Kompas.com - 20/03/2019, 08:11 WIB
Penulis Latief
|
Editor Latief

SELAYAR, KOMPAS.com - Pariwisata akan jadi harapan terbesar bagi Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Namun, masih banyak pekerjaan rumah yang menjadi tantangan kabupaten ini untuk memajukan sektor pariwisatanya, salah satunya kemudahan akses bagi wisatawan masuk ke Selayar.

Hal tersebut dipaparkan Wakil Bupati Kepulauan Selayar periode 2016-2021, Dr H Zainuddin dalam jumpa pers "Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar Tahun Anggaran 2016 - 2019, Selasa (19/3/2019).

Dengan luas wilayah 11.000 kilometer dan 90 persen dari luas itu merupakan lautan, lanjut Zainuddin, kesiapan transportasi dengan dukungan infrastruktur kuat adalah syarat mutlak untuk dibenahi. Saat ini, akses tercepat menuju Selayar dari Makassar hanya dilayani pesawat ATR oleh 3 maskapai, yakni Transnusa, Wings, dan Garuda.

"Kami sadar bahwa pariwisata bukan kerja sektoral, tapi lintas sektoral. Dinas pariwisata tidak bisa kerja sendiri untuk meningkatkan potensi wisata, tapi butuh aktivitas dari progam lainnya. Soal akses masuk adalah yang pertama. Ada tiga maskapai yang melayani, itu sangat tidak maksimal, tapi ini masih lebih baik dibanding kavupaten lainnya," kata Zainudin.

Untuk itu, setahun atau dua tahun ke depan Pemkab Selayar akan fokus berbenah serius di sektor wisatanya. Sejauh ini, ada sekitar 180 lebih obyek wisata di Selayar, mulai wisata alam, budaya, dan lainnya untuk disajikan ke wisatawan.

"Maka, kami tetapkan wisata sebagai skala prioritas sehingga harus membangun sektor lainnya untuk memajukan pariwisata. Jujur saja, APBD itu per tahun hanya Rp 1 triliun, jadi masih butuh kerjasama dengan pihak lain, baik itu pemprov, pemerintah pusat, hingga investor," ujar Zainuddin.

Sebagai evaluasi kinerja tahun ketiga pemerintahannya, lanjut Zainuddin, pihaknya sudah menetapkan usulan untuk menjadikan Selayar sebagai salah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Jika KEK tersebut berhasil, dia optimistis kabupaten ini akan memperoleh anggaran besar untuk memajukan pariwisata seperti halnya Mandalika.

"Saat ini yang masih menjadi ganjalan adalah pembentukan UU No 23 yang tidak melalui konsultasi dengan kami di kabupaten. Secara otoritas, dengan adanya UU itu laut bukan lagi kita yang kelola. Kalau dulunya desentralisasi, sekadang balik lagi ke pusat, sentralisasi," kata Zainuddin.

Zainuddin mengakui, bahwa UU No 23 adalah hukum positif, tapi tidak adil untuk mewujudkan masyarakat Selayar sebagai masyarakat maritim yang sejahtera berbasiskan agama sebagai visi kabupatennya.  

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelajaran dari Tragedi Kanjuruhan

Pelajaran dari Tragedi Kanjuruhan

Regional
Jawa Barat Raih Penghargaan Provinsi Terbaik Pertama Se-Indonesia

Jawa Barat Raih Penghargaan Provinsi Terbaik Pertama Se-Indonesia

Regional
Capai 80 Juta Vaksinasi, Kang Emil Buka Bandung Bike Festival 2022

Capai 80 Juta Vaksinasi, Kang Emil Buka Bandung Bike Festival 2022

Regional
Kang Emil Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2022

Kang Emil Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2022

Regional
Sumedang Raih Penghargaan Pembangunan Terbaik Kedua Tingkat Nasional

Sumedang Raih Penghargaan Pembangunan Terbaik Kedua Tingkat Nasional

Regional
Penurunan Kemiskinan Jatim 2022 Terbaik Nasional, Khofifah Siap Tancap Gas Lagi

Penurunan Kemiskinan Jatim 2022 Terbaik Nasional, Khofifah Siap Tancap Gas Lagi

Regional
Adu Nyali Menghuni Kota Kendari

Adu Nyali Menghuni Kota Kendari

Regional
Berkat Inovasi, Bupati Jekek Sebut Wonogiri Raih PPD Kabupaten Terbaik III Nasional 2022

Berkat Inovasi, Bupati Jekek Sebut Wonogiri Raih PPD Kabupaten Terbaik III Nasional 2022

Regional
Berhasil Dorong Pertumbuhan Pendidikan Vokasi, Gubernur Riau Terima Penghargaan dari Apvokasi

Berhasil Dorong Pertumbuhan Pendidikan Vokasi, Gubernur Riau Terima Penghargaan dari Apvokasi

Regional
Targetkan Percepatan Pembangunan di Medan, Walkot Bobby Dorong Dinas PMPTSP Jaring Investasi

Targetkan Percepatan Pembangunan di Medan, Walkot Bobby Dorong Dinas PMPTSP Jaring Investasi

Regional
Evaluasi Kinerja Pembangunan Pemkab Sumedang, Bupati Dony: IPM Sumedang Peringkat Ketiga Se-Jabar

Evaluasi Kinerja Pembangunan Pemkab Sumedang, Bupati Dony: IPM Sumedang Peringkat Ketiga Se-Jabar

Regional
Genap 4 Tahun Pimpin Sumedang, Dony-Erwan Paparkan Capaian Kinerja di Berbagai Bidang

Genap 4 Tahun Pimpin Sumedang, Dony-Erwan Paparkan Capaian Kinerja di Berbagai Bidang

Regional
Wujudkan Keinginan Pedagang, Bobby Nasution Resmikan Pasar Aksara di Deli Serdang

Wujudkan Keinginan Pedagang, Bobby Nasution Resmikan Pasar Aksara di Deli Serdang

Regional
Portal Media Center Riau Berhasil Raih Penghargaan Anugerah Media Center Daerah 2022

Portal Media Center Riau Berhasil Raih Penghargaan Anugerah Media Center Daerah 2022

Regional
Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.