5 Fakta Baru Ajaran "Dunia Kiamat" di Ponorogo, Khofifah Minta Warga Tabbayun hingga Dugaan Motif Kriminal

Kompas.com - 15/03/2019, 18:10 WIB
Anggota Polsek Badegan turun ke rumah Katimun, tokoh yang diduga menyebarkan ajaran isu kiamat sehingga 52 warga Desa Watu Bonang, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo pindah ke Kabupaten Malang, Rabu (13/3/2019) sore. KOMPAS.com/MUHLIS AL ALAWI Anggota Polsek Badegan turun ke rumah Katimun, tokoh yang diduga menyebarkan ajaran isu kiamat sehingga 52 warga Desa Watu Bonang, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo pindah ke Kabupaten Malang, Rabu (13/3/2019) sore.

KOMPAS.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa angkat bicara terkait kasus 52 warga Kabupaten Ponorogo pindah ke Kabupaten Malang karena isu kiamat.

Menurut Khofifah, masih ada kerentanan di masyarakat ketika mendapatkan informasi-informasi dari orang baru.

Sementara itu, polisi mencari keberadaan Katimun, tokoh yang menyebarkan isu kiamat untuk dimintai keterangan terkait pernyataan dirinya tentang dunia kiamat.


Baca fakta lengkapnya berikut ini:

1. Gubernur Khofifah: Mereka salah referensi

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menerima anugerah perempuan satu digit dari Bamag LKKI di Kota Batu, Rabu (6/3/2019)KOMPAS.com/ANDI HARTIK Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menerima anugerah perempuan satu digit dari Bamag LKKI di Kota Batu, Rabu (6/3/2019)

Terkait kasus ajaran dunia kiamat, Gubernur Jatim Khofifah menyebut, 52 warga yang pindah ke Malang tersebut semestinya melakukan klarifikasi dan tabayyun.

"Atau mereka salah referensi. Sehingga ketika orang yang merasa menjadi panutan dalam hidupnya itu menyampaikan sesuatu, ya sudah, langsung percaya. Dianggap sebuah kebenaran," kata Khofifah, saat ditemui di Gedung Negara Grahadi, Rabu (13/3/2019) malam.

Khofifah mengatakan, setiap warga harus memiliki pikiran terbuka dan mau menerima masukan-masukan baru.

Dengan begitu, masyarakat tidak mudah dipengaruhi oleh informasi-informasi yang menyesatkan.

"Adanya fenomena ini, saya rasa menjadikan kita semua harus semakin banyak berkomunikasi dan bersapa dengan masyarakat," ucap Khofifah.

Baca Juga: Komentar Khofifah soal 52 Warga yang Percaya akan Ada Kiamat Lokal

2. MUI sesalkan warga mengungsi gara-gara isu kiamat

Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jatim, Najib HamidKOMPAS.com/ACHMAD FAIZAL Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jatim, Najib Hamid

Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur Najib Hamid, mengaku heran dengan keputusan 52 warga Ponorogo yang mengungsi ke Malang. Dia lantas bertanya apa benar ada kiamat yang bersifat lokal?

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X