Bawaslu Jabar Bantah Ingin Buat Gaduh soal Hasil Pemantauan Potensi Kurangnya Surat Suara

Kompas.com - 19/03/2019, 09:42 WIB
7 Komisioner Bawaslu Jawa Barat saat konferensi pers di Hotel Harmoni, Senin (18/3/2019) malam ARI MAULANA KARANG/Kompas.com 7 Komisioner Bawaslu Jawa Barat saat konferensi pers di Hotel Harmoni, Senin (18/3/2019) malam

GARUT, KOMPAS.com – Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu) Jawa Barat membantah hasil pemantauan mereka soal potensi kurangnya surat suara di wilayah Jabar bukan ingin membuat gaduh penyelenggaraan Pilpres dan Pemilu 2019.

Dengan pemantaun yang disampaikan Bawaslu saat ini, KPU masih punya waktu untuk bisa memenuhi potensi kekurangan surat suara yang terjadi. 

“Kami bukan ingin membuat gaduh, justru kami ingin Pemilu dan Pilpres ini berjalan lancar tanpa ada kekurangan,” kata Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Jabar Zaky Hilmi, dalam jumpa pers yang digelar di Hotel Harmoni, Cipanas Garut, Senin (18/3/2019) malam.


Baca juga: Bawaslu Jabar Ingatkan KPU soal Potensi Kekurangan Surat Suara

Dari data yang dihimpun Bawaslu Jabar hasil pemantauan sejak pengadaan surat suara hingga tanggal 18 Maret 2019, Bawaslu mencatat ada kekurangan surat suara mencapai 205.378 surat suara untuk Pilpres dan DPD.

Sementara, untuk DPR-RI ada potensi kekurangan surat suara sebanyak 16.378 dan DPRD provinsi sebanyak 13.378.

Soal perbedaan cara hitung jumlah surat suara antara Bawaslu dan KPU, menurut Zaky, pihaknya berpegang pada aturan Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum Pasal 350 Ayat 2 yang menegaskan jumlah surat suara di TPS sama dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan Daftar Pemilih Tambahan (DPTB) ditambah 2 persen cadangan.

Dari hasil pemantauan Bawaslu, lanjut Zaky, pihaknya melihat KPU kabupaten/kota di Jawa Barat, menghitung kebutuhan surat suara dari DPT yang ada di daerah pemilihan ditambah 2 persen cadangan.

Jika menggunakan data ini, maka ada potensi kekurangan surat suara seperti yang disampaikan Bawaslu.

Yulianto, Komisioner Bawaslu Jabar Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa menyampaikan, Bawaslu berharap rekomendasi yang disampaikan dapat segera dilaksanakan oleh KPU Jabar.

Bawaslu sendiri belum melihat potensi kekurangan surat suara ini belum masuk kategori pelanggaran karena belum terjadi.

“Ini kan belum terjadi, jadi ini langkah preventif kami agar tidak sampai terjadi kekurangan surat suara,” kata Yulianto.

Yulianto mengingatkan, surat suara adalah logistik yang paling penting dalam pelaksanaan Pemilu dan Pilpres. Karena, pada saat pelaksanaannya nanti, surat suara tidak bisa digantikan oleh apapun, beda halnya dengan logistik lainnya.

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Maskawin, dari Agama, Budaya, sampai Yang Unik

Maskawin, dari Agama, Budaya, sampai Yang Unik

Regional
Kontoversi Acara Floating Party, Joget dan Minum Bir di Atas Danau Toba...

Kontoversi Acara Floating Party, Joget dan Minum Bir di Atas Danau Toba...

Regional
Pangandaran Sejuk Rasa Lembang, Turis Betah Berlama-lama di Pantai

Pangandaran Sejuk Rasa Lembang, Turis Betah Berlama-lama di Pantai

Regional
Unik, Beli Hewan Ternak Cukup Bayar Uang Muka Koin Rp 100

Unik, Beli Hewan Ternak Cukup Bayar Uang Muka Koin Rp 100

Regional
Heboh, Puluhan Domba di Sumedang Mati karena Makhluk Halus, Ini Penyebab Sebenarnya

Heboh, Puluhan Domba di Sumedang Mati karena Makhluk Halus, Ini Penyebab Sebenarnya

Regional
Ayah Penganiaya Putrinya, Balita Penderita Gizi Buruk Ditangkap Polisi

Ayah Penganiaya Putrinya, Balita Penderita Gizi Buruk Ditangkap Polisi

Regional
Remaja Pemilik Pabrik Ekstasi di Aceh Terancam Hukuman Mati

Remaja Pemilik Pabrik Ekstasi di Aceh Terancam Hukuman Mati

Regional
Cerita di Balik Video Viral Kawanan Lumba-lumba di Perairan Bali Utara, Muncul Pagi Hari di Jalur Transit

Cerita di Balik Video Viral Kawanan Lumba-lumba di Perairan Bali Utara, Muncul Pagi Hari di Jalur Transit

Regional
4 Fakta Perampokan BRI di Kalbar, Pelaku Tusuk Satpam hingga Terekam CCTV

4 Fakta Perampokan BRI di Kalbar, Pelaku Tusuk Satpam hingga Terekam CCTV

Regional
 Tiga Anggota TNI Dikeroyok Saat Bertugas, Puluhan Warga Ditangkap

Tiga Anggota TNI Dikeroyok Saat Bertugas, Puluhan Warga Ditangkap

Regional
Banyak Rebut Aset Pemkot, Khofifah Penasaran 'Wirid' yang Dibaca Risma

Banyak Rebut Aset Pemkot, Khofifah Penasaran "Wirid" yang Dibaca Risma

Regional
Pembunuh Mahasiswa Asal Timor Leste Lebih dari Satu Orang

Pembunuh Mahasiswa Asal Timor Leste Lebih dari Satu Orang

Regional
Suhu Dingin 15,9 Derajat di Malang, Hindari Es dan Keluar Malam

Suhu Dingin 15,9 Derajat di Malang, Hindari Es dan Keluar Malam

Regional
Cegah Penyalahgunaan Dana Reklamasi, KPK Sidak Perusahaan Tambang

Cegah Penyalahgunaan Dana Reklamasi, KPK Sidak Perusahaan Tambang

Regional
Cerita Kakek Mahmud yang Enggan Berpisah dengan Istrinya Saat Pergi Haji Bersama

Cerita Kakek Mahmud yang Enggan Berpisah dengan Istrinya Saat Pergi Haji Bersama

Regional
Close Ads X