Pasca-Ledakan Bom, Wali Kota Sibolga Kecam Warga yang Cari Kesempatan di Tengah Bencana

Kompas.com - 16/03/2019, 22:29 WIB
Pasca ledakan bom di Kota Sibolga, ratusan warga harus mengungsi, Kamis (14/3/2019) hangoutPasca ledakan bom di Kota Sibolga, ratusan warga harus mengungsi, Kamis (14/3/2019)

MEDAN, KOMPAS.com - Hasil pendataan Pemerintah Kota Sibolga jumlah korban terdampak bom Sibolga sebanyak 161 Kepala Keluarga dan 155 rumah yang rusak.

Mereka kebanyakan adalah warga Kelurahan Pancuranbambu, Kecamatan Sibolga Sambas, Kota Sibolga, Sumatera Utara. Pascaledakan, mereka menjadi pengungsi di tenda-tenda yang tersedia.

"Datanya nanti kita serahkan ke BNPT dan PUPR untuk mendapatkan bantuan tanggap darurat. Pendataan ini setelah lokasi dinyatakan aman dan warga diperbolehkan kembali ke rumahnya, Ternyata banyak rumah yang sudah rata dengan tanah," kata Wali Kota Sibolga Syarfi Hutauruk lewat sambungan telepon saat dikonfirmasi Kompas.com, Sabtu (16/3/2019) malam.

Baca juga: Total Ada 7 Terduga Teroris yang Ditangkap Terkait Jaringan Husain di Sibolga

Dijelaskannya, Pemkot Sibolga hanya mendata kerusakan rumah berdasarkan tiga kategori yaitu rusak ringan, sedang, dan berat. Petugas kelurahan dan kepala lingkungan setempat yang mendata dan memverifikasinya.

Rusak berat berarti rumah harus dibangun kembali, sedangkan rusak sedang seperti pintu jebol dan atap hancur. Untuk rusak sedang dan ringan, akan dilakukan perbaikan selama satu atau dua minggu.

"Begitupun, ada saja warga yang mencari kesempatan di tengah bencana. Mengaku-ngaku, padahal rumahnya sudah rusak sebelum ledakan. Ini yang betul, yang 161 itu," ujar Syarfi.

"Ada orang kaya, dia ngaku ngungsi. Rumahnya bertingkat, hanya plafon yang bocor, beteriak-teriak minta bantuan. Ini orang gimana, sih... Kok, gak malu.." ungkapnya.

Baca juga: Diduga Jaringan Teroris Sibolga, Perempuan Asal Klaten Ditangkap Densus 88

Dari seluruh pengungsi, lanjut dia, sebagian sudah kembali ke rumah. Sebagian lagi memilih menempati tenda pengungsian dan menumpang di rumah sanak keluarga atau tetangganya. BNPT, Kementerian Sosial, dan Pemkot Sibolga saat ini sudah melaksanakan upaya pemulihan trauma.

"Sebagian warga sudah mulai hilang traumanya, kita coba hibur mereka agar kembali bangkit. Saya harap Sibolga bisa segera pulih. Saya mengecam tindakan teror ini, semoga tidak terulang lagi," ucap Syarfi.

Ditanya apa saja bantuan yang saat ini diterima para pengungsi, Syarfi bilang, selain logistik juga setiap KK mendapat uang sebanyak Rp 1 juta.

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Curhat Tagihan Listrik Membengkak di Medsos, Ini Kata Bupati Probolinggo

Curhat Tagihan Listrik Membengkak di Medsos, Ini Kata Bupati Probolinggo

Regional
Jenazah WNI Disimpan di Freezer Kapal China, Satu WNA Jadi Tersangka

Jenazah WNI Disimpan di Freezer Kapal China, Satu WNA Jadi Tersangka

Regional
Diperkosa Ayah Tiri, Bocah 12 Tahun Dinikahkan dengan Pria 44 Tahun, Ini Kisahnya...

Diperkosa Ayah Tiri, Bocah 12 Tahun Dinikahkan dengan Pria 44 Tahun, Ini Kisahnya...

Regional
Mesum di Tempat Suci, Pasangan Gay Ditangkap, Warga Gelar Upacara Pecaruan

Mesum di Tempat Suci, Pasangan Gay Ditangkap, Warga Gelar Upacara Pecaruan

Regional
Job Manggung Hilang karena Corona, Kariyono Temukan Rezeki Melimpah dari Gentong Bekas

Job Manggung Hilang karena Corona, Kariyono Temukan Rezeki Melimpah dari Gentong Bekas

Regional
[POPULER NUSANTARA] Viral, Video Rumah Berpindah Tempat dalam Semalam | 37 Pasangan ABG Rayakan Ultah dengan Pesta Seks

[POPULER NUSANTARA] Viral, Video Rumah Berpindah Tempat dalam Semalam | 37 Pasangan ABG Rayakan Ultah dengan Pesta Seks

Regional
25 Tenaga Medis di RSUD Moewardi Solo Reaktif Berdasarkan Rapid Test

25 Tenaga Medis di RSUD Moewardi Solo Reaktif Berdasarkan Rapid Test

Regional
Mengeluh Tagihan Listrik Naik 275 Persen di Medsos, Bupati Probolinggo: Gila-gilaan

Mengeluh Tagihan Listrik Naik 275 Persen di Medsos, Bupati Probolinggo: Gila-gilaan

Regional
Cerita Angkatan 2020, Pilih Jualan Kaktus hingga Rawon Daripada Nonton Drakor

Cerita Angkatan 2020, Pilih Jualan Kaktus hingga Rawon Daripada Nonton Drakor

Regional
Sempat Dilerai Ayahnya, Pemuda Ini Nekat Bunuh Polisi dengan Senjata Tajam

Sempat Dilerai Ayahnya, Pemuda Ini Nekat Bunuh Polisi dengan Senjata Tajam

Regional
Perwira Siswa Secapa AD Periksa Bisul dan Tulang Belakang, Rupanya Positif Covid-19, Terbongkar 1.280 Orang Terinfeksi Corona

Perwira Siswa Secapa AD Periksa Bisul dan Tulang Belakang, Rupanya Positif Covid-19, Terbongkar 1.280 Orang Terinfeksi Corona

Regional
Kepergok Warga Berhubungan Intim di Tempat Suci, Pasangan Gay Ini Terancam 2 Tahun Penjara

Kepergok Warga Berhubungan Intim di Tempat Suci, Pasangan Gay Ini Terancam 2 Tahun Penjara

Regional
Jumlah Santri Gontor Ponorogo yang Positif Corona Bertambah

Jumlah Santri Gontor Ponorogo yang Positif Corona Bertambah

Regional
KSAD: Kegiatan di Secapa AD Masih Berlanjut Sesuai Kurikulum

KSAD: Kegiatan di Secapa AD Masih Berlanjut Sesuai Kurikulum

Regional
'Saya Yakin Roh Papa Masih Ada, Menyaksikan Saya Meminang Istri...'

"Saya Yakin Roh Papa Masih Ada, Menyaksikan Saya Meminang Istri..."

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X