Diduga Jaringan Teroris Sibolga, Perempuan Asal Klaten Ditangkap Densus 88

Kompas.com - 15/03/2019, 12:04 WIB
Ilustrasi Densus 88 PERSDA NETWORK/BINA HARNANSA Ilustrasi Densus 88

KLATEN, KOMPAS.com - Seorang terduga teroris perempuan berinisial YS (39) ditangkap Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri di rumahnya Desa Wetan, Kelurahan Joton, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

YS ditangkap pada Kamis (14/3/2019) sore diduga terkait dengan jaringan Abu Hamzah Sibolga, Sumatera Utara.

Kapolres Klaten AKBP Aries Andhi mengatakan, YS sempat diinterogasi dan diperiksa kesehatannya sebelum dibawa ke Jakarta.

"Sempat diinterogasi sedikit kemudian dibawa ke Jakarta," katanya dihubungi Kompas.com via telepon, Jumat (15/3/2019).

Baca juga: 5 Perkembangan Terbaru Setelah Ledakan dan Penangkapan Terduga Teroris di Sibolga

Setelah penangkapan, Densus 88 Antiteror Mabes Polri juga melakukan penggeledahan di rumah milik terduga teroris. Petugas hanya mengamankan satu unit telepon genggam.

YS selama ini bekerja di Jakarta. Kepulangan YS ke kampung halamannya Desa Wetan, Joton rencana ingin mengajak keponakannya ke Jakarta.

Tapi, belum sempat kembali ke Jakarta YS ditangkap Densus 88 Antiteror Mabes Polri.

"Selama ini di Jakarta. Pulang ke rumahnya Joton baru 10 hari," katanya.

Baca juga: 5 Fakta Penangkapan Terduga Teroris AH di Sibolga, Warga Mengungsi hingga Amankan 5 Bom Kontainer

Kadus 1 Desa Joton Wakijo mengatakan, YS sudah lama pindah penduduk di eabayoran, Jakarta bersama keluarganya.

"YS pulang ke sini di tempat orangtuanya. Karena sudah lama tinggal di Kebayoran. Kemarin hanya pulang sendiri," ungkapnya.

Selama 10 hari pulang kampung katanya tidak ada perilaku yang mencurigakan dan aneh pada diri YS. YS masih seperti biasa selalu senyum sapa kepada tetangga.

"Warga kaget setelah YS ditangkap Densus. Kok bisa begitu. Selama ini dia tidak mencurigakan dan perilakunya biasa saja," terangnya.

Baca juga: Korban Rentetan Ledakan di Sibolga Jadi 3 Orang

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Buntut Konser Dangdut, Pemkot Tegal Larang Hiburan dan Batasi Tamu Hajatan

Buntut Konser Dangdut, Pemkot Tegal Larang Hiburan dan Batasi Tamu Hajatan

Regional
Kepala SD di Tegal Meninggal karena Covid-19, Seorang Guru Ikut Terpapar

Kepala SD di Tegal Meninggal karena Covid-19, Seorang Guru Ikut Terpapar

Regional
Dokter Senior dan Mantan Ketua PSMS Medan Meninggal akibat Covid-19

Dokter Senior dan Mantan Ketua PSMS Medan Meninggal akibat Covid-19

Regional
Video Viral Buaya Putih di Sungai Brantas, Tim Diturunkan Lakukan Pencarian

Video Viral Buaya Putih di Sungai Brantas, Tim Diturunkan Lakukan Pencarian

Regional
Kasus Corona Melonjak, Pemkot Serang Siapkan 5 RS untuk Menampung

Kasus Corona Melonjak, Pemkot Serang Siapkan 5 RS untuk Menampung

Regional
Diduga Culik dan Bawa Siswi SD ke Malaysia, Pemuda 19 Tahun Ditangkap

Diduga Culik dan Bawa Siswi SD ke Malaysia, Pemuda 19 Tahun Ditangkap

Regional
Keluarga Minta Jenazah WNI Sandera Abu Sayyaf Segera Dipulangkan ke Buton

Keluarga Minta Jenazah WNI Sandera Abu Sayyaf Segera Dipulangkan ke Buton

Regional
Ayah yang Siksa dan Buang Anaknya di Riau Jadi Tersangka dan Ditahan

Ayah yang Siksa dan Buang Anaknya di Riau Jadi Tersangka dan Ditahan

Regional
Gunung Kembali Semeru Dibuka, Pengelola TNBTS: Pendakian di Akhir Pekan Penuh

Gunung Kembali Semeru Dibuka, Pengelola TNBTS: Pendakian di Akhir Pekan Penuh

Regional
25 Tahun Tepu Terbaring Kaku Seperti Kayu, Ini Penjelasan Dokter Saraf Soal Penyakitnya

25 Tahun Tepu Terbaring Kaku Seperti Kayu, Ini Penjelasan Dokter Saraf Soal Penyakitnya

Regional
Wajah Nenek 75 Tahun Semringah Saat Gubuk Reyot Miliknya Didatangi TNI

Wajah Nenek 75 Tahun Semringah Saat Gubuk Reyot Miliknya Didatangi TNI

Regional
Pasien dari Klaster Pesantren Kota Tasikmalaya Bertambah 40 Orang

Pasien dari Klaster Pesantren Kota Tasikmalaya Bertambah 40 Orang

Regional
Ekspresi Ayah yang Menganiaya Anak Saat Diminta Hak Asuh oleh Polisi

Ekspresi Ayah yang Menganiaya Anak Saat Diminta Hak Asuh oleh Polisi

Regional
Polisi Kembali Tangkap 2 Orang Terkait Penyerangan Acara Midodareni di Solo

Polisi Kembali Tangkap 2 Orang Terkait Penyerangan Acara Midodareni di Solo

Regional
Jadi Tukang Sapu Tempat Judi dan Tabungan Tertinggal di Malaysia, Ini Kisah Udin yang Dipulangkan ke Indonesia

Jadi Tukang Sapu Tempat Judi dan Tabungan Tertinggal di Malaysia, Ini Kisah Udin yang Dipulangkan ke Indonesia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X