusa Kenari yang Hilang Tak Diketahui

Regional
Gempa Bermagnitudo 5,1 Guncang Sumba Timur, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Bermagnitudo 5,1 Guncang Sumba Timur, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Diduga Terpeleset, Dua Balita Tewas Tenggelam di Sungai Setu

Diduga Terpeleset, Dua Balita Tewas Tenggelam di Sungai Setu

Regional

Close Ads X