Banjir di Gunungkidul, Puluhan Kepala Keluarga Masih Mengungsi

Kompas.com - 18/03/2019, 22:50 WIB
Sejumlah Bangunan Pantai Ngrenehan, Saptosari, Gunungkidul, Rusak akibat banjir (Istimewa Warga) KOMPAS.com/MARKUS YUWONOSejumlah Bangunan Pantai Ngrenehan, Saptosari, Gunungkidul, Rusak akibat banjir (Istimewa Warga)

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Banjir di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, menyebabkan 22 kepala keluarga harus mengungsi. Banjir masih menggenang karena tingginya curah hujan pada Minggu (17/3/2019).

"Saat ini masih ada 22 kepala keluarga yang mengungsi di Desa Pacarejo, Semanu dan Desa Giriasih, Purwosari karena ketinggian air mencapai sekitar dua meter," kata Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul Edi Basuki saat dihubungi Kompas.com, Senin (18/3/2019) malam.

"Sebagian besar mengungsi di sanak saudaranya, dan tetangga," ucapnya.

Dampak hujan deras menyebabkan bencana di 13 kecamatan, sebagian besar adalah banjir, yakni 31 lokasi di 13 kecamatan.

Banjir terparah terjadi di Kecamatan Purwosari, yakni di Dusun Ngoro-oro dan Wonolagi, Desa Giriasih.

Baca juga: Banjir di Gunungkidul Terjang Sekolah dan Permukiman

 

Selain itu, masih di kecamatan yang sama, banjir juga menggenangi SMP N 1 Purwosari, SMP N 2 Giripurwo, SMK 1 Purwosari, dan kantor Korwil Dinas Pendidikan Kecamatan Purwosari, hingga kantor Balai Desa Giriasih. Namun sebagian besar sudah bisa dikondisikan.

Di Kecamatan Semanu, banjir menggenangi kandang ternak PT Widodo Makmur dan Pasar Jonge serta rumah di beberapa dusun.

Intuk penanganan, pihaknya sedang melakukan pendataan. Selain itu, BPBD Gunungkidul juga sudah memberikan bantuan logistik kepada warga terdampak banjir di Purwosari dan Semanu.

"Selain banjir, bencana akibat hujan deras juga menyebabkan longsor dan pohon tumbang akibat angin kencang," katanya.

Baca juga: Mie Cup Mocaf, Upaya Warga Gunungkidul Naikkan Harga Jual Singkong

Menurut Edi, meski ada banyak titik kerusakan akibat banjir, longsor dan angin kencang, namun tidak ada laporan korban jiwa.

"Korban jiwa nihil. Kita masih lakukan assesment ke lokasi untuk mendata kerusakan," katanya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Angin Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah Warga di Sukabumi

Angin Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah Warga di Sukabumi

Regional
Puluhan Wisatawan Reaktif Covid-19 di Puncak Bogor, Diminta Swab Test Lalu Pulang

Puluhan Wisatawan Reaktif Covid-19 di Puncak Bogor, Diminta Swab Test Lalu Pulang

Regional
Dilaporkan Hilang, Kakek Tinggal Ditemukan Tewas di Jurang Sedalam 200 Meter

Dilaporkan Hilang, Kakek Tinggal Ditemukan Tewas di Jurang Sedalam 200 Meter

Regional
Diduga Depresi Ditinggal Istri, Pria di Jember Rusak ATM Pakai Palu dan Obeng

Diduga Depresi Ditinggal Istri, Pria di Jember Rusak ATM Pakai Palu dan Obeng

Regional
Pemprov Jabar Siapkan 26.700 Rapid Test untuk Wisatawan

Pemprov Jabar Siapkan 26.700 Rapid Test untuk Wisatawan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 29 Oktober 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 29 Oktober 2020

Regional
Sembuh dari Corona, Warga Kota Solok Terima Bantuan Rp 1 Juta

Sembuh dari Corona, Warga Kota Solok Terima Bantuan Rp 1 Juta

Regional
Tak Bermasker, Puluhan Wisatawan di Puncak Terjaring Operasi Yustisi

Tak Bermasker, Puluhan Wisatawan di Puncak Terjaring Operasi Yustisi

Regional
Nekat Begal Sopir Taksi Online di Solo, Remaja Lulusan SMK Babak Belur Dihajar Massa

Nekat Begal Sopir Taksi Online di Solo, Remaja Lulusan SMK Babak Belur Dihajar Massa

Regional
Bawa Palu dari Rumah, Pria Ini Pukul Mesin ATM BRI Berkali-kali hingga Rusak

Bawa Palu dari Rumah, Pria Ini Pukul Mesin ATM BRI Berkali-kali hingga Rusak

Regional
Video Viral Polantas Ambil Paksa Sepeda Motor di Bengkel, Ini Penjelasan Kapolres Agam

Video Viral Polantas Ambil Paksa Sepeda Motor di Bengkel, Ini Penjelasan Kapolres Agam

Regional
Libur Panjang, Kuota Wisatawan Gunung Bromo Penuh hingga Akhir Oktober

Libur Panjang, Kuota Wisatawan Gunung Bromo Penuh hingga Akhir Oktober

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 29 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 29 Oktober 2020

Regional
Pengguna Jalan Diingatkan Potensi Pohon Tumbang dan Longsor di Jalur Puncak

Pengguna Jalan Diingatkan Potensi Pohon Tumbang dan Longsor di Jalur Puncak

Regional
Polisi yang Pernah Aniaya Anak Buahnya Dapat Promosi Jabatan

Polisi yang Pernah Aniaya Anak Buahnya Dapat Promosi Jabatan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X