Tanam 7 Pohon Ganja, Pria di Bandung Ini Ditangkap

Kompas.com - 13/03/2019, 13:13 WIB
Kasat Reserse Narkoba Polrestabes Bandung, AKBP Irfan Nurmansyah, tengah memperlihatkan barang bukti tanaman ganja yang ditanam tersangka EK di rumahnya. KOMPAS.com/AGIEPERMADIKasat Reserse Narkoba Polrestabes Bandung, AKBP Irfan Nurmansyah, tengah memperlihatkan barang bukti tanaman ganja yang ditanam tersangka EK di rumahnya.

BANDUNG, KOMPAS.com - EK (49) harus berurusan dengan polisi karena tujuh batang tanaman ganja di pot bunga rumahnya di Jalan Ciparay, Kecamatan Bandung Kidul, Kota Bandung.

Pengungkapan ini berdasarkan informasi dari masyarakat mengenai dugaan penyalahgunaan narkotika. Setelah dilakukan penyelidikan, Satuan Narkoba Polrestabes Bandung pada Senin (11/3/2019) pukul 23.00 WIB, melakukan penggerebekan rumah tersangka EK.

Pada saat penangkapan dan penggeledahan, polisi menemukan satu buah pot plastik warna cokelat yang ditanami 4 batang pohon ganja. Pot tersebut ditaruh di atas meja kamar tersangka.

Sedangkan satu pot lainnya ditanami tiga batang pohon ganja ditutup sangkar burung yang disimpan di jemuran tak jauh dari kamar tersangka.

Baca juga: Seorang Wanita Ketahuan Bawa Ganja ke Lapas Bekasi Saat Jenguk Suami

"Sangkar ini digunakan untuk melindungi agar tanaman tidak dipatuk ayam," kata Kasat Reserse Narkoba Polrestabes Bandung, AKBP Irfan Nurmansyah, di Kantor Satnarkoba Polrestabes Bandung, Rabu (13/3/2019).

Berdasarkan keterangan tersangka kepada polisi, penanaman pohon ganja ini berawal ketika dirinya menggunakan ganja pada saat malam tahun baru 2019.

"Saat itu, EK baru menggunakan ganja dan melihat ada banyak bijinya, ia lalu mencoba menanamnya dan merawatnya di atas pot. Dia penasaran apakah bibit tersebut bisa tumbuh atau tidak," kata dia.

Bibit pohon ganja ini diperoleh dengan membeli ganja kering itu dari D seharga Rp 100.000, dan biji ganja dari ganja sisa pakai ditanam di atas pot bunga. "Ditanam sejak Januari 2019, rencananya akan digunakan untuk konsumsi pribadi," ujar dia.

Atas perbuatannya, EK dijerat Pasal 111 Ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan sanksi pidana penjara paling lama 20 tahun penjara.

Baca juga: Pemilik Ganja yang Terkena Razia di Pasar Minggu Sempat Tipu Polisi

Sementara itu, tersangka EK mengaku, awalnya penasaran apakah biji kering ganja yang didapatkannya itu bisa tumbuh atau tidak. Saat tumbuh, pria pengangguran ini kemudian memutuskan merawat tanaman.

Untuk melindunginya, EK bahkan menutup tanaman ganja dengan sangkar burung yang ditambah lampu di pinggirnya.

Tanaman itu, kata dia, rencananya akan dikonsumsi oleh diri sendiri. "Saya sebenarnya sudah tujuh tahun berhenti, baru kali ini mulai pakai lagi," tutur dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Temui 4 Bocah Korban Pencabulan Kakek Pedofil, Risma Bantu Pulihkan Trauma

Temui 4 Bocah Korban Pencabulan Kakek Pedofil, Risma Bantu Pulihkan Trauma

Regional
1.280 Orang di Secapa AD Positif Covid-19, Ketahuan Berawal dari Ketidaksengajaan

1.280 Orang di Secapa AD Positif Covid-19, Ketahuan Berawal dari Ketidaksengajaan

Regional
Kecanduan Film Porno, Pemuda Ini Perkosa dan Bunuh Guru SD

Kecanduan Film Porno, Pemuda Ini Perkosa dan Bunuh Guru SD

Regional
Bandingkan dengan Angka Covid-19 Jawa Timur, IDI: Kalsel Tertinggi

Bandingkan dengan Angka Covid-19 Jawa Timur, IDI: Kalsel Tertinggi

Regional
Tanggapan Wali Kota soal Pontianak Catatkan Nol Kasus Covid-19

Tanggapan Wali Kota soal Pontianak Catatkan Nol Kasus Covid-19

Regional
Terjangkit Covid-19, Siswa Secapa AD: Tak Ada Keluhan, tapi Sedih Dinyatakan Positif

Terjangkit Covid-19, Siswa Secapa AD: Tak Ada Keluhan, tapi Sedih Dinyatakan Positif

Regional
Kecanduan Judi Online, Pria 40 Tahun Ini Nekat Curi Motor

Kecanduan Judi Online, Pria 40 Tahun Ini Nekat Curi Motor

Regional
Terima Bantuan Penanggulangan Covid-19, Ridwan Kamil Apresiasi Para Donatur

Terima Bantuan Penanggulangan Covid-19, Ridwan Kamil Apresiasi Para Donatur

Regional
Sedang Mengendarai Motor, Polisi Diserang hingga Tewas, Orangtua Pelaku Sempat Melerai

Sedang Mengendarai Motor, Polisi Diserang hingga Tewas, Orangtua Pelaku Sempat Melerai

Regional
Kisah Haru Anak Ketua DPRD Samarinda Gelar Akad Nikah di Samping Jenazah Ayahnya

Kisah Haru Anak Ketua DPRD Samarinda Gelar Akad Nikah di Samping Jenazah Ayahnya

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 11 Juli 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 11 Juli 2020

Regional
Pemprov Jabar Mulai Persiapkan Idul Adha di Tengah Pandemi Covid-19

Pemprov Jabar Mulai Persiapkan Idul Adha di Tengah Pandemi Covid-19

Regional
Terungkap, Ini Modus Pelaku Pembunuh Perempuan di Penginapan Palembang

Terungkap, Ini Modus Pelaku Pembunuh Perempuan di Penginapan Palembang

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 11 Juli 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 11 Juli 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 11 Juli 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 11 Juli 2020

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X