Para Pelajar di Empat Lawang Susah Payah Tembus Material Longsor Menuju Sekolah

Kompas.com - 14/03/2019, 20:32 WIB
Bencana longsor kembali terjadi di Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan tepatnya di  Simpang Jalan air terjun Batu Betiang, yang menghubungkan antara Desa Ulak Dabuk dan Desa Remantai,Kecamatan Talang Padang, Kamis (14/3/2019).Akibat longsor tersebut, seluruh badan jalan tertutup tanah hingga menyebabkan jalanan menjadi becek.
HANDOUT Bencana longsor kembali terjadi di Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan tepatnya di Simpang Jalan air terjun Batu Betiang, yang menghubungkan antara Desa Ulak Dabuk dan Desa Remantai,Kecamatan Talang Padang, Kamis (14/3/2019).Akibat longsor tersebut, seluruh badan jalan tertutup tanah hingga menyebabkan jalanan menjadi becek.

EMPAT LAWANG, KOMPAS.com - Bencana longsor terjadi di Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan tepatnya di simpang jalan air terjun Batu Betiang, yang menghubungkan antara Desa Ulak Dabuk dan Desa Remantai, Kecamatan Talang Padang, Kamis (14/3/2019). 

Longsor yang terjadi akibat guyuran hujan deras membuat akses jalan tertimbun tanah dan menjadi becek sepanjang 25 meter.

Akibatnya, seluruh kendaraan roda empat dan roda dua tak dapat melintasi lokasi longsor.

Lokasi tersebut masih bisa ditempuh dengan berjalan kaki.

Baca juga: Korban Banjir dan Tanah Longsor di Batanguru Kesulitan Air Bersih

Sejumlah pelajar dan guru terpaksa berjalan kaki menembus material longsoran yang becek untuk sampai ke sekolah. 

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Empat Lawang, Muhammad Taufik mengatakan, pihaknya saat ini masih berupaya untuk membersihkan material longsor yang menutupi jalan itu.

"Alat berat sudah dil okasi, sekarang masih dalam proses pembersihan material longsor. Lokasinya memang sangat becek karena tanah," kata Taufik, saat dikonfirmasi melalui telepon, Kamis.

Baca juga: IDI Turunkan 11 Dokter Dampingi Korban Longsor di Manggarai Barat

Taufik mengatakan, seluruh akses kendaraan dialihkan melewati jalan alternatif, terutama untuk kendaraan yang hendak menuju ke Kecamatan Talang Padang. 

" Longsor itu jalan penghubung antara Desa Remantai dengan Desa Dabuk. Jadi warga ada sebagaian terpaksa berjalan kaki melewati longsor yang becek, seperti guru dan anak sekolah. Sekarang masih diupayakan dibersihkan," ujarnya.



Close Ads X