Bertambah, Korban Tewas Banjir Bandang Sentani Jayapura Jadi 100 Orang

Kompas.com - 20/03/2019, 13:32 WIB
Satu jenazah korban bencana banjir bandang di Kabupaten Jayapura kembali tiba di RS. Bhayangkara pada Selasa pagi (19/3/2019).- Satu jenazah korban bencana banjir bandang di Kabupaten Jayapura kembali tiba di RS. Bhayangkara pada Selasa pagi (19/3/2019).

JAYAPURA, KOMPAS.com - Jumlah korban tewas banjir bandang di  Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, terus bertambah. 

Memasuki hari keempat (20/3/2019) pasca-bencana, tim gabungan TNI/Polri, Basarnas dan Tim Sosial telah menemukan 100 jenazah.

Kapendam XVII Cenderawasih Kolonel Inf. Muhammad Aidi menuturkan, area penyisiran pencarian korban terus diperluas sehingga semakin banyak yang ditemukan.

"Data pada 20 Maret 2019, Pukul 13.00 WIT, korban meninggal duni di Kabupaten Jayapura 100 orang, pengungsi 9.692 orang," ujarnya di Jayapura, Rabu (20/3/2019).

Baca juga: Cerita Ayah yang Bayinya Tertimbun 14 Jam Pascabanjir Sentani Jayapura

Hingga kini, lanjut dia, ada 2.317 personel gabungan yang diturunkan untuk menangani dampak bencana tersebut, mulai dari pencarian korban hingga penanganan pengungsi.

Total korban yang terdampak bencana banjir bandang pada Sabtu malam (16/3/2019) mencapai 11.725 KK.

Baca juga: Ini Penyebab Lain Banjir Bandang di Sentani Jayapura, Selain Curah Hujan Tinggi

Hingga kini, kerugian material yang bisa didata adalah 211 rumah terendam, 351 rumah rusak berat, 4 jembatan rusak berat, 8 drainase rusak berat, 4 jalan rusak berat, 2 gereja rusak berat, 1 masjid rusak berat, 8 sekolah rusak berat, dan 104 ruko rusak berat.

Kemudian, 1 pasar tradisional rusak berat, 5 unit kendaraan roda empat terendam dan 30 unit kendaraan roda dua terendam.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X