Ridwan Kamil: Jadi Kalau Ada Orang Mencap Banyak Kampanye, Sebenarnya Enggak Juga

Kompas.com - 20/03/2019, 08:24 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat ditemui wartawan di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Selasa (19/3/2019).KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat ditemui wartawan di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Selasa (19/3/2019).

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, belum memutuskan untuk mengambil cuti jelang kampanye Pilpres 2019. Ridwan mengaku tak melakukan persiapan khusus untuk menyambut masa kampanye.

"Ya belum ada (niat cuti), sementara digunakan di waktu itu (akhir pekan), sisanya tetap buat masyarakat Jabar," ujar Emil, sapaan akrabnya, Selasa (19/3/2019).

Baca juga: Ridwan Kamil Persiapkan Kertajati Jadi Bandara Kargo E-Commerce

Emil meluruskan persepsi sejumlah pihak yang kerap mencap dirinya lebih banyak menghabiskan waktu untuk berkampanye dari pada bekerja.

"Saya mah nggak ada persiapan sangat minimalis cuma 1 persen. Kalau satu Minggu ada 150 jam, saya paling 4 jam per 150, kan sangat kecil. Jadi kalau ada orang mencap juga banyak kampanye, sebenarnya enggak juga. Itu karena orang membaca berita-beritanya selalu tentang politik, 99 persen tentang berita baik dan sebagainya kan nggak pernah dikonsumsi sehingga persepsinya Jadi keliru," tuturnya.

Baca juga: Cerita Ridwan Kamil yang Pernah Dikerjai saat Belanja Online

Emil memastikan tahapan kampanye akan dilakukan sesuai aturan. Itu mengapa, kata Emil, beberapa laporan tentang pelanggaran kampanye terhadap dirinya tak terbukti.

"Tapi intinya waktu tinggal sebulan lagi kurang. Apapun yang dilakukan pasti kalau saya sesuai dengan aturan sesuai dengan prosedur. Makanya kemarin dilapor-lapor ke Bawaslu juga enggak ada faktanya karena saya sudah jaga betul semua hal yang sifat ini sangat sesuai aturan," jelasnya.


Terkini Lainnya

Korban Tewas Capai 207 Orang, Ini 4 Hal Soal Teror di Sri Lanka

Korban Tewas Capai 207 Orang, Ini 4 Hal Soal Teror di Sri Lanka

Internasional
Alasan Pengunduran Diri Tak Lazim. Mendagri Akan Panggil Bupati Mandailing Natal

Alasan Pengunduran Diri Tak Lazim. Mendagri Akan Panggil Bupati Mandailing Natal

Regional
KPU Putuskan 9 TPS di Jatim Pemungutan Suara Ulang

KPU Putuskan 9 TPS di Jatim Pemungutan Suara Ulang

Regional
PMII Sebut Politik Uang Marak di Tasikmalaya, Bawaslu Diminta Bertindak

PMII Sebut Politik Uang Marak di Tasikmalaya, Bawaslu Diminta Bertindak

Regional
Penasihat Hukum Sebut Surat Pengunduran Diri Bupati Mandailing Natal Tak Penuhi Syarat untuk Ditindaklanjuti

Penasihat Hukum Sebut Surat Pengunduran Diri Bupati Mandailing Natal Tak Penuhi Syarat untuk Ditindaklanjuti

Regional
200 Pasukan Brimob Polda Maluku Akan Dikirim ke Jakarta, Ada Apa?

200 Pasukan Brimob Polda Maluku Akan Dikirim ke Jakarta, Ada Apa?

Regional
Majelis Dzikir Hubbul Wathon Kecam Ledakan Bom Sri Lanka

Majelis Dzikir Hubbul Wathon Kecam Ledakan Bom Sri Lanka

Regional
Tangga yang Dilewati Yesus saat Menghadap Pilatus Kini Dibuka untuk Umum

Tangga yang Dilewati Yesus saat Menghadap Pilatus Kini Dibuka untuk Umum

Internasional
Untuk Pertama Kali, Seluruh SMP di Landak Kalbar Gelar UNBK

Untuk Pertama Kali, Seluruh SMP di Landak Kalbar Gelar UNBK

Nasional
Seorang Pemuda Tewas Dibacok Puluhan Orang Tidak Dikenal di Ciputat

Seorang Pemuda Tewas Dibacok Puluhan Orang Tidak Dikenal di Ciputat

Megapolitan
Bupati Mandailing Natal Ajukan Pengunduran Diri karena Kecewa Warganya Tak Pilih Jokowi

Bupati Mandailing Natal Ajukan Pengunduran Diri karena Kecewa Warganya Tak Pilih Jokowi

Regional
Meninggal, Bayi yang Dikubur Hidup-hidup oleh Ibunya di Purwakarta

Meninggal, Bayi yang Dikubur Hidup-hidup oleh Ibunya di Purwakarta

Regional
Sandiaga Mengaku Sudah Sehat, Lari Sore 5 Kilometer

Sandiaga Mengaku Sudah Sehat, Lari Sore 5 Kilometer

Nasional
Bupati Mandailing Natal Akui Mundur karena Kecewa Hasil Pemilu

Bupati Mandailing Natal Akui Mundur karena Kecewa Hasil Pemilu

Regional
Saat Tidur, Pemimpin Ku Klux Klan di AS Ditembak Mati Sang Istri

Saat Tidur, Pemimpin Ku Klux Klan di AS Ditembak Mati Sang Istri

Internasional

Close Ads X