Mendag Sebut Masih Banyak Konsumen yang Diperdayai Produsen "Nakal"

Kompas.com - 19/03/2019, 13:32 WIB
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menghadiri peringatan Hari Konsumen Nasional (Harkonas) di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Selasa (19/3/2019). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIMenteri Perdagangan Enggartiasto Lukita bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menghadiri peringatan Hari Konsumen Nasional (Harkonas) di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Selasa (19/3/2019).

BANDUNG, KOMPAS.com - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menyebut masih banyak konsumen yang diperdayai. Hal itu ia sampaikan dalam puncak peringatan Hari Konsumen Nasional (Harkonas) 2019 di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Selasa (19/3/2019).

Karena itu, Enggartiasto menyatakan perlu adanya upaya dari pemerintah untuk mendorong industri agar lebih bertanggung jawab.

"Makin lama konsumen itu sudah mengetahui hak-haknya. Dan cukup banyak konsumen yang masih dalam tanda kutip diperdayai atau apa yang dibeli tidak sesuai dengan apa yang dijanjikan," kata Enggar, sapaan akrab Enggartiasto Lukita. 

Ada dua hal penting, kata Enggar, yang ditekankan dalam peringatan Harkonas 2019. Pertama, harus ada edukasi soal hak konsumen.

Baca juga: Kantong Plastik Bayar, Sejumlah Konsumen Akhirnya Beli Kantong Ramah Lingkungan

"Kedua kita dorong para produsen kita untuk bertanggung jawab karena kalau kita mau berusaha dengan baik penuhi janji dan komitmennya. Kalau tidak maka pada satu titik dia akan ditinggal," ujarnya.

Ia berharap, peringatan Harkonas jadi momentum konsumen untuk lebih tahu hak-haknya.

"Menyadarkan para konsumen dan meningkatkan konsumen harus diberdayakan punya kemampuan dan tahu atas hak-haknya," ujarnya.

Upaya perlindungan konsumen

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menegaskan perlindungan konsumen jadi poin penting dalam upaya peningkatan ekonomi.

Ia mengaku pernah 'dikerjai' salah satu UMKM saat berbelanja online.

"Saya enggak bilang tertipu, tapi kurang kualitas saja. Barangnya dari UMKM, barangnya batik, tadinya motof lingkaran jadi lonjong," ucap Emil, sapaan akrabnya.

Baca juga: Enam Provinsi di Indonesia Dinobatkan Terbaik dalam Perlindungan Konsumen

Emil juga bercerita sempat memesan sebuah barang di sebuah pameran, namun barang tersebut tak datang.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita di Balik Kakek Selesaikan Wisuda pada Usia 85 Tahun, Pesan Almarhum Anak Jangan Hanya Sampai D3

Cerita di Balik Kakek Selesaikan Wisuda pada Usia 85 Tahun, Pesan Almarhum Anak Jangan Hanya Sampai D3

Regional
Tabrakan Maut Mobil Colt T Vs L300, Sopir Diduga Hilang Kendali, Satu Orang Tewas

Tabrakan Maut Mobil Colt T Vs L300, Sopir Diduga Hilang Kendali, Satu Orang Tewas

Regional
1.080 Pelajar Se-Jabar Diberikan Pemahaman Bahaya Radikalisme

1.080 Pelajar Se-Jabar Diberikan Pemahaman Bahaya Radikalisme

Regional
Menteri Nadiem Salut kepada Muhammadiyah

Menteri Nadiem Salut kepada Muhammadiyah

Regional
Menteri Nadiem Sempat Salah Ucap DIY Menjadi Daerah Indonesia Yogyakarta

Menteri Nadiem Sempat Salah Ucap DIY Menjadi Daerah Indonesia Yogyakarta

Regional
Begini Modus Pasutri Pelaku Human Trafficking di Cianjur Rekrut Korban

Begini Modus Pasutri Pelaku Human Trafficking di Cianjur Rekrut Korban

Regional
Penyerang Petani Kopi dan Wisatawan Gunung Dempo Diduga Harimau yang Sama

Penyerang Petani Kopi dan Wisatawan Gunung Dempo Diduga Harimau yang Sama

Regional
Viral, Postingan Lucu Instagram Khofifah: Kamu Pura-pura Kuat, Padahal Ambyar

Viral, Postingan Lucu Instagram Khofifah: Kamu Pura-pura Kuat, Padahal Ambyar

Regional
5 Ekor Penyu Ditemukan Mati di Dekat Pembuangan Limbah PLTU Bengkulu

5 Ekor Penyu Ditemukan Mati di Dekat Pembuangan Limbah PLTU Bengkulu

Regional
Cabuli 15 Anak, Pembina Pramuka Divonis Kebiri Kimia dan 12 Tahun Penjara

Cabuli 15 Anak, Pembina Pramuka Divonis Kebiri Kimia dan 12 Tahun Penjara

Regional
Sempat Ada Penolakan, Jenazah Pelaku Bom Bunuh Diri Polresta Medan Dimakamkan Malam Hari

Sempat Ada Penolakan, Jenazah Pelaku Bom Bunuh Diri Polresta Medan Dimakamkan Malam Hari

Regional
Merokok di Dalam Pesawat Wings Air, Seorang Pria Diamankan

Merokok di Dalam Pesawat Wings Air, Seorang Pria Diamankan

Regional
Mahasiswi di Bone Tewas Usai Melahirkan, Bayinya Selamat

Mahasiswi di Bone Tewas Usai Melahirkan, Bayinya Selamat

Regional
Polisi Temukan Luka Lebam pada Mayat Perempuan Terbungkus Seprai di Makassar

Polisi Temukan Luka Lebam pada Mayat Perempuan Terbungkus Seprai di Makassar

Regional
Polemik Pembubaran Upacara Piodalan Berawal dari Kesalahpahaman

Polemik Pembubaran Upacara Piodalan Berawal dari Kesalahpahaman

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X