Pengguna dan Pengedar Sabu Sempat Buang Barang Bukti saat Dibekuk Polisi

Kompas.com - 19/03/2019, 14:56 WIB
Satuan Narkoba Polres Luwu Timur mengamankan barang bukti tiga pengedar dan pengguna Sabu, Selasa (19/03/2019). foto Sat Narkoba Polres Luwu Timur KOMPAS.com/AMRAN AMIR Satuan Narkoba Polres Luwu Timur mengamankan barang bukti tiga pengedar dan pengguna Sabu, Selasa (19/03/2019). foto Sat Narkoba Polres Luwu Timur

LUWU TIMUR, KOMPAS.com – Tiga orang pengguna dan pengedar narkotika jenis Sabu berhasil diamankan Satuan Reserse Narkoba Polres Luwu Timur, Selasa (19/03/2019), ketiga tersangka tersebut masing-masing FF (28) TT (28) dan BS (28).

Kasat Reserse Narkoba Polres Luwu Timur, AKP. Heri MZ mengatakan bahwa dalam sehari polisi menangkap ketiganya di dua tempat yang berbeda.

“Tersangka FF dan TT ditangkap di Desa Lakawali, kecamatan Malili, sementara BS ditangkap di Desa Tampinna Kecamatan Angkona, mereka adalah pengguna dan pengedar Sabu yang beroperasi di Luwu Timur,” kata AKP Heri saat dikonfirmasi, Selasa (19/03/2019).

Menurut Heri bahwa pelaku FF dan TT saat dilakukan penangkapan sempat mengelak dengan membuang barang bukti Sabu yang dimiliki untuk lolos dari penangkapan.

Baca juga: Istri Supir Bus Sembunyikan 4 Bungkus Sabu di Celana Dalam, untuk Obat Kuat Suami

"Pelaku sempat membuang barang buktinya, namun setelah kami paksa untuk menunjukkan barang bukti yang ia buang, kami pun mendapatkannya," ucap Heri.

Dari tangan para pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti sabu yang dikemas dalam kantong plastik atau saset.

“Sejumlah barang bukti Sabu berhasil diamankan polisi dalam kemasan Saset, alat hisap (bong), alat komunikasi, serta sendok sabu,” ujarnya.

Saat ini Satuan Narkoba Polres Luwu Timur, masih melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut atas maraknya peredaran narkotika jenis Sabu di Luwu Timur.

Baca juga: Polisi Tangkap Pemilik Toko Ponsel Penjual Sabu di Timika



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tren Ikan Cupang yang Jadi Hobi Sekaligus Bisnis Menguntungkan

Tren Ikan Cupang yang Jadi Hobi Sekaligus Bisnis Menguntungkan

Regional
Angin Kencang di Sleman, Pohon Tumbang dan Atap Rumah Beterbangan

Angin Kencang di Sleman, Pohon Tumbang dan Atap Rumah Beterbangan

Regional
Intensitas Gempa Gunung Merapi Kembali Dilaporkan Meningkat

Intensitas Gempa Gunung Merapi Kembali Dilaporkan Meningkat

Regional
Nenek Icah Tewas dengan Telinga Berdarah, Diduga Korban Perampokan, Tetangga Sempat Dengar Teriakan

Nenek Icah Tewas dengan Telinga Berdarah, Diduga Korban Perampokan, Tetangga Sempat Dengar Teriakan

Regional
Gaya Bermedia Sosial Ganjar Pranowo: Sosialisasi Kebijakan hingga Menerima Kritik Nyinyir

Gaya Bermedia Sosial Ganjar Pranowo: Sosialisasi Kebijakan hingga Menerima Kritik Nyinyir

Regional
Ayah Berulang Kali Perkosa Anak Kandungnya, Terbongkar Setelah Perbuatannya Direkam Tetangga

Ayah Berulang Kali Perkosa Anak Kandungnya, Terbongkar Setelah Perbuatannya Direkam Tetangga

Regional
Sepeda Motor di Bengkel Diambil Paksa Polisi, Kapolres: Kita Tilang...

Sepeda Motor di Bengkel Diambil Paksa Polisi, Kapolres: Kita Tilang...

Regional
Minta Restu Menikah, Seorang Gadis Diperkosa Ayah Kandungnya 6 Kali

Minta Restu Menikah, Seorang Gadis Diperkosa Ayah Kandungnya 6 Kali

Regional
Data Terbaru, 85 Rumah Rusak akibat Puting Beliung di Sukabumi

Data Terbaru, 85 Rumah Rusak akibat Puting Beliung di Sukabumi

Regional
Sopir Taksi Online Ditusuk Penumpang Perempuan, Begini Kronologinya

Sopir Taksi Online Ditusuk Penumpang Perempuan, Begini Kronologinya

Regional
Survei: Machfud Arifin Lebih Populer, Elektabilitas Eri Cahyadi Unggul

Survei: Machfud Arifin Lebih Populer, Elektabilitas Eri Cahyadi Unggul

Regional
Unggah Dukungan ke Salah Satu Paslon, Guru SD di Bantul Dilaporkan ke KASN

Unggah Dukungan ke Salah Satu Paslon, Guru SD di Bantul Dilaporkan ke KASN

Regional
Kasus Corona Mencapai 2.748, Pemkot Batam Sulap Bapelkes Jadi Ruang Karantina

Kasus Corona Mencapai 2.748, Pemkot Batam Sulap Bapelkes Jadi Ruang Karantina

Regional
Kedapatan Bawa Sabu, Anggota Satpol PP Salatiga Ditangkap

Kedapatan Bawa Sabu, Anggota Satpol PP Salatiga Ditangkap

Regional
Kejar Popularitas Machfud Arifin, Eri Cahyadi Lebih Populer dengan Istilah Anak Buah Risma

Kejar Popularitas Machfud Arifin, Eri Cahyadi Lebih Populer dengan Istilah Anak Buah Risma

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X