Kompas.com - 12/03/2019, 19:14 WIB
Kompas TV Tim Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau memodifikasi cuaca untuk membuat hujan buatan dengan penyemaian garam di udara sebanyak 3 ton menggunakan pesawat Casa 212 yang dikirim dari Mabes TNI. Penyemaian garam iniuntuk membentuk awan hujan di kawasan Pesisir Riau. Dengan modifikasi cuaca diharapkan dapat membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan.

Kesulitan lainnya, kata dia, akses ke lokasi kebakaran cukup jauh. Apalagi, tidak semua akses yang bisa dilewati kendaraan roda empat dan roda dua.

"Kami juga harus jalan kaki sekitar dua sampai tiga kilometer untuk menjangkau titik api di hutan dan semak belukar. Dan kami terpaksa memikul mesin dan selang ke lokasi,"ungkapnya.

Baca juga: Hujan, Titik Panas Karhutla di Pulau Bintan Mulai Menurun

Namun demikian, kata Ismail, rintangan itu harus ditempuh, supaya titik api padam dan tidak menimbulkan kabut asap.

"Ini sudah menjadi tugas kita bersama. Di sini kami kompak memadamkan api. Kami juga bersyukur dibantu pemadaman dari udara, water bombing, dan pembuatan sekat-sekat bakar dan embung oleh perusahaan, yang menurunkan empat unit eskavator," ungkap Ismail.

Dia menambahkan, dengan adanya sekat bakar, titik api kemungkinan besar tidak akan meluas ke areal lahan dan hutan lainnya. Beberapa titik embung yang ada juga sangat membantu petugas mendapatkan sumber air.

"Kalau enggak ada embung, kami bakalan makin sulit memadamkan api. Sebab, di lokasi yang terbakar sekarang minim air," tambah Ismail.

Sebagaimana diketahui, kebakaran berawal dari lahan masyarakat di Desa Pangkalan Terap, sepekan yang lalu kemudian meluas hingga ke lahan dan hutan milik PT SSS di Desa Kuala Panduk, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, luas lahan yang terbakar di Kabupaten Pelalawan sekitar 26 hektar.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X