TNI Turunkan Alat Berat Bersihkan Material Banjir Bandang Sentani

Kompas.com - 18/03/2019, 21:54 WIB
Alat berat yang digunakan untuk membersihkan material banjir bandang yang menutupi ruas Jalan Kemiri, Sentani, Senin (18/3/2019)KOMPAS.com/ISTIMEWA Alat berat yang digunakan untuk membersihkan material banjir bandang yang menutupi ruas Jalan Kemiri, Sentani, Senin (18/3/2019)

TIMIKA, KOMPAS.com - Satuan Detasemen Zeni Tempur X/Ksatria Yudha Dharma (Denzipur X/KYD) Kodam 17 Cenderawasih menurunkan sejumlah alat berat untuk membersihkan material banjir bandang yang menutupi ruas jalan Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua.

Hingga Senin (18/3/2019) sore, satuan yang bermarkas di Waena, Kotamadya Jayapura, ini terus melakukan pembersihan di Jalan Kemiri, tepatnya di depan Lanud Silas Papare Jayapura.

Kapendam 17 Cenderawasih Letkol Inf M Aidi mengatakan, untuk pembersihan jalan, Satuan Zipur menurunkan dua Satuan Setingkat Peleton (SST) dengan alat berat berupa eksavator, dozzer, greder dan lain-lain, dengan dipimpin langsung Dandenzipur Mayor Czi Ali Isnaini.

"Selain pembersihan jalan, anggota satuan Denzipur X/KYD lainnya membantu dalam pengaturan lalu lintas," kata Kapendam 17 Cenderawasih Letkol Inf M Aidi dalam keterangan tertulisnya, Senin malam.

Baca juga: 74 Orang Dilaporkan Hilang akibat Banjir Bandang di Jayapura

Menurut Aidi, kegiatan tersebut diperlukan agar jalan yang tertutupi lumpur segera biasa dilalui oleh kendaraan yang melintas, dan proses evakuasi serta pengiriman bantuan dengan cepat tersalurkan.

"Kegiatan tersebut diperlukan agar jalan yang tertutupi lumpur segera biasa dilalui," pungkas Aidi.

Baca juga: Ini Penyebab Lain Banjir Bandang di Sentani Jayapura, Selain Curah Hujan Tinggi

 



Terkini Lainnya

Rekrutmen CPNS 2019, Pemprov Riau Butuh 10.381 PNS

Rekrutmen CPNS 2019, Pemprov Riau Butuh 10.381 PNS

Regional
Bima Arya: PAN Kembali Tentukan Arah Usai Sidang MK

Bima Arya: PAN Kembali Tentukan Arah Usai Sidang MK

Regional
Monumen Korban KM Sinar Bangun Jadi Rumah Kedua Bagi Keluarga yang Ditinggalkan

Monumen Korban KM Sinar Bangun Jadi Rumah Kedua Bagi Keluarga yang Ditinggalkan

Regional
Pasangan Suami Istri yang Suguhkan Seks 'Live' ke Anak-anak Dituntut 10 Tahun Penjara

Pasangan Suami Istri yang Suguhkan Seks "Live" ke Anak-anak Dituntut 10 Tahun Penjara

Regional
2 Orang Pelaku Pungli di Lokasi Jembatan Mesuji Dibekuk Polisi

2 Orang Pelaku Pungli di Lokasi Jembatan Mesuji Dibekuk Polisi

Regional
Isak Tangis Iringi Peringatan Setahun Tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba

Isak Tangis Iringi Peringatan Setahun Tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba

Regional
Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Maluku, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Maluku, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
Ini Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Yos Sudarso Selama Pengerjaan Alun-alun Surabaya

Ini Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Yos Sudarso Selama Pengerjaan Alun-alun Surabaya

Regional
Polisi Gagalkan 4 Kontainer Kayu Merbau yang Akan Diselundupkan ke Surabaya

Polisi Gagalkan 4 Kontainer Kayu Merbau yang Akan Diselundupkan ke Surabaya

Regional
2 Terduga Pembunuh Pegawai Bank Syariah Mandiri Merupakan Pasangan Suami Istri

2 Terduga Pembunuh Pegawai Bank Syariah Mandiri Merupakan Pasangan Suami Istri

Regional
Suami Istri yang Suguhkan Seks 'Live' ke Anak-anak Ditetapkan Tersangka

Suami Istri yang Suguhkan Seks "Live" ke Anak-anak Ditetapkan Tersangka

Regional
Bobot Turun dari 192 Kg Jadi 85 Kg, Arya Akan Jalani Operasi Gelambir

Bobot Turun dari 192 Kg Jadi 85 Kg, Arya Akan Jalani Operasi Gelambir

Regional
Alun-alun Bawah Tanah Surabaya Mulai Dibangun, Jalan Yos Sudarso Ditutup Separuh

Alun-alun Bawah Tanah Surabaya Mulai Dibangun, Jalan Yos Sudarso Ditutup Separuh

Regional
WN, Tersangka Kasus Hoaks 'Server KPU Diatur' Dikenal sebagai Sosok yang Cerdas dan Ahli Komputer

WN, Tersangka Kasus Hoaks "Server KPU Diatur" Dikenal sebagai Sosok yang Cerdas dan Ahli Komputer

Regional
Hujan Lebat, 3 Penambang Timah Tewas Tertimbun

Hujan Lebat, 3 Penambang Timah Tewas Tertimbun

Regional

Close Ads X