Kronologi Guru Cukur Paksa Rambut 22 Siswa di Banyuwangi

Kompas.com - 13/03/2019, 17:15 WIB
Siswa yang dicukur rambutnya oleh oknum guru olahraga di Banyuwangi Dok pribadi AryonoSiswa yang dicukur rambutnya oleh oknum guru olahraga di Banyuwangi

BANYUWANGI, KOMPAS.com - Pihak kepolisian telah memanggil enam saksi terkait kasus dugaan pencukuran paksa yang dilakukan oleh salah satu guru di SDN 2 Patoman Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, berinisial A.

 Kapolsek Rogojampi AKP Agung Setya Budi mengatakan, enam saksi berasal dari siswa.

"Kami sudah menerima laporan tersebut dan sudah ada enam siswa yang diperiksa sebagai saksi dan tentunya didamping oleh orantuanya. Enam orang ini hanya sampel, total ada 22 siswa yang rambutnya di cukur paksa oleh oknum guru," ujar AKP Agung saat dikonfirmasi, Rabu (13/3/2019).

Baca juga: Rambut Anak Dicukur Paksa, Wali Murid di Banyuwangi Laporkan Oknum Guru Olahraga


Agung mengatakan, dari pemeriksaan para saksi, diketahui jika A merupakan guru olahraga yang dekat dan akrab dengan para murid. Namun, saat itu diketahui ada dua siswa yang rambutnya di potong belah pinggir dengan model kekinian sehingga oleh A diminta untuk dirapikan.

"Nah saat ekstrakurukuler, A ini meminta kepada pelatih silat untuk merapikan, tapi yang namanya mereka masih muda, usianya belum 20 tahun ya akhirnya rabutnya dipotong paksa yang hasilnya tentu tidak rapi,"kata Agung.

Baca juga: Cerita Tukang Cukur 4 Dekade Ibu Kota, Tidur di Masjid hingga Dirampok Orang Mabok

Ia juga memastikan bahwa tidak ada siswa yang terluka akibat pencukuran paksa yang dilakukan oleh oknum guru sehingga tidak perlu dilakukan visum

Selain memeriksa enam siswa, polisi juga telah meminta keterangan guru terlapor, pelapor dari wali murid serta pihak kepala sekolah serta berkoordinasi dengan Satkordik Kecamatan Blimbingsari.

Karena kasus tersebut berkaitan dengan pendidikan, dia berharap bisa diselesaikan secara kekeluargaan.

"Besok kami akan memanggil semuanya baik terlapor dan pelapor utuk duduk bersama dan mencari jalan keluar terbaik. Sesuai dengan arahan atasan, kami akan berusaha menyelesaikan ini dengan cara lebih humanis," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, A, guru olahraga SDN 2 Patoman Kecamatan Blimbingsari menyuruh pelatih silat mencukur paksa rambut 22 siswanya yang duduk di bangku kelas 3 SD sampai kelas 6 SD, saat mereka mengikuti ekstrakurikuler silat di lingkungan sekolah pada Jumat (8/3/2019).

Sejumlah wali murid yang tidak terima melaporkan guru tersebut ke polisi agar diproses hukum. A adalah guru honorer yang mengajar olahraga sejak 2018. Saat ini, pihak sekolah telah menskorsing guru yang masih berusia 19 tahun tersebut.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita di Balik Terbakarnya Lamborghini Aventador Milik Raffi Ahmad, Tembus Harga Rp 19 Miliar...

Cerita di Balik Terbakarnya Lamborghini Aventador Milik Raffi Ahmad, Tembus Harga Rp 19 Miliar...

Regional
Kronologi Siswa Tikam Guru hingga Tewas Setelah Ditegur karena Ketahuan Merokok

Kronologi Siswa Tikam Guru hingga Tewas Setelah Ditegur karena Ketahuan Merokok

Regional
Ibu-ibu Ini Berhasil Olah Koro Beracun Jadi Keripik Lezat dan Sehat

Ibu-ibu Ini Berhasil Olah Koro Beracun Jadi Keripik Lezat dan Sehat

Regional
'Menghilang' 155 Tahun, Ibis Sendok Raja Kembali Terlihat di Sulawesi

"Menghilang" 155 Tahun, Ibis Sendok Raja Kembali Terlihat di Sulawesi

Regional
Kronologi Santri Tewas Jatuh dari Pohon Kelapa Versi Pesantren

Kronologi Santri Tewas Jatuh dari Pohon Kelapa Versi Pesantren

Regional
[POPULER NUSANTARA] Siswa SMA Nyamar Jadi Wanita Tipu Rp 141 Juta | Air Sumur Mendidih di Ambon

[POPULER NUSANTARA] Siswa SMA Nyamar Jadi Wanita Tipu Rp 141 Juta | Air Sumur Mendidih di Ambon

Regional
Fakta di Balik Nenek Paulina Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot hingga Dapat Uang Rp 10 Juta dari Presiden Jokowi

Fakta di Balik Nenek Paulina Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot hingga Dapat Uang Rp 10 Juta dari Presiden Jokowi

Regional
Bentrok di Universitas Negeri Makassar, 2 Mahasiswa Kena Tikam

Bentrok di Universitas Negeri Makassar, 2 Mahasiswa Kena Tikam

Regional
Angin Kencang Menerjang Puncak Bogor, 300 Penduduk Desa Diungsikan ke Masjid.

Angin Kencang Menerjang Puncak Bogor, 300 Penduduk Desa Diungsikan ke Masjid.

Regional
Peringati Hari Santri, Khofifah Minta Warga Jatim Mengheningkan Cipta

Peringati Hari Santri, Khofifah Minta Warga Jatim Mengheningkan Cipta

Regional
Mulai 2020, Disparbud Jabar Akan Jadikan Situs Purbakala Wisata Sejarah

Mulai 2020, Disparbud Jabar Akan Jadikan Situs Purbakala Wisata Sejarah

Regional
Ancam Akan Bunuh, Ayah Cabuli Putri Kandung Usia 14 Tahun

Ancam Akan Bunuh, Ayah Cabuli Putri Kandung Usia 14 Tahun

Regional
Kunjungi Pengungsi Angin Kencang, Khofifah Minta Sekolah Darurat Didirikan

Kunjungi Pengungsi Angin Kencang, Khofifah Minta Sekolah Darurat Didirikan

Regional
Sambut Hari Santri, Sivitas Akademika IAIN Jember 3 Hari Pakai Sarung

Sambut Hari Santri, Sivitas Akademika IAIN Jember 3 Hari Pakai Sarung

Regional
Miliki 4 Senjata Api, Katapel, dan Senjata Tajam, Pria di Pontianak Ditangkap

Miliki 4 Senjata Api, Katapel, dan Senjata Tajam, Pria di Pontianak Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X