Fakta OTT Ketum PPP Romahurmuziy, Sempat Berusaha Kabur dari Petugas KPK hingga Diduga Terkait Seleksi Jabatan Kemenag

Kompas.com - 17/03/2019, 07:22 WIB
Ketum PPP Romahurmuziy mengenakan rompi tahanan seusai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Sabtu (16/3/2019). Ketum PPP Romahurmuziy bersama Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi dan Kakanwil Kemenang Jawa Timur Haris Hasanuddin ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait seleksi pengisian jabatan pimpinan tinggi di Kementerian Agama (Kemenag). ANTARA FOTO/INDRIANTO EKO SUWARSKetum PPP Romahurmuziy mengenakan rompi tahanan seusai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Sabtu (16/3/2019). Ketum PPP Romahurmuziy bersama Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi dan Kakanwil Kemenang Jawa Timur Haris Hasanuddin ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait seleksi pengisian jabatan pimpinan tinggi di Kementerian Agama (Kemenag).

KOMPAS.com - Tim operasi tangkap tangan ( OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) menangkap Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy pada hari Jumat (15/3/2019) di restoran Hotel Bumi, Surabaya.

Selain Romy, KPK menangkap HRS, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur; MFQ, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik; ANY, asisten RMY; AHB, calon anggota DPRD Kabupaten Gresik dari PPP; dan S, sopir MFQ dan AHB.

Dalam operasi itu, KPK juga mengamankan uang tunai senilai Rp 156.758.000. Menurut Laode M Syarif, Wakil Ketua KPK, Romahurmuziy diduga menerima suap dari HRS, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur, dan MFQ, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik.

Setelah menjalani pemeriksaan KPK menetapkan Romahurmuziy alias Romy sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap jabatan di Kemenag Jawa Timur.

Berikut ini kronologi fakta OTT Ketua Umum PPP Romahurmuziy:

 

1. Romy sempat mau kabur dari petugas KPK

Tim penindakan KPK mengamankan total uang Rp 156.758.000 dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Jawa Timur, Jumat (15/3/2019).KOMPAS.com/ DYLAN APRIALDO RACHMAN Tim penindakan KPK mengamankan total uang Rp 156.758.000 dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Jawa Timur, Jumat (15/3/2019).

Romahurmuziy alias Romy sempat berusaha menghindari tim OTT KPK. Waktu itu anggota KPK sudah meminta seseorang untuk memberitahu Romy untuk menemui tim KPK. Tujuannya waktu itu agar tidak menimbulkan keributan yang menarik perhatian warga sekitar.

Sayangnya, Romy justru menghindari dan berusaha tidak menemui tim KPK yang ada di luar Hotel Bumi, Surabaya, Jumat (15/3/2019).

"Saya perlu jelaskan, tim KPK sebenarnya sudah sangat berhati-hati menyampaikan melalui temannya bahwa beliau untuk tidak menimbulkan kegaduhan di restoran, di ruang makan tempat sarapan itu untuk dimintai keluar tempat itu karena ingin bertemu," kata Laode dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Sabtu (16/3/2019).

"Memang beliau pergi ke tempat lain, bukannya datang menemui, tapi pergi. Itu juga salah satu bukti bahwa KPK tidak menjebak yang bersangkutan. Tetapi akhirnya (Romy) bisa diikuti," katanya.

Baca Juga: Romahurmuziy Sempat Menghindar Saat Ditemui Tim KPK di Restoran Hotel

 

2. Kesaksikan warga saat OTT KPK di Surabaya

Lokasi OTT KPK terhadap Ketum PPP dan pejabat Kemenag di Jalan Basuki Rahmat SurabayaKOMPAS.com/ACHMAD FAIZAL Lokasi OTT KPK terhadap Ketum PPP dan pejabat Kemenag di Jalan Basuki Rahmat Surabaya
Salah satu anggota Linmas Kota Surabaya, Deny Pranoto, menceritakan bagaimana aksi penangkapan tim KPK terhadap beberapa orang di sekitar Hotel Bumi, Jalan Basuki Rahmat Surabaya, Jumat (16/3/2019) pagi.

Saat itu, dia bertugas menjaga jembatan penyeberangan orang di sekitar Hotel Bumi, Jalan Basuki Rahmat Surabaya.

"Ada yang mencoba kabur, juga ada yang didekap dan dipegang lehernya karena berontak dan berusaha kabur," kata Deny, Sabtu (16/3/2019). Dia tidak tahu jika aksi penangkapan itu oleh tim KPK.

Baca Juga: Saksi Mata OTT KPK di Surabaya: Ada yang Berusaha Kabur, Ada yang Didekap

 

3. Diduga terkait kasus seleksi jabatan di Kemenag Jatim

Ruangan Kepala Kanwil Kemenag Jatim Haris Hasanuddin ikut disegel dengan garis larangan melintas dengan tanda resmi bergambar logo KPK pada Jumat (15/3/2019) sekitar pukul 15.00 WIB.KOMPAS.com/GHINAN SALMAN Ruangan Kepala Kanwil Kemenag Jatim Haris Hasanuddin ikut disegel dengan garis larangan melintas dengan tanda resmi bergambar logo KPK pada Jumat (15/3/2019) sekitar pukul 15.00 WIB.

Setelah berhasil diamankan, Romy segera digelandang ke Polda Jawa Timur oleh tim OTT KPK. Berdasar hasil pemeriksaan KPK saat itu, Romy diduga sudah menerima uang dengan total Rp 300 juta dari dua pejabat Kementerian Agama di Jawa Timur.

Kedua pejabah itu adalah Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur Haris Hasanuddin dan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muafaq Wirahadi.

Uang itu diduga sebagai komitmen kepada Romy untuk membantu keduanya agar lolos dalam seleksi jabatan di wilayah Kemenag Jawa Timur.

Romy dianggap mampu memuluskan mereka ikut seleksi karena ia dianggap mampu bekerja sama dengan pihak tertentu di Kemenag.

Pada waktu itu, Haris melamar posisi Kakanwil Kemenag Jawa Timur. Sementara itu, Muafaq melamar posisi Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik.

Baca Juga: KPK Tetapkan Ketum PPP Romahurmuziy Tersangka

 

3. Romy dan lima orang lainnya dibawa ke Jakarta

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy (mengenakan masker dan bertopi), digiring petugas saat tiba di Gedung KPK Merah Putih, Jakarta, Jumat (15/3/2019). Rommy bersama empat orang lainnya terjerat Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK di Hotel Bumi Surabaya, terkait transaksi jual-beli untuk pengisian jabatan di Kementerian Agama (Kemenag) untuk wilayah pusat dan daerah.ANTARA FOTO/RENO ESNIR Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy (mengenakan masker dan bertopi), digiring petugas saat tiba di Gedung KPK Merah Putih, Jakarta, Jumat (15/3/2019). Rommy bersama empat orang lainnya terjerat Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK di Hotel Bumi Surabaya, terkait transaksi jual-beli untuk pengisian jabatan di Kementerian Agama (Kemenag) untuk wilayah pusat dan daerah.
Tak menunggu lama, setelah sempat diperiksa di Polda Jawa Timur, tim KPK segera Rohmy dan lima orang ke kantor KPK di Jakarta.

Tim tiba sekitar pukul 20.14 WIB. Romy tampak mengenakan topi, jaket hitam, dan masker. Ia menghindar dari sorotan kamera dan menolak menjawab pertanyaan para wartawan.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

29 Istri Petahana Maju Jadi Calon Kepala Daerah di Pilkada 2020

29 Istri Petahana Maju Jadi Calon Kepala Daerah di Pilkada 2020

Regional
Acara Indonesian Scooter Festival Dihentikan Paksa, Berkerumun Tanpa Masker, Dibubarkan dengan Pengeras Suara

Acara Indonesian Scooter Festival Dihentikan Paksa, Berkerumun Tanpa Masker, Dibubarkan dengan Pengeras Suara

Regional
BERITA FOTO: Kota Medan Dikepung Banjir...

BERITA FOTO: Kota Medan Dikepung Banjir...

Regional
[POPULER NUSANTARA] Bermula 8 Siswa Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19 | Fakta Baru Pengepungan Rumah Mahfud MD, Korlap Tak Mau Tanggung Jawab

[POPULER NUSANTARA] Bermula 8 Siswa Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19 | Fakta Baru Pengepungan Rumah Mahfud MD, Korlap Tak Mau Tanggung Jawab

Regional
Fakta Baru Penggerudukan Rumah Mahfud MD, Demonstran Berteriak 'Bunuh' Jadi Tersangka, Polisi Dalami Keterlibatan FPI

Fakta Baru Penggerudukan Rumah Mahfud MD, Demonstran Berteriak "Bunuh" Jadi Tersangka, Polisi Dalami Keterlibatan FPI

Regional
Pemkot Yogyakarta Klaim Sudah Minta Indonesian Scooter Festival Diawasi

Pemkot Yogyakarta Klaim Sudah Minta Indonesian Scooter Festival Diawasi

Regional
Polisi Dalami Keterlibatan FPI Dalam Demonstrasi di Rumah Mahfud MD

Polisi Dalami Keterlibatan FPI Dalam Demonstrasi di Rumah Mahfud MD

Regional
Buat Kerumunan di Yogyakarta, Indonesian Scooter Festival Dibubarkan

Buat Kerumunan di Yogyakarta, Indonesian Scooter Festival Dibubarkan

Regional
Debat Publik Pilkada Surabaya, Kedua Paslon Ungkap Gagasan Jaga Toleransi

Debat Publik Pilkada Surabaya, Kedua Paslon Ungkap Gagasan Jaga Toleransi

Regional
Bertahun-tahun Jembatan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Bima Nekat Terjang Sungai

Bertahun-tahun Jembatan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Bima Nekat Terjang Sungai

Regional
Teriak 'Bunuh..Bunuh', Pedemo Rumah Mahfud MD Ditetapkan Tersangka

Teriak "Bunuh..Bunuh", Pedemo Rumah Mahfud MD Ditetapkan Tersangka

Regional
Anggota DPRD Diduga Jadi Penadah Hasil Rampokan Oknum Polisi di Lampung

Anggota DPRD Diduga Jadi Penadah Hasil Rampokan Oknum Polisi di Lampung

Regional
Cerita Nenek Lumpuh di Pematangsiantar Pasrah Tenggelam Saat Banjir

Cerita Nenek Lumpuh di Pematangsiantar Pasrah Tenggelam Saat Banjir

Regional
Bunuh Anak Tirinya, Perempuan Ini Sempat Mengaku Korban Meninggal karena Sakit

Bunuh Anak Tirinya, Perempuan Ini Sempat Mengaku Korban Meninggal karena Sakit

Regional
13 Pejabat Bantaeng Positif Covid-19, Alami Gejala Demam dan Batuk

13 Pejabat Bantaeng Positif Covid-19, Alami Gejala Demam dan Batuk

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X