Kapolri Perintahkan Polda Riau Tindak Tegas Pelaku Karhutla

Kompas.com - 13/03/2019, 20:31 WIB
Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto berbincang dengan Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution saat peninjauan lokasi bekas lahan terbakar di Kelurahan Terkul, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau, Rabu (13/3/2019). KOMPAS.com/IDON TANJUNGKapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto berbincang dengan Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution saat peninjauan lokasi bekas lahan terbakar di Kelurahan Terkul, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau, Rabu (13/3/2019).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian meminta agar pelaku kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau ditindak tegas. 

Pernyataan itu disampai[kan Tito saat melakukan peninjauan lahan gambut yang sempat terbakar di Kelurahan Terkul, Kecamatan, Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau, Rabu (13/3/2019). Tito datang bersama dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

"Prinsip kita kalau ada pembakaran (hutan dan lahan) yang disengaja, kita akan lakukan penegakan hukum," ujar Tito saat diwawancarai wartawan saat meninjau lokasi bekas karhutla di Rupat, Bengkalis, Rabu.

Baca juga: Begini Sulitnya Padamkan Api Karhutla di Tanah Gambut Pelalawan Riau

Tito mengatakan, telah memerintahkan jajaran Polda Riau untuk menindak tegas pelaku karhutla tersebut.

"Saya sudah perintahkan kepada Pak Kapolda (Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo) dan jajarannya untuk melakukan tindakan tegas," ujar Tito.

"Tapi Alhamdulillah, hari ini semua terkendali, tidak ada api, tidak ada asap juga," ujarnya.

Baca juga: Karhutla di Pelalawan Riau Makin Parah, Asap Putih Mengepul

Berdasarkan pantauan dari udara, kata dia, kondisi udara di Riau masih normal, tidak ada api maupun asap.

Untuk diketahui, jajaran Polda Riau telah menangkap enam tersangka karhutla di wilayah Riau sejak Januari hingga Maret 2019.

Diantaranya, empat tersangka ditangkap Polres Dumai, satu tersangka ditangkap Polres Bengkalis dan satu tersangka ditangkap Polres Kepulauan Meranti.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, luas yang terbakar sejak Januari hingga pekan kedua Maret, sekitar 1.766,91 hektar.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Regional
Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Regional
Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Regional
Perjuangan Driver Ojol di Semarang Terobos Banjir Demi Antar Makanan ke Pelanggan

Perjuangan Driver Ojol di Semarang Terobos Banjir Demi Antar Makanan ke Pelanggan

Regional
16.909 Guru dan Tenaga Kependidikan di DIY Bakal Divaksin Covid-19 Tahap 2

16.909 Guru dan Tenaga Kependidikan di DIY Bakal Divaksin Covid-19 Tahap 2

Regional
DPRD Sumbar Minta BPK Audit Dana Penanganan Covid-19 Rp 49 Miliar

DPRD Sumbar Minta BPK Audit Dana Penanganan Covid-19 Rp 49 Miliar

Regional
Relokasi Korban Longsor Nganjuk Harus Pertimbangkan Aspek Sosial-Budaya

Relokasi Korban Longsor Nganjuk Harus Pertimbangkan Aspek Sosial-Budaya

Regional
BCA Bantah Laporkan Ardi Soal Kasus Salah Transfer Rp 51 Juta: Itu Mantan Karyawan

BCA Bantah Laporkan Ardi Soal Kasus Salah Transfer Rp 51 Juta: Itu Mantan Karyawan

Regional
Asal-usul Tegal, dari Pelaut Portugis hingga Cerita Ki Gede Sebayu

Asal-usul Tegal, dari Pelaut Portugis hingga Cerita Ki Gede Sebayu

Regional
Tradisi Sarapan Para Raja di Keraton Yogyakarta, dari Teh, Susu Cokelat hingga Gudeg

Tradisi Sarapan Para Raja di Keraton Yogyakarta, dari Teh, Susu Cokelat hingga Gudeg

Regional
Hiperaktif, Bocah 9 Tahun Penyandang Disabilitas Diikat ke Pohon dan Dikurung Dalam Rumah

Hiperaktif, Bocah 9 Tahun Penyandang Disabilitas Diikat ke Pohon dan Dikurung Dalam Rumah

Regional
Asal-usul Kue Batang Buruk, Saksi Perjalanan Cinta Sang Putri Kerajaan Bintan

Asal-usul Kue Batang Buruk, Saksi Perjalanan Cinta Sang Putri Kerajaan Bintan

Regional
Pesona Mata Biru dari Siompu

Pesona Mata Biru dari Siompu

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Terekam CCTV, Kenakan Hoodie dan Masker

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Terekam CCTV, Kenakan Hoodie dan Masker

Regional
Gunung Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas Guguran, Meluncur hingga 1.000 Meter

Gunung Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas Guguran, Meluncur hingga 1.000 Meter

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X