Ganjar Pastikan Anggaran Rp 18 Miliar untuk Apel Kebangsaan Sesuai Prosedur

Kompas.com - 15/03/2019, 23:28 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Dok Humas Pemprov Jawa TengahGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memastikan pengadaan anggaran untuk pelaksanaan acara Apel Kebangsaan dengan tema "Kita Merah Putih" yang mencapai Rp 18 miliar, sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku.

"Kami sangat transparan, maka siapa pun bisa melihat. Soal tidak sepakat dengan jumlah, monggo, tapi kami harus menghadirkan seluruh masyarakat di Jawa Tengah," katanya di Semarang, Jumat (15/3/2019).

Baca juga: Bawaslu Awasi Pelaksanaan Apel Kebangsaan di Semarang

Ganjar mengatakan, besar kecilnya anggaran kegiatan itu bersifat relatif karena acara yang akan dilaksanakan di Lapangan Pancasila, kawasan Simpang Lima itu, bakal dihadiri hingga 130.000 orang yang berasal dari 35 kabupaten/kota.

Jika ada asumsi atau tuduhan dari sejumlah pihak yang menyebutkan bahwa dana penyelenggaraan itu dikorupsi, Ganjar secara tegas menjawab bahwa hal itu tidak benar.

"Kalau anda tahu, (dana) itu untuk mereka semua. Target kita 100.000, dihitung lagi ternyata 130.000, yang lain asumsi, katanya mau dikorupsi. Kalau kami mau sembunyi-sembunyi enggak kami buka kok, makanya semua orang bisa buka, itu hebatnya (transparansi) Jawa Tengah," ujarnya.

Politikus PDI Perjuangan itu membuka diri untuk dikritisi oleh berbagai pihak.

"Soal tidak sepakat jumlah anggaran enggak apa-apa, tapi kita bisa jelaskan," katanya.

Mengenai adanya tuduhan bahwa Apel Kebangsaan itu salah satu bentuk kampanye terselubung, Ganjar menegaskan bahwa kegiatan itu tidak ada motivasi politik praktis, meskipun diselenggarakan menjelang pemilu, apalagi untuk mendukung salah satu pasangan calon presiden.

Baca juga: Habiskan Anggaran Rp 18 M, Apel Kebangsaan di Semarang Tuai Kritik

Ganjar mengajak semua elemen masyarakat untuk hadir, sekaligus mengkritisi pelaksanaan Apel Kebangsaan.

"Justru menjelang pemilu, kami tidak mau Jawa Tengah dirobek-robek, maka kita menghadirkan semua orang. Kalau ada orang marah-marah ini kampanye terselubung, loh yang mana (dukungan) capres tertentu," katanya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X