Pegawai RSUD Kota Bima Mogok Kerja, Pasien Terlantar

Kompas.com - 11/03/2019, 20:30 WIB
Salah satu dari beberapa ruangan Poli yang ditutup menyusul aksi mogok kerja pegawai RSUD Kota Bima, Senin (11/3/2019). Para pegawai menuntut pembayaran uang jasa pelayanan yang belum cair selama 3 bulan. KOMPAS.com/SYARIFUDINSalah satu dari beberapa ruangan Poli yang ditutup menyusul aksi mogok kerja pegawai RSUD Kota Bima, Senin (11/3/2019). Para pegawai menuntut pembayaran uang jasa pelayanan yang belum cair selama 3 bulan.

BIMA, KOMPAS.com - Para pasien yang datang berobat di RSUD Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), terlantar menyusul aksi mogok yang dilakukan pegawai medis rumah sakit tersebut, Senin (11/3/2019)

Padahal mereka telah antri dan berdesakan di tempat pendaftaran. Namun, meski telah menunggu lama, mereka urung diperiksa.

Aksi mogok kerja pegawai yang didominasi para perawat ini lantaran uang jasa pelayanan selama tiga bulan tak kunjung dibayar.

Baca juga: Pegawai RSUD Kota Bima Mogok Kerja karena Jasa Pelayanan Tidak Dibayar 3 Bulan


Mogoknya para petugas medis ini menyebabkan pelayanan di rumah sakit itu lumpuh total. Dampak aksi ini juga membuat sejumlah pasien yang hendak berkonsultasi dan berobat terlantar.

Bahkan, beberapa pasien yang yang hendak berobat, batal dan terpaksa harus kembali lagi ke rumahnya dengan rasa kecewa.

Hal itu dikemukakan salah satu keluarga pasien, Anisa, yang batal memeriksa anaknya yang sakit di RSUD Kota Bima.

Anisa mengatakan belum tahu soal adanya aksi mogok yang dilakukan oleh tenaga medis. Ia mengetahui hal itu setelah berjam-jam berada di rumah sakit.

Anisa merasa kecewa karena tidak mendapatkan penjelasan dan kepastian kapan pelayanan akan dibuka. 

"Kami tahunya setelah beberapa jam di rumah sakit. Saya ke rumah sakit ini bawa anak untuk berobat, tapi sampai dua jam tidak ada pelayanan, ternyata petugasnya mogok kerja. Kami juga tidak tahu kapan pelayanan dibuka kembali," kata Anisa di RSUD Kota Bima, Senin.

Baca juga: Gaji Belum Dibayar, Ratusan Petugas Kebersihan di Kota Baubau Mogok Kerja

Selain Anisa, warga lain juga mengeluhkan hal serupa. Siti Nurhayati, misalnya, datang ke RS setempat untuk mengecek darah.

Anisa dia juga tak mendapat pelayanan karena tenaga medis hingga pukul 10.00 Wita tak kunjung datang. Anisa memilih kembali lagi ke rumahnya karena hal itu.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perahu Terbalik, Tujuh Pelajar Tenggelam, Satu Tewas

Perahu Terbalik, Tujuh Pelajar Tenggelam, Satu Tewas

Regional
Tak Punya Lubang Anus, Bayi Ini Buang Air Lewat Lubang Buatan di Perut

Tak Punya Lubang Anus, Bayi Ini Buang Air Lewat Lubang Buatan di Perut

Regional
Pengungsi Banjir Bandang Butuh Selimut, Makanan, Tikar dan Air bersih

Pengungsi Banjir Bandang Butuh Selimut, Makanan, Tikar dan Air bersih

Regional
Gibran Daftar Lewar DPD PDI-P Jateng, Rudy Enggan Komentar: Tugas Saya Sudah Selesai

Gibran Daftar Lewar DPD PDI-P Jateng, Rudy Enggan Komentar: Tugas Saya Sudah Selesai

Regional
Banjir di Kampar Meluas, Rendam Rumah Warga di Tiga Kecamatan

Banjir di Kampar Meluas, Rendam Rumah Warga di Tiga Kecamatan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Digugat Eropa, Jokowi Siapkan Pengacara Terbaik | Kasus Pembunuhan Mahasiswi Bengkulu

[POPULER NUSANTARA] Digugat Eropa, Jokowi Siapkan Pengacara Terbaik | Kasus Pembunuhan Mahasiswi Bengkulu

Regional
5 Fakta Gibran Daftar Pilkada Solo, Pilih Kamis Legi hingga Janji Sejahterakan Warga Solo

5 Fakta Gibran Daftar Pilkada Solo, Pilih Kamis Legi hingga Janji Sejahterakan Warga Solo

Regional
Fakta Lengkap Mahasiswi Bengkulu Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Kos, Pelaku Sakit Hati hingga Polisi Bentuk Tim Khusus

Fakta Lengkap Mahasiswi Bengkulu Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Kos, Pelaku Sakit Hati hingga Polisi Bentuk Tim Khusus

Regional
Gibran Resmi Maju Pilkada 2020, Pesan dari Jokowi hingga Dikritik Terlalu Ngebet

Gibran Resmi Maju Pilkada 2020, Pesan dari Jokowi hingga Dikritik Terlalu Ngebet

Regional
Sebelum Dicabuli, Siswi SMK Dicekoki Miras oleh Gurunya

Sebelum Dicabuli, Siswi SMK Dicekoki Miras oleh Gurunya

Regional
Sampai Akhir Penutupan, 97 Balon Pilkada 2020 Tercatat di DPD PDI-P Jateng

Sampai Akhir Penutupan, 97 Balon Pilkada 2020 Tercatat di DPD PDI-P Jateng

Regional
5 Fakta Seputar UN Dihapus, Dukungan Kepala Daerah hingga Dikritik Jusuf Kalla

5 Fakta Seputar UN Dihapus, Dukungan Kepala Daerah hingga Dikritik Jusuf Kalla

Regional
Evakuasi Kereta Api Anjlok Rampung, Perbaikan Rel Selesai Hari Ini

Evakuasi Kereta Api Anjlok Rampung, Perbaikan Rel Selesai Hari Ini

Regional
4 Fakta Oknum Guru Pendamping Olimpiade Sains Cabuli Siswinya, Dilakukan di Hotel hingga Berhasil Ditangkap

4 Fakta Oknum Guru Pendamping Olimpiade Sains Cabuli Siswinya, Dilakukan di Hotel hingga Berhasil Ditangkap

Regional
4 Sungai di Surabaya Dikembangkan Jadi Transportasi Air, Apa Saja?

4 Sungai di Surabaya Dikembangkan Jadi Transportasi Air, Apa Saja?

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X