4.400 Rumah Rusak Berat akibat Gempa Magnitudo 5,8 di Lombok

Kompas.com - 18/03/2019, 16:09 WIB
Mensos Agus Gumiwang Kartasasmita bersama Gubernur NTB Zulkieflimansyah mengunjungi korban gempa magnitudo 5,8 di Desa Montong Gading, Lombok Timur, Senin (18/3/2019). dok Humas Pemprov NTBMensos Agus Gumiwang Kartasasmita bersama Gubernur NTB Zulkieflimansyah mengunjungi korban gempa magnitudo 5,8 di Desa Montong Gading, Lombok Timur, Senin (18/3/2019).

LOMBOK, KOMPAS.com — Sebanyak 4.400 rumah di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) rusak berat akibat guncangan gempa magnitudo 5,8 pada Minggu (17/3/2019). Sebelumnya, ribuan rumah tersebut mengalami rusak ringan akibat gempa Lombok, Agustus 2018. 

Hal itu disampaikan Menteri Sosial ( Mensos) Agus Gumiwang Kartasasmita saat meninjau kondisi rumah warga di Kecamatan Montong Gading, Pringgajurang, Lombok Timur, Senin (18/3/2019). 

Mensos bersama rombongan meninjau Lombok Timur ditemani oleh Gubernur NTB Zulkieflimansyah.

"Dalam bencana sebelumnya, rumah rumah itu tergolong rusak ringan, tapi akibat dari gempa yang terjadi kemarin sore, rumah yang rusak ringan itu menjadi rusak berat. Di Lombok Timur saja data yang masuk ke kami, sekitar 4.400 rumah tergolong rusak berat," kata Agus Gumiwang. 

Baca juga: Temui Korban Gempa Lombok, Mensos Salurkan Bantuan Rp 740 Juta

Mensos berkesempatan untuk berdialog dengan sejumlah pengungsi di tenda pengungsian. Mensos juga memberikan bantuan makanan, kasur, terpal, selimut, dan tenda senilai Rp 740 juta sebagai bantuan tahap pertama.  

Sebagian besar warga yang menjadi korban gempa berharap bantuan rumah untuk mereka segera dipercepat mengingat pembagian bantuan rumah dalam bencana sebelumnya masih belum merata penyelesaiannya. 

Saat ini dari 83.000 rumah yang rusak di wilayah NTB, baru 2.700 rumah warga yang telah dibangun dan siap ditempati. Sebagian besar rumah yang sudah siap huni tersebut merupakan rumah rumah instan sederhana sehat. 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ayah Tega Cabuli Anak Tiri Saat Rumah Sepi, Korban Kini Hamil 8 Bulan

Ayah Tega Cabuli Anak Tiri Saat Rumah Sepi, Korban Kini Hamil 8 Bulan

Regional
Sekolah Tatap Muka di Salatiga Dimulai September

Sekolah Tatap Muka di Salatiga Dimulai September

Regional
'Saya Sangat Mengenal Beliau karena Kami Kawan sejak SMA'

"Saya Sangat Mengenal Beliau karena Kami Kawan sejak SMA"

Regional
Napi Kasus Narkoba Bakal Menghuni Lapas Nusakambangan Seorang Diri

Napi Kasus Narkoba Bakal Menghuni Lapas Nusakambangan Seorang Diri

Regional
18 Orang Karyawan PT Bukit Asam dan Keluarganya Positif Covid-19

18 Orang Karyawan PT Bukit Asam dan Keluarganya Positif Covid-19

Regional
Resmi Dibuka, Lapas Narkotika Purwokerto Siap Tampung 270 Napi

Resmi Dibuka, Lapas Narkotika Purwokerto Siap Tampung 270 Napi

Regional
Heboh, Lahir Seekor Sapi Berkepala Dua dan Bermata Empat

Heboh, Lahir Seekor Sapi Berkepala Dua dan Bermata Empat

Regional
PSI Bakal Sumbangkan 15.000 Suara untuk Paslon Gibran-Teguh di Pilkada Solo 2020

PSI Bakal Sumbangkan 15.000 Suara untuk Paslon Gibran-Teguh di Pilkada Solo 2020

Regional
Fakta Pembunuhan di Puskesmas Bangkalan, Pembesuk Tewas Ditusuk Pisau, Motif Cemburu

Fakta Pembunuhan di Puskesmas Bangkalan, Pembesuk Tewas Ditusuk Pisau, Motif Cemburu

Regional
Tegur Warga yang Menelepon dengan Suara Keras Lepas Headset, 3 Polisi di Papua Dikeroyok

Tegur Warga yang Menelepon dengan Suara Keras Lepas Headset, 3 Polisi di Papua Dikeroyok

Regional
3 Polisi di Papua Dikeroyok Gara-gara Menegur Warga yang Menelepon dengan Suara Keras

3 Polisi di Papua Dikeroyok Gara-gara Menegur Warga yang Menelepon dengan Suara Keras

Regional
Geng Motor Masih Berkeliaran di Tasikmalaya dan Serang Warga

Geng Motor Masih Berkeliaran di Tasikmalaya dan Serang Warga

Regional
Sebelum Tabrak Tebing, Sopir Sempat Diberitahu Penumpang jika Ban Belakang Sebelah Kiri Kempes

Sebelum Tabrak Tebing, Sopir Sempat Diberitahu Penumpang jika Ban Belakang Sebelah Kiri Kempes

Regional
Tidur di Ruang Tamu Saat Jaga Ibunya yang Sakit, Gadis Ini Malah Disetubuhi Ayah Tiri

Tidur di Ruang Tamu Saat Jaga Ibunya yang Sakit, Gadis Ini Malah Disetubuhi Ayah Tiri

Regional
Jumlah Murid yang Diduga Dicabuli Guru Ngaji di Makassar Bertambah

Jumlah Murid yang Diduga Dicabuli Guru Ngaji di Makassar Bertambah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X