[POPULER NUSANTARA] Ajaran "Dunia Kiamat" Katimun | Pria Mirip Prabowo Subianto Bikin Heboh

Kompas.com - 15/03/2019, 06:43 WIB
Anggota Polsek Badegan turun ke rumah Katimun, tokoh yang diduga menyebarkan ajaran isu kiamat sehingga 52 warga Desa Watu Bonang, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo pindah ke Kabupaten Malang, Rabu (13/3/2019) sore. KOMPAS.com/MUHLIS AL ALAWI Anggota Polsek Badegan turun ke rumah Katimun, tokoh yang diduga menyebarkan ajaran isu kiamat sehingga 52 warga Desa Watu Bonang, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo pindah ke Kabupaten Malang, Rabu (13/3/2019) sore.

KOMPAS.com - Katimun, warga Desa Watu Bonang, Ponorogo, menyatakan kiamat sudah dekat.

Akibatnya, 52 warga Desa Watu Bonang mengungi ke sebuah pondok di Malang. Masyarakat luas pun dibuat heboh dengan pernyataan Katimun tersebut.

Pemerintah daerah setempat segera turun tangan bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur untuk mencegah ajaran Katimun menyebar luas ke warga lainnya.

Sementara itu, berita tentang penyiksaan seekor induk orangutan bernama Hope di Aceh juga menjadi sorotan pembaca di Kompas.com.

"Hope" ditembaki warga dengan senapan angin hingga 74 peluru bersarang di tubuhnya. Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh mengecam tindakan warga tersebut.

Berikut ini berita populer nusantara secara lengkap:

1. Ajaran "dunia kiamat" ala Katimun

Inilah salah satu rumah warga Desa Watu Bonang, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo yang dijual pemiliknya senilai Rp 20 juta untuk dijadikan bekal pindah ke Malang. Warga nekat menjual rumahnya setelah termakan isu kiamat dari tokoh Toriqoh Musa, Katimun. KOMPAS.com/MUHLIS AL ALAWI Inilah salah satu rumah warga Desa Watu Bonang, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo yang dijual pemiliknya senilai Rp 20 juta untuk dijadikan bekal pindah ke Malang. Warga nekat menjual rumahnya setelah termakan isu kiamat dari tokoh Toriqoh Musa, Katimun.

Fakta di balik ajaran dunia kiamat Katimun menjadi perbincangan masyarakat. Berdasarkan keterangan Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni, Katimun sering menggelar ceramah di rumahnya di Desa Watu Bonang.

Lalu, beberapa waktu terakhir Katimun diketahui sering mendatangi rumah warga dan mengatakan dunia akan kiamat.

Selain itu, dirinya juga menyarankan kepada sejumlah warga untuk bergabung di sebuah pondok di Desa Sukosari, Malang, jika ingin selamat dari kiamat.

"Tak hanya pindah, rumahnya juga sudah dijual, tetapi ada yang belum laku," kata Bupati Ipong.

Baca berita selengkapnya: 6 Fakta Ajaran "Dunia Kiamat" Katimun, 52 Warga Mengungsi hingga Rela Jual Rumah

2. Fakta di balik aksi bom bunuh diri istri AH di Sibolga

Kepolisian Resor Sibolga, masih menutup akses pasca kejadian ledakan 2 kali tadi dini hari Rabu (13/3/2019). Kompas.com/ Hendrik Yanto Halawa Kepolisian Resor Sibolga, masih menutup akses pasca kejadian ledakan 2 kali tadi dini hari Rabu (13/3/2019).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X