Banjir Bandang Sentani Jayapura, Korban Tewas Jadi 15 Orang, 18 Luka

Kompas.com - 17/03/2019, 06:35 WIB
Banjir bandang menerjang sejumlah titik di Kabupaten jayapura, Sabtu (16/3/2019) sore.dok Twitter Sutopo Purwo Nugroho Banjir bandang menerjang sejumlah titik di Kabupaten jayapura, Sabtu (16/3/2019) sore.

JAYAPURA, KOMPAS.com - Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Jayapura, Papua, menyampaikan, hingga Minggu (17/3/2019) pagi, korban meninggal dunia akibat bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Jayapura bertambah menjadi 15 orang dan 18 orang luka-luka.

"Data terbaru 15 orang meninggal dan 18 luka-luka," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jayapura, Putu Agra Sujarwadi ketika dihubungi Kompas.com, Minggu pagi.

Baca juga: Banjir Bandang Terjang Sentani Jayapura, 3 Orang Tewas

Untuk mengatasi dampak dari bencana tersebut, Tim SAR Jayapura telah menyiagakan 50 personel di 4 titik lokasi yang dinyatakan rawan.


Mengenai jumlah korban, Putu memastikan bahwa Tim SAR masih terus melakukan pendataan karena daerah yang terdampak bencana cukup luas sehingga perlu waktu untuk mendapatkan data yang pasti.

Sementara itu, lanjut dia, sebagian korban luka sudah langsung dibawa ke Puskesmas dan sebagian lainnya ke rumah sakit.

Baca juga: Hingga Minggu Dini Hari, Korban Tewas akibat Banjir Bandang Sentani Jayapura Jadi 14 Orang

Pada Sabtu sore, hujan sangat lebat mengguyur Kabupaten Jayapura hingga malam hari. 

BPBD Jayapura melaporkan, 4 kelurahan di Kecamatan Sentani terdampak banjir bandang (sebelumnya disebutkan 9 kelurahan). Keempat kelurahan itu yakni Kelurahan Hinekombe, Dobonsolo, Sentani Kota, dan Doyo Baru.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Close Ads X