50 Prajurit TNI Masak Makanan untuk Pengungsi Banjir Bandang Sentani

Kompas.com - 18/03/2019, 16:21 WIB
Prajurit TNI dari Satuan Perbekalan dan Anggukatan Kodam 17 Cenderawasih tengah menyiapkan makanan pengungsi, Senin (18/3/2019) KOMPAS.com/ISTIMEWAPrajurit TNI dari Satuan Perbekalan dan Anggukatan Kodam 17 Cenderawasih tengah menyiapkan makanan pengungsi, Senin (18/3/2019)

TIMIKA, KOMPAS.com - Sebanyak 50 prajurit TNI dari Satuan Perbekalan dan Angkutan Kodam 17 Cenderawasih ditugaskan memasak makanan untuk para pengungsi korban banjir bandang di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua.

Para prajurit TNI itu dibagi dalam dua posko dapur umum, yakni di Gereja Marthen Luther, Lorong Salatiga, Distrik Sentani dan di Mako Yonif R 751/Wira Jaya Sakti.

"Masing-masing dapur umum ini dilayani oleh 25 orang prajurit Bekang," kata Kabekang Kodam 17 Cenderawasih Kolonel CBA Nurbudianto, dalam keterangan tertulisnya, Senin (18/3/2019).

Sebanyak 25 prajurit TNI yang berada di setiap posko dapur umum ini mampu memasak untuk 3.500 orang, mulai pagi, siang dan malam.

Baca juga: Pengungsi Banjir Bandang Sentani Butuh MCK dan Air Bersih

Untuk sarapan pagi pengungsi, para prajurit TNI harus mulai memasak dari pukul 01.30 WIT hingga 05.00 WIT. Hal ini guna memastikan makanan siap didistribusikan ke tenda-tenda pengungsi tepat waktu.

Dua dapur umum ini dapat melayani pengungsi yang diperkirakan saat ini telah mencapai hampir 6.000 orang.

"Agar lebih efektif karena tempatnya terpencar-pencar maka kami dirikan sekaligus unit dapur umum," ujarnya.

Baca juga: Video Detik-detik Evakuasi Bayi 5 Bulan yang Terjepit Reruntuhan Pasca-banjir Sentani Jayapura

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selama 2 Bulan Pemerintah Aceh Berlakukan Jam Malam Cegah Penyebaran Corona

Selama 2 Bulan Pemerintah Aceh Berlakukan Jam Malam Cegah Penyebaran Corona

Regional
UPDATE: 11 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor, 2 Pasien Sembuh, 1 Meninggal

UPDATE: 11 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor, 2 Pasien Sembuh, 1 Meninggal

Regional
Cerita Bupati Garut Lihat Sendiri ODP Corona Asyik Jalan-jalan Naik Motor

Cerita Bupati Garut Lihat Sendiri ODP Corona Asyik Jalan-jalan Naik Motor

Regional
Wabah Corona, Rumah Dinas Bupati Banyuwangi Dijadikan Ruang Isolasi Darurat

Wabah Corona, Rumah Dinas Bupati Banyuwangi Dijadikan Ruang Isolasi Darurat

Regional
Kasus Pertama di Banyuwangi, Satu PDP Positif Virus Corona

Kasus Pertama di Banyuwangi, Satu PDP Positif Virus Corona

Regional
Agar ODP Corona Tak Keluar Rumah, Pemkab Garut Berikan Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

Agar ODP Corona Tak Keluar Rumah, Pemkab Garut Berikan Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

Regional
3 PDP Corona yang Diisolasi di RSUD Kudus Meninggal Dunia

3 PDP Corona yang Diisolasi di RSUD Kudus Meninggal Dunia

Regional
Cegah Penularan Virus Corona, Bupati Bogor Minta Jakarta Dilockdown

Cegah Penularan Virus Corona, Bupati Bogor Minta Jakarta Dilockdown

Regional
Kisah Haru Perawat Positif Covid-19: Anak Sering Tanya Mama Kapan Pulang?

Kisah Haru Perawat Positif Covid-19: Anak Sering Tanya Mama Kapan Pulang?

Regional
Wali Kota Tegal: Saya Ajak Gubernur, Wali Kota, Isolasi Daerah Masing-masing Sebelum Menyesal

Wali Kota Tegal: Saya Ajak Gubernur, Wali Kota, Isolasi Daerah Masing-masing Sebelum Menyesal

Regional
Bupati Tolitoli Tutup Seluruh Akses Keluar Masuk ke Wilayahnya Cegah Penyebaran Corona

Bupati Tolitoli Tutup Seluruh Akses Keluar Masuk ke Wilayahnya Cegah Penyebaran Corona

Regional
Kronologi Mahasiswa Serang dan Caci Maki Polisi Saat Sedang Sosialisasi Pencegahan Corona

Kronologi Mahasiswa Serang dan Caci Maki Polisi Saat Sedang Sosialisasi Pencegahan Corona

Regional
1 Pasien Positif Covid-19 di Balikpapan Meninggal, Berasal dari Klaster Ijtima Ulama Dunia

1 Pasien Positif Covid-19 di Balikpapan Meninggal, Berasal dari Klaster Ijtima Ulama Dunia

Regional
Cegah Masuknya Virus Corona, Pemkab Tolitoli Tutup Jalur Masuk Wilayah Itu

Cegah Masuknya Virus Corona, Pemkab Tolitoli Tutup Jalur Masuk Wilayah Itu

Regional
Peta Sebaran Covid-19 di Denpasar Dibuka, 91 ODP di 33 Kelurahan, 2 Kasus Positif Corona

Peta Sebaran Covid-19 di Denpasar Dibuka, 91 ODP di 33 Kelurahan, 2 Kasus Positif Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X