KILAS DAERAH

AIPI dan KPUD SULUT Gelar Diskusi Persiapan Pemilu 2019

Kompas.com - 16/03/2019, 10:06 WIB
AIPI menggandeng KPU Provinsi Sulut untuk menggelar diskusi dalam rangka sosialisasi dan pendidikan pemilih bertema Pemilu 2019; Issue, Problem dan Kesiapan Penyelenggara Pemilu, Jumat (15/3/2019). Dok Pemprov SulutAIPI menggandeng KPU Provinsi Sulut untuk menggelar diskusi dalam rangka sosialisasi dan pendidikan pemilih bertema Pemilu 2019; Issue, Problem dan Kesiapan Penyelenggara Pemilu, Jumat (15/3/2019).
Editor Latief

MANADO, KOMPAS.com - Asosiasi Ilmu Politik Indonesia cabang Manado Rutin melakukan edukasi politik dalam rangka menyukseskan pemilihan umum 2019. Di Sulut, kali ini AIPI menggandeng KPU Provinsi Sulut untuk menggelar diskusi dalam rangka sosialisasi dan pendidikan pemilih bertema " Pemilu 2019; Issue, Problem dan Kesiapan Penyelenggara Pemilu".

Kegiatan yang digelar Jumat (15/3/2019) itu dibuka langsung oleh Wakil Ketua AIPI Manado Dr Ferry Daud Liando. Diskusi ini juga mengajak semua pemangku kepentingan untuk bersama-sama menciptakan pemilu yang damai dan berintegritas.

Ardiles M.R Mewoh, Ketua KPU Sulut, pada diskusi itu meminta seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi menyukseskan pemilu dengan cara menjadi pemilih cerdas, antipolitik uang dan SARA, serta memerangi hoaks.

Sementara Michael Mamentu, narasumber utama diskusi ini, memaparkan beberapa isu utama cukup sensitif pada proses pemilu 2019. Mamentu mengatakan KPU harus mengantisipasi masalah yang akan muncul pascapemilu, terutama berkaitan dengan masuknya orang yang menderita sakit jiwa dalam DPT.

Dia juga mengingatkan tentang adanya 17,3 juta orang pada DPT yang memiliki tahun dan tanggal lahir sama, serta isu hoaks pemilu yang kerap menyerang sosok penyelenggara pemilu.

"Termasuk tentang logistik pemilu, padahal dalam regulasi yang ada tidak sesuai dengan realita di lapangan. Kondisi geografis dan topografi masyarakat Indonesia berbeda-beda dan isu tentang WNA yang memiliki hak pilih juga harus diingat," kata Mamentu.

Mamentu sendiri menilai KPU selaku penyelenggara sudah cukup siap untuk menghadapi proses pemilu. Namun, dia mengingatkan agar KPU mempersiapkan dengan baik adanya kemungkinan-kemungkinan pascapemilu 17 April 2019 mendatang.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keluarga Pasien PDP Covid-19 di Makassar Ngamuk karena Ingin Kebumikan Sendiri Almarhum

Keluarga Pasien PDP Covid-19 di Makassar Ngamuk karena Ingin Kebumikan Sendiri Almarhum

Regional
8 dari 10 Pasien Positif Covid-19 di Lamongan Merupakan Peserta Pelatihan Petugas Haji di Surabaya

8 dari 10 Pasien Positif Covid-19 di Lamongan Merupakan Peserta Pelatihan Petugas Haji di Surabaya

Regional
UPDATE 5 April: 30 Pasien Positif Covid-19 di Jatim Sembuh, ODP 10.116 Orang

UPDATE 5 April: 30 Pasien Positif Covid-19 di Jatim Sembuh, ODP 10.116 Orang

Regional
Kisah Penyelamatan Anak Macan Tutul Terjebak di Peternakan Ayam, Kelaparan dan Gigit Sepatu Boots

Kisah Penyelamatan Anak Macan Tutul Terjebak di Peternakan Ayam, Kelaparan dan Gigit Sepatu Boots

Regional
Kekurangan APD, Perawat Terpaksa Tanyakan Kebutuhan Pasien Covid-19 via Grup WhatsApp

Kekurangan APD, Perawat Terpaksa Tanyakan Kebutuhan Pasien Covid-19 via Grup WhatsApp

Regional
Seorang PDP Corona di Kota Jayapura Papua Meninggal Dunia

Seorang PDP Corona di Kota Jayapura Papua Meninggal Dunia

Regional
Hadapi Puncak Pandemi Covid-19, Kang Emil Resmikan RSUD di Pangandaran Lewat Video Conference

Hadapi Puncak Pandemi Covid-19, Kang Emil Resmikan RSUD di Pangandaran Lewat Video Conference

Regional
Kisah Perawat Tangani Pasien Covid-19, Dikucilkan karena Dituduh Tularkan Virus, Bahkan Tak Bisa Peluk Anak

Kisah Perawat Tangani Pasien Covid-19, Dikucilkan karena Dituduh Tularkan Virus, Bahkan Tak Bisa Peluk Anak

Regional
[POPULER NUSANTARA] Siswi SMP Dibunuh dan Diperkosa Pembina Pramuka | PDP Hamil Meninggal Usai Keluhkan Layanan RS

[POPULER NUSANTARA] Siswi SMP Dibunuh dan Diperkosa Pembina Pramuka | PDP Hamil Meninggal Usai Keluhkan Layanan RS

Regional
Fakta PDP Hamil Meninggal, Sebelumnya Sempat Keluhkan Layanan di RSUD via Facebook

Fakta PDP Hamil Meninggal, Sebelumnya Sempat Keluhkan Layanan di RSUD via Facebook

Regional
Bubarkan Kerumunan Saat Wabah Corona, Kepala Kampung Malah Kena Jotos, Pelaku Diancam 2 Tahun Penjara

Bubarkan Kerumunan Saat Wabah Corona, Kepala Kampung Malah Kena Jotos, Pelaku Diancam 2 Tahun Penjara

Regional
Ini Sederet Alasan Warga di Berbagai Daerah Tolak Pemakaman Jenazah Korban Corona, Apa Saja?

Ini Sederet Alasan Warga di Berbagai Daerah Tolak Pemakaman Jenazah Korban Corona, Apa Saja?

Regional
Fakta Oknum Pembina Pramuka Bunuh dan Perkosa Siswi SMP, Sudah Direncanakan hingga Ditangkap Polisi

Fakta Oknum Pembina Pramuka Bunuh dan Perkosa Siswi SMP, Sudah Direncanakan hingga Ditangkap Polisi

Regional
Duduk Perkara Oknum Pembina Pramuka Bunuh dan Perkosa Siswi SMP, Berawal dari Menaksir Korban

Duduk Perkara Oknum Pembina Pramuka Bunuh dan Perkosa Siswi SMP, Berawal dari Menaksir Korban

Regional
Sederet Fakta Oknum Pembina Pramuka Bunuh dan Perkosa Siswi SMP, Naksir Korban dan Bohongi Latihan di Tengah Libur Corona

Sederet Fakta Oknum Pembina Pramuka Bunuh dan Perkosa Siswi SMP, Naksir Korban dan Bohongi Latihan di Tengah Libur Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X